Ganasnya Ducati Tak Mampu Redam Juara Dunia Ke-5 Kali Rea!

RiderTua.com – Superbike, Jonathan Rea memenangkan gelar kelima kalinya berturut-turut. Rea menjadi pembalap paling sukses dalam sejarah kejuaraan dunia Superbike. Seri Prancis, Magny-Cours Race 2 menjadi saksi penobatan mahkota kejuaraan dunia yang didambakannya. Ganasnya Ducati Tak Mampu Redam Juara Dunia Ke-5 Kali Rea!

Paling Rumit

Sejak 2015, Rea begitu perkasa di atas Ninja ZX-10RR, namun tahun merupakan kemenangan yang paling rumit. Dampak dari kemenangan spektakuler Alvaro Bautista dengan Ducati Panigale V4 R awal musim. Musim ini awalnya menunjukkan tanda-tanda bahwa kepemimpinan Johnny Rea akan segera berakhir. Alih-alih, berujung manis dengan mengunci gelar di 3 seri akhir ( Prancis) menyisakan Argentina dan Qatar.

 
Jonathan Rea mengomentari gelar kelima di akhir race kedua, “Setelah Balapan Superpole saya tidak melihat klasemen. Saya hanya ingin melakukan pekerjaan saya. Perlombaan hari Sabtu agak kacau dan saya hanya khawatir terlibat dalam suatu kecelakaan. Target saya adalah untuk memenangkan gelar dunia di Argentina, tetapi ketika tim memberi tahu saya tentang jatuhnya Bautista saya mencoba menghitung dan saya tidak dapat mengingat skornya. Ketika saya tiba di garis finish dan melihat angka 5 ( di pit board) saya menyadari bahwa saya adalah seorang juara dunia lagi. Sangat indah dan kemenangan mempermanis segalanya “.

Awalnya Johnny tidak yakin dia akan memenangkan gelar dunia nya di Magny-Cours, tetapi papan yang bertuliskan nomor 5 oleh tim Kawasaki telah menghilangkan keraguan. Kemenangan spesial bagi orang yang telah memasuki sejarah Superbike: “Gelar pertama selalu yang paling istimewa, Anda memimpikannya sejak Anda masih kecil. Awal musim ini sulit, tapi saya tahu peluang kami akan datang. Semuanya dimulai di Imola. Dengan tim kami tidak pernah menyerah, kami selalu bersatu. Saya melawan salah satu lawan terkuat yang pernah saya miliki. Saya terkejut menjadi pemimpin sebelum liburan musim panas dan saya tidak berpikir saya akan memenangkan Kejuaraan Dunia dengan dua putaran tersisa”.

Sepertinya keganasan mesin Ducati masih belum bisa kandaskan mimpi-mimpi bersambung Rea dan Kawasaki rengkuh gelar dunianya.. Bagaimana dengan tahun depan? .. Honda dan Ducati tampaknya sudah semakin panas ingin tumbangkan rekor Rea ke-6 kalinya…

Be the first to comment

Leave a Reply