Teknik Penghilang ‘Mendokusai’ : Rahasia Cara Kendalikan Honda RC213V Se-Ekstrem Marquez !

RiderTua MotoGP – Mendokusai dalam bahasa Jepang artinya mengganggu, merepotkan atau menjengkelkan… Kata-kata yang sering diucapkan tokoh shikamaru, sebuah serial manga karya Masashi Kishimoto yang diadaptasi menjadi serial anime. Lalu apa hubungannya dengan MotoGP dan Marc Marquez sesuai ilustrasi sederhana diatas?. Tulisan ini berangkat dari bagaimana Marc Marquez bisa mengendalikan RC213V lebih baik dari semua pembalap Honda di grid. Sebuah rahasia bagaimana dia tidak atau jarang jatuh walau dengan manuver ekstrem. Teknik penghilang ‘Mendokusai’ : Rahasia cara kendalikan Honda RC213V Se-Ekstrem Marquez !

Teknik Penghilang ‘Mendokusai’ : Rahasia Cara Kendalikan Honda RC213V Se-Ekstrem Marquez !

Tidak seperti pembalap lain di Honda seperti Cal Crutchlow dan Jorge Lorenzo, fenomena Marquez yang berhasil menjinakkan Honda RC213-nya. kendalikan motor dengan lebih baik, menjadikannya sejumlah penyelamatan dalam kondisi nyaris jatuh. Dan tidak ada pembalap lain yang bisa. Bahkan akhir-akhir ini di seri Sachsenring dia mampu mencapai sudut kemiringan saat menikung mencapai 66 derajat. Fakta bahwa motor RC213V memerlukan gaya balap yang cukup ekstrem untuk dikendalikan. “Tahun lalu setiap akhir pekan aku jatuh. Sejak Le Mans tahun ini, selain dari tes Catalunya, saya belum jatuh.” kata Marc Marquez.

Apa Rahasianya?

Dengan singkat Marc Marquez katakan rahasianya adalah konsentrasi…  “Hal ini berhubungan dengan konsentrasi. Jika kita sangat-sangat fokus dengan motor, kita dapat menghindari banyak crash. Saya jarang jatuh, kan. Tetapi adakah yang menghitung kejatuhan saya? Crash saya berkurang, saya lebih sering bisa menyelamatkan diri. Kuncinya anda harus sangat fokus … Misalnya, pada tes Catalunya, saya tidak 100% fokus, roda depan tergelincir dan saya jatuh. Karena saya tidak cukup berkonsentrasi. Ini adalah cara untuk mengendarai Honda, temukan batas maksimalnya dan jadilah yang tercepat”

Mendokusai atau Merepotkan bagi Pembalap Lain

Tentunya kata-kata itu mudah bagi Marc, namun tidak bagi Cal Crutchlow dan Jorge Lorenzo. Mereka teriak motor hanya cocok dengan Marquez, gaya balap mereka tidak cocok dengan karakter Honda. Namun apa yang terjadi saat seri Sachsenring?. Dengan kondisi cedera Cal Crutchlow bisa podium. Jika Marc dengan mudah bisa fokus, pembalap lain mengatakan motor Honda merepotkan!

Mengutip dari media lidea.today (12/07/

Rasa ‘Merepotkan’ Hilang dalam 30 detik !

Dokter meminta

Rasa merepotkan akan sesuatu timbul jika dia ada dalam pikiran atau otak kita, kata dokter itu.. Itu adalah teknik untuk melupakan perasaan merepotkan tadi. Jika rasa itu ada di otak kita, ibarat kita naik motor dengan menekan gas dan rem dalam waktu bersamaan tambah dokter itu. Dengan menutup mata dan berdiri dengan satu kaki. Hitung dengan keras. Kemudian kita akan menggunakan keseimbangan, penghitungan, dan vokalisasi di otak kita. Dengan ini, kita tidak dapat menganggapnya sebagai kesulitan, kerepotan dan ‘. Dalam situasi itu, kita tidak bisa memikirkan apa pun selain “mempertahankan satu kaki tetap berdiri”.

Dengan metode ini menggunakan berbagai bagian otak secara bersamaan, otak diaktifkan sekaligus. Ini teknik yang berguna kata Dokter

Referensi : lidea.today (12/07/2019), tuttomotoriweb.com(13/07/19),@motto_motogp

Be the first to comment

Leave a Reply