Pajak Mobil Hybrid akan Diberi Insensif, Bagaimana?

(Foto: yandex.ru) porsche-918-spyder-hybrid

RiderTua Mobil – Saat ini Indonesia sedang mengejar ketertinggalannya dalam memasuki era kendaraan listrik. Sebenarnya beberapa produsen mobil sudah memiliki mobil listrik atau hybrid. Hanya saja jika dijual sekarang maka akan menanggung pajak yang setara dengan pajak mobil mewah. Pemerintah berencana pajak mobil hybrid akan diberi insensif.

Baca juga: Inilah Mobil Hybrid Pertama di Dunia

Pajak Hybrid Boleh, Pajak Mobil Mewah?

Salah satu produsen mobil mewah asal Jerman yaitu Porsche mengatakan kalau itu merupakan rencana yang bagus. Karena pada akhirnya produsen mobil dan motor bisa dengan bebas menjual mobil listrik tanpa ada kekhawatiran akan pajak yang tinggi. Tetapi ada yang perlu diperhatikan juga mengenai pajak mobil.

Porsche mengatakan kalau membebaskan pajak mobil hybrid lebih baik dilakukan ketimbang memangkas pajak mobil mewah. Alasannya karena kebanyakan produsen mobil hybrid yang masih mengimpor unitnya dari luar Indonesia. Memang beberapa diantaranya, termasuk Porsche, tidak memproduksi mobil di dalam negeri. Dengan adanya insensif pajak hybrid, maka bisa meringankan beban produsen mobil.

Andrew Worth selaku Marketing & PR Manager Porsche Indonesia mengatakan

“Jika tidak ada pajak hybrid (penjualan) kita akan gencar. Karena di luar negeri, pemerintah mereka sudah melakukan itu. Karena mereka mau melindungi lingkungannya”

Tak hanya pajak mobil hybrid saja, pajak sedan juga masih dibicarakan dan wacananya juga akan diberi insensif juga. Mobil tipe sedan memang kurang laku di Indonesia karena pajaknya yang lumayan tinggi. Sehingga banyak masyarakat Indonesia menganggap mobil sedan sebagai mobilnya orang kaya, maklum pajaknya mahal banget.

Bagaimana pemerintah kapan selesai nih regulasi tentang mobil listrik dan penurunan pajak sedan ?

Be the first to comment

Leave a Reply