Motor Terbaik Ducati Tahun 2018, Kemudian di 2019 Honda Meruntuhkannya!

Michele Pirro: Ducati terbaik di tahun 2018, kemudian kehilangan keunggulan kami. Honda telah memperbaiki mesinnya tetapi kami telah berusaha untuk kembali di barisan depan. Telemetri tidak mengatakan segalanya, sensasi berkendara lebih penting

RiderTua.com – Dalam tiga tahun terakhir hanya Ducati yang mampu menandingi kedigdayaan Marquez-Honda. Posisi runner-up Dovizioso menjadi buktinya.. Pembalap bagus tanpa motor kompetitif bisa apa? bahkan jika kita bicara kecocokan antara motor dan pembalap. Michele Pirro adalah orang yang sering berada di belakang layar, tetapi karyanya dalam beberapa tahun terakhir membawa Ducati sampai ke titik itu. Menurutnya motor terbaik Ducati tahun 2018, kemudian di 2019 Honda meruntuhkannya!

Motor Terbaik Ducati Tahun 2018, Kemudian di 2019 Honda Meruntuhkannya!

Pirro sebagai penguji mempersiapkan segalanya, banyak lap, tes panjang melelahkan. Bahkan sebelum pembalap resmi memakai motor baru, dialah yang pertama ‘mencicipi’ Desmosedici 2020, pada 2 Februari di Sepang. Tentunya dia orang yang tepat untuk ditanya, bagaimana GP20 menurut Michele nantinya?

Menurut pria Italia itu GP 20 bukan perubahan dari versi sebelumnya: “Ini bukan perubahan dari GP19, sudah beberapa tahun kami membuat evolusi dan tidak ada lagi revolusi. Motor ini memungkinkan kami memenangkan balapan dan berada 3 kali runner-up di belakang fenomena Marquez, dan kami harus mencoba untuk memperbaikinya lagi. Tujuannya adalah untuk selalu menaikkan batas di beberapa area. “

Desmosedici GP18

Motor Terbaik adalah GP18

Pirro Mengatakan selama 3 tahun terakhir, Desmosedici GP terbaik menurutnya adalah tahun 2018: “GP18, karena pada 2017 kami mulai menemukan kekurangan dari pertengahan musim dan tahun berikutnya kami mampu bersaing. Hanya sedikit nasib buruk, seperti jatuhnya Andrea karena pembalap lain, dan beberapa kesalahan memengaruhi musim. Saya rasa keuntungan terbesar yang kami miliki dari pertengahan 2017 hingga 2018 “.

Kabar Bagus Hasil Tes Chassis GP18 Casey Stoner Buat Jorge Lorenzo

Apa yang Terjadi pada 2019?

Setelah 2018 membaik, kenapa tahun berikutnya belum juga juara dunia?. Pirro mengatakan: “Kami menyimpan beberapa keuntungan, tetapi lawan kami mengimbangi kesenjangan itu. Saya tidak berpikir Honda menjadi lebih cepat di tikungan tahun lalu, tetapi mereka memulihkan power 10 tenaga kuda itu dan kami tidak lagi membuat perbedaan di trek lurus. Pada 2018, baik Dovizioso dan Lorenzo telah memenangkan banyak balapan dengan selisih power itu. “

Honda Membuat Mesin Cepat Lagi

Ducati bertekat membuat mesin yang lebih kencang lagi dari Honda. Namun Pirro mendengar kabar Honda juga melakukan hal yang sama.. “Saya mendapat beberapa informasi dari Jerez (di mana Bradl menguji MotoGP Honda dalam tes SBK) dan menurut saya sepertinya Honda juga mengatur dirinya dalam hal ini. Aku harus memberi alasan kepada Gigi ketika dia mengatakan bahwa keuntungan langsung adalah yang paling sedikit risiko dan saingan kita juga sudah memahaminya. Saya perkirakan Honda akan sangat cepat di Sepang “.

Michele Pirro adalah pembalap penguji MotoGP yang paling dicari, beberapa tim sudah mencoba merebutnya dari Ducati. “Dalam hal ini saya ingin menjadi pembalap yang lebih baik, tetapi Gigi menjadikan saya pembalap yang lebih baik”, katanya sambil tertawa.

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP7):

  1. Kenapa Motor dengan Mesin V-4 Lebih Cepat daripada Inline-4 di MotoGP?
  2. Filosofi Nan Cerdik dari Ducati: Dari MotoGP ke WSBK dan Motor Produksinya
  3. Bagus Rem Nissin atau Brembo?
  4. Video Raungan Mesin Honda CBR1000RR-R SP, Pesaing Nyata Ducati Panigale V4-R
  5. Formasi Skuad Terkuat MotoGP 2020 adalah Yamaha?
  6. Merunut Jejak Evolusi Yamaha M1 2020 Valentino Rossi
  7. Evolusi Motor Ducati dari GP19 ke GP20: Untuk Jaga Rahasia,Versi Final Akan Terlihat di Qatar


Be the first to comment

Leave a Reply