Seperti Ikan Kena Tuba, Sirkuit Mandalika Prioritas MotoGP, Carmelo Ezpeleta Dibuat Bingung Dengan Ini !

RiderTua MotoGP – Bingung tidak karuan itulah mungkin yang bisa digambarkan penyelengara balap MotoGP, Dorna Sport. Dalam hal ini adalah CEO nya Carmelo Ezpeleta. Indonesia dengan sirkuit Mandalika Lombok menjadi salah satu prioritas. Dorna sudah menjadwalkan sirkuit balap baru di Lombok / Indonesia untuk 2021 sebagai tempat diselenggarakannya balapan. Saat ini ada 19 sirkuit, dengan masuknya Indonesia dalam kalender balap MotoGP 2021 maka 20 seri yang disepakati akan tercapai. Sirkuit Mandalika prioritas MotoGP, tapi Carmelo Ezpeleta dibuat bingung…

Sirkuit Mandalika prioritas MotoGP

Indonesia merupakan pasar penting bagi Pabrikan motor Jepang ( Honda, Yamaha, Suzuki ). Pabrikan Jepang kini juga mendominasi persaingan di barisan depan. Bahkan tim kaya seperti Honda tentunya tidak mau menyia- yiakan momen kemenangannnya untuk lebih dekat dengan konsumen roda duanya.  Karena faktanya memang penggemar MotoGP Indonesia banyak dan fanatik.. Intinya persaingan pabrikan Jepang tidak hanya terjadi di trek, tetap juga dalam penjualan… Pastinya pihak MotoGP juga melihat fenomena ini.. Namun yang juga membuat bingung Indonesia beberapa kali gagal dalam membuat rencana MotoGP… Seperti Sentul dan Palembang…

Carmelo Ezpeleta Dibuat Bingung

Selain Indonesia menjadi yang utama, tes MotoGP akan diadakan untuk pertama kalinya di Kymi-Ring di Finlandia pada bulan Agustus. Finlandia juga ingin kembali ke kalender MotoGP. Sejak 1982 di di Imatra, namun GP Finlandia GP tidak pernah terwujud. Meksiko juga digadang gadang sebagai calon kuat lainnya.

Dengan dua kandidat kuat tadi maka akan ada 22 seri dalam semusim. Kondisi ini akan  menempatkan CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta dalam kebigungan dan kesulitan. Karena kontrak MotoGP-nya saat ini memasukkan klausa di mana maksimum 20 Grand Prix setahun disebutkan. Kontrak-kontrak ini berlaku dari 2017 hingga 2021 inklusif.

Dorna juga dipastikan akan menghadapi dilema. Tim dan pabrikan harus dibujuk dengan konsesi keuangan untuk menyetujui lebih banyak balapan. 22 seri akan melelahkan dan menyedot banyak uang.. Walau tindakan perampingan sudah dilakukan dimana tes pra-musim sudah dikurangi dari tiga menjadi dua karena adanya 19 seri MotoGP.

Be the first to comment

Leave a Reply