Dani Pedrosa di Mata Valentino Rossi dan Marc Marquez

RiderTua MotoGP – Tahun depan kita tidak akan melihat Dani Pedrosa melaju di lintasan balap MotoGP. Walau sesekali kita akan mendengarnya memacu motor prototipe, namun bukan untuk sebuah perlombaan adu kencang, namun hanya sebuah pengujian motor. Dia akan menjadi tes rider tim Red Bull KTM… Dan berikut Dani Pedrosa di mata Valentino Rossi dan Marc Marquez

Dani Pedrosa di Mata Valentino Rossi dan Marc Marquez

Dani Pedrosa mengakhiri karir balapnya di Valencia tahun 2018. Tiga gelar dunia yang berhasil dia kumpulkan adalah di kelas 125cc (2003) dan kelas 250cc (2004 dan 2005). Kini Dani berusia 33 tahun dan bisa dibilang pensiun. Jika kita melihat usia Rossi maka seharusnya Dani masih bisa bertarung di lintasan hingga beberapa ahun kedepan, namun dia lebih memilih menjadi tes rider KTM walau infonya Yamaha siap menerimanya.

Valentino Rossi : “Takut dengan Dani Pedrosa”

Dalam usia 18 tahun Dani sudah turun dalam Kejuaraan Dunia balap Sepeda Motor. Dani menjadi lawan yang menakutkan saat di kelas 250cc ( sekarang Moto2) “Ketika Dani memasuki Kejuaraan Dunia MotoGP pada 2006, kami semua takut karena dia adalah juara dunia 250cc dan menempati posisi kedua dalam debutnya kelas MotoGP,” kata Valentino Rossi. Seperti dilansir speedweek( 08/12/18)

Valentino Rossi juga ingat aat seri GP Brno pada 2006, di mana keduanya bertarung sangat ketat perebutkn posisi kedua. Menurut Rossi Dani layak mendapatkan gelar dunianya. Karena dia telah memenangkan lebih dari 50 seri balapan dan juga sangat kompetitif di kelas MotoGP. Dani Pedrosa mengumpulkan 54 kemenangan dalam karirnya di semua kelas, 31 kali di MotoGP namun sayangnya dia tidak pernah juara dunia di kelas MotoGP .

Marc Marquez : “Dani bukan orang yang berpikir”

Marc Marquez adalah rekan setim Dani saat dia bergabung untuk pertama kalinya dengan HRC dia kelas MotoGP. “Saya selalu mengatakan Dani bukan orang yang berpikir. Kami sudah memiliki banyak pengalaman bersama, memori terbaik mungkin saat bemain karaoke di Jepang, di mana kami merayakan kemenangan atau gelar juara dunia … Percayalah, Dani bernyanyi tanpa T-shirt, dia benar-benar gila. Dani terlihat sangat malu di depan kamera, tapi dia benar-benar lucu. Kami memiliki banyak kenangan yang sama, dia adalah rekan tim yang hebat” kata Marc…

Be the first to comment

Leave a Reply