Begini Cara Yamaha Merayu Quartararo!

Fabio Quartararo: "Kami telah meluangkan waktu untuk memeriksa berbagai penawaran yang telah kami terima. Kami tidak langsung mengatakan YA"..

RiderTua.com – Sebuah media berbahasa Prancis mengungkap bagaimana pabrikan Jepang Yamaha bisa mendapatkan tandatangan kontrak Fabio begitu cepat. Karena menurut informasi Ducati berani rogoh kocek lebih dalam bagi duo rider Yamaha MotoGP, Vinales dan Quartararo… Ternyata begini cara Yamaha merayu Quartararo!

Begini Cara Yamaha Merayu Quartararo

Yamaha membuat pasar pembalap bergerak dinamis. Mungkin sebagian orang bertanya-tanya apakah merek Iwata tidak menggunakan strategi khusus.. Sedemikian rupa sehingga mampu mempertahankan kelompok pembalapnya. Inilah jawabannya …

Masa depan Fabio Quartararo ditetapkan untuk tiga musim berikutnya (2020-2022). Pada tahun 2020, pembalap Prancis itu akan mengendarai M1 yang sama dengan tim resmi. Kemudian, untuk dua tahun berikut, dia akan menjadi pembalap pabrikan Yamaha bersama Maverick Vinales. Sementara Suzuki dan Ducati menggodanya, orang Prancis itu tidak menunda-nunda atau mencoba menaikkan taruhannya. Karena Yamaha tahu cara memainkan ritme-nya …

 Quartararo buka suara: “Menawarkan saya motor spek resmi adalah tanda kepercayaan yang sangat membebani keputusan saya untuk menerima tawaran tim pabrikan untuk 2021-2022,” kata Quartararo dilansir media Autosport. “Apakah itu Maverick atau saya, saya pikir Yamaha percaya pada potensi kami. Sejak akhir Desember, saya merasa mereka benar-benar ingin terus bekerja dengan saya. “

Banyak Tawaran Lain

Fabio melanjutkan: “Mereka membuat saya sadar bahwa mereka benar-benar menginginkan saya. Hari ini, mereka melakukan upaya besar untuk meningkatkan motor mereka (M1 2020), saya pikir mereka melihat ke masa depan. “Kami telah meluangkan waktu untuk memeriksa berbagai penawaran yang telah kami terima. Kami tidak langsung mengatakan ya, tetapi seperti yang saya katakan, Yamaha menunjukkan kepercayaannya, khususnya dengan telah memberi saya motor spek pabrikan musim ini. “

“Yamaha juga merupakan motor yang saya kenal dan saya merasa nyaman. Saya pikir bisa bertahan dengan merek yang sama selama empat tahun juga merupakan hal yang positif. Yamaha adalah keputusan terbaik.” tutup Fabio..

Jadi Rayuan Yamaha Apa?

Berikut ini yang membuat Quartararo setia dengan Yamaha:

  1. Memberinya motor spek resmi tahun ini (mengunci dia agar tidak lari)..
  2. Yamaha janjikan M1 2020 yang lebih kompetitif.. Kalau motornya menjanjikan kenapa harus pindah to mas..?
  3. Sejak akhir Desember, sudah ada sinyal perhatian lebih Yamaha terhadap Fabio, bentuk perhatian apapun pasti membuat pembalap tersanjung… dia akan setia dan tidak berpaling ke tim lain.. bahkan Quartararo mengatakan banyak tawaran lainnya, tapi dia tidak menerimanya..
  4. Keputusan pribadi tentunya tidak benar-benar ada, orang-orang sekitar Fabio (termasuk manajernya). Orang-orang di garasi Petronas adalah mantan orang Yamaha pabrikan (Wilco Zeelenberg, kini manajer tim Petronas), pasti mengatakan “Yamaha adalah keputusan terbaik “.. Jangan ambil risiko dengan motor lain yang belum dia kenal baik.. Jika kalimat ini ‘dicerna’ Fabio pasti akan mempengaruhi keputusannya.. Ingat keputusan Zarco ke KTM juga atas nasehat manajer pribadinya, meski akhirnya dipecat..

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP10):

  1. Perlakuan Yamaha Terhadap Valentino Rossi Memicu ‘Gelombang Anti-Yamaha’ dari Die Hard Fans VR46?
  2. Apakah Rossi Masih Punya Taring? Bos Honda Alberto Puig Menjawab
  3. Valentino Rossi ke Tim Satelit, Petronas Bagai Mendapat Durian Runtuh!
  4. Umpan Ducati Berhasil Goyahkan Skuad Yamaha, Rossi Jadi Korbannya
  5. Paolo Ciabatti: Jonathan Rea Lebih Mudah Dikalahkan daripada Marquez
  6. Pembalap ‘Jahat’ yang Tersisa adalah Alex Rins!
  7. Keputusan Yamaha Membuat Penggemar Valentino Rossi Kecewa?
  8. All-Italia: SKY VR46 Satu-satunya Tim di Dunia dengan 4 Pembalap Italia di Kelas Berbeda
  9. Jorge Lorenzo Resmi Gabung Yamaha, Siap Pacu Motor M1 di Tes Shakedown Sepang
  10. Quartararo Dipinang, Bos Petronas Malah Girang!

Be the first to comment

Leave a Reply