Trek Imola Berbahaya 48 Pembalap Kecelakaan, Banyak Terluka dan Berikut Daftar Korbannya !


RiderTua WSBK – Kejuaraan dunia Superbike prihatin banyak pembalap yang harus pulang dengan luka. Hanya dari ketiga seri balap ada beberapa rider yang terluka serius walau  tidak selalu sirkuit jadi penyebab utamanya. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kecelakaan Eugene Laverty ( Ducati). Trek Imola berbahaya 48 pembalap kecelakaan, banyak terluka dan berikut daftar korbannya !

Trek Imola berbahaya 48 pembalap kecelakaan

Berikut Daftar Korbannya :

  • Di kelas Supersport 300 tercatat ada 22 pembalap crash, bahkan balapan utama dibatalkan ( Black Flag). Sofuoglu, menderita memar parah di wajahnya saat tabrakan keras di sesi latihan ketiga dan dinyatakan sehat untuk lomba oleh dokter. Jan-Ole Jähning dan Max Kappler (keduanya KTM) masing-masing jatuh sekali
  • Untuk kelas Supersport 600, ada 18 kejadian. Massimo Roccoli, alami memar di sekujur tubuhnya. Jok motornya robek dan jatuh dengan brutal  di awal lomba. Pemimpin klasemen Supersport 600, Randy Krummenacher jatuh saat melakukan latihan di sesi kedua sebelum memenangkan balapan. Pembalap asal Jerman Christian Stange (Honda) bahkan empat kali (2x di Superpole). Thomas Gradinger (Yamaha) dari Austria terbang tiga kali dari motornya
  • Kelas superbike juga tidak ketinggalan ada 8 kejadian kecelakaan, terlihat sebagai kejadian terburuk. Ada Laverty, kemudian rider Honda Leon Camier dengan cedera pada ligamen di bahu harus berhenti balap sebelum waktunya. Michael Rinaldi ( Ducati) terbang dua kali (Highside), dimana berakibat mematahkan cedera leher yang sudah dialami sebelumnya. Hebatnya walau disiksa oleh rasa sakit, pembalap Italia itu bisa menyelesaikan lomba ‘balap rumah’ nya. Jagoan Superbike Sandro Cortese (Yamaha) alami tiga kali kecelakaan.

,

Karakter Sirkuit Imola

Sirkuit Imola adalah trek bersejarah. Tata letak ( Lay Out) yang luar biasa dan terbilang klasik. Pembalap harus beradaptasi secepat mungkin, karena jika di bagian awal sirkuit sangat cepat, maka tikungan terakhir dan di tikungan Variante Alta sangat lambat. Pembalap harus menemukan kompromi yang tepat.

Be the first to comment

Leave a Reply