Sensor Kopling Yamaha M1 Ini Yang Membantu Maverick Vinales Cepat di Assen !


ktm indonesia


RiderTua MotoGP –  Catatan menunjukkan bahwa Maverick Vinales tidak pernah tercepat dalam sesi latihan sejak paruh kedua tahun lalu. Lebih tepatnya 13 seri ( GP Aragon 2017). Namun hari ini kecepatannya kembali di sesi kedua latihan bebas ( FP2). Rider Yamaha menjadi yang tercepat di Grand Prix Assen dengan 1’33.378. Walau tidak dipungkiri trek Belanda memang sangat bersahabat dan salah satu trek yang paling menguntungkan bagi mesin Yamaha M1 di kalender MotoGP. Namun hanya Yamaha Valentino Rossi yang mampu menang tahun kemarin bukan Vinales. Dan dengan alat baru Sensor Kopling Yamaha M1 ini yang membantu Maverick Vinales cepat

Memimpin di FP2 waktu kombinasi pada hari Jumat, Maverick berkomentar tentang hasilnya dimana dia merasakan sensasi berbeda dengan perubahan pada motornya,

“Kami mengerjakan beberapa detail kecil, bagian di mana kami kehilangan paling banyak di Barcelona, terutama lap awal dan beberapa putaran pertama. Kami kompetitif di sana pada akhir balapan, jadi kami mencoba memberi saya perasaan yang baik dengan motor di lap awal. Saya merasa baik di Assen, ini adalah trek yang bagus untuk saya. Motor bekerja dengan sangat baik dan saya sangat senang dengan kerja tim. Kita akan tetap fokus dan mempertahankan level konsentrasi ini untuk mengerjakan detail-detail kecil dan membangun hingga akhir pekan yang baik. Kami ingin memulai yang terbaik semampu kami. Kami bermasalah di putaran akhir, tetapi kami berharap untuk menyelesaikannya. Sulit untuk memprediksi apa yang bisa kita harapkan, tetapi setelah hari pertama yang positif, kita berada di level untuk mampu bertarung di balapan (Minggu).” kata Vinales seperti dilansir Movistar MotoGP ( 29/06/18)

Sensor Kopling Atasi Titik Lemah Yamaha

Pada konferensi pers, Maverick mengakui bahwa dia sedang memfokuskan sebagian besar pekerjaannya untuk memperbaiki kondisi motor saat keluar tikungan (Exit Corner), dimana itu adalah titik lemahnya musim ini.

“Kami banyak bekerja pada hal itu dan hasilnya membaik, output mesin menjadi lebih konstan. Sudah jelas bahwa itu berbeda saat melakukannya di trek dengan semua sepeda( balapan sesungguhnya), tetapi mengambil mekanisme saja sudah cukup bagus.” , Ujarnya setelah pengujian hari Jumat di Assen.

Alat bantu atasi bagian lemah yang dialami Vinales di Exit Corner ini ada hubungannya dengan sensor. Yang dipasang Yamaha di tuas koplingnya. Dan berfungsi baik bagi pabrikan yang bermarkas di Iwata. Untuk mengumpulkan lebih banyak informasi pada saat yang tepat di mana Maverick melepaskan kopling saat balapan. Satu-satunya momen di seluruh balapan dimana pembalap MotoGP mengoperasikan mekanisme ini dari mulai masuk tikungan dengan perpindahan gigi yang cepat (quickshift).

“Sensor baru yang dipasang hanya mengumpulkan data. Sensor itu tidak melakukan apa-apa. Namun outputnya jauh lebih baik, itu adalah masalah persneling. (Dimana tanpa sensor itu) sedikit memakan waktu dan tertinggal beberapa detik kemudian. Terutama dengan terhalang beberapa rider lain”, jelas pengendara Spanyol mengacu pada sensor baru motornya.

Intinya dengan sensor ini sangat membantu pembalap menganalisa kapan waktu terbaik menggunakan kopling pada motornya.. Sedetail itu ternyata dan hasilnya bisa memangkas waktu., dan menjadi kencang motornya…!

Be the first to comment

Leave a Reply