Ngeri ! Full Throttle di Gigi 6, Top Speed Ducati Melonjak 33.4 Km /Jam Dalam 12 Tahun !


RiderTua MotoGP – Tidak diragukan lagi di MotoGP Ducati adalah mesin balap yang masuk dalam catatan motor dengan kecepatan terbengis di dunia. Memang tim lain juga menggunakan tipe mesin sama dengan V-4 ( Honda, KTM dan Aprilia) namun yang membedakan adalah “jeroan” mesinnya. Teknologi berkembang terus.. Semakin kesini motor balap prototipe semakin kencang saja. Didukung oleh meningkatnya volume silinder menjadi 1000cc. Top speed Ducati melonjak 33.4 Km /Jam dalam 12 tahun..

Top Speed Ducati Melonjak 33.4 Km /Jam Dalam 12 Tahun

Ducati GP7

Sesuai spesifikasi Ducati Stoner tahun 2007 ( GP7) mempunyai potensi kecepatan puncak (Top Speed) di angka 337.2 km/ jam. Dengan power 225 tenaga kuda dan mesin mampu berteriak di angka 19000 rpm. Mesin GP7 saat itu mempunyai spesifikasi 800 cc dengan konfigurasi mesin L-Twin dan 4 silinder…

Ducati GP19

Ducati Desmosedici GP19 mesin 1000 cc V-4. Power yang dihasilkan 250 tenaga kuda, Top Speed secara resmi di angka lebih dari 350 km/jam. Dan menurut Asphaltrubber mesin Ducati GP19 saat ini mampu berkitir di angka 18,000 rpm mungkin batas limit regulasi.

Top Speed Ducati Melonjak 33.4 Km /Jam Dalam 12 Tahun

Perbandingan Top Speed Ducati GP7 vs GP19 di Mugello

Jika diatas kertas top speed yang tercantum diangka tertentu maka di lintasan bisa beda:

  • Casey Stoner  – Ducati Marlboro Team top speed = 323.3 Km /Jam (Free Practice FP-3 Mugello 2007)
  • Andrea Dovizioso – Mission Winnow Ducati top speed = 356.7 Km /Jam  (Free Practice FP-3 Mugello 2019)

Perbedaan kedua motor itu adalah di kubikasi ( cc) 800cc vs 1000 cc, namun perbedaan lai yang penting adalah di handling motor. Saat itu hanya Casey Stoner yang mampu membawa Ducati Juara. Saat ini motor desmo bisa dikendarai siapa saja dengan cepat dan menang ( Petrucci, Miller , Dovi). Namun jika dilihat dari besaran angka top speed saat motor dibejek full throttle di gigi 6, top speed Ducati melonjak 33.4 Km /Jam dalam 12 tahun ……Ngeri bukan..?

Be the first to comment

Leave a Reply