[Diskusi] Knock Sensor

knock sensor

Pada CBR600RR 2009 setelah dilakukan revisi pada silinder head dengan tujuan untuk mengekstrak lebih banyak power disamping efisiensi dari pembakaran yang lebih baik, namun dengan kompresi rasio tinggi = 12,2 : 1 ,untuk itu perlu menambah fitur yaitu knock sensor( gambar diatas)… untuk motor gede yang tanpa fitur ini disarankan untuk memakai oktan lebih tinggi
Schema Piezo
Piezoelectric sensor

Knock sensor adalah sebuah sensor yang dipasang pada blok mesin atau di  silinder head,yang digunakan untuk mendeteksi ‘knocking’ mesin atau detonasi ( alat utama piezoelektrik sensor,piezoelectric microphones). Sinyal dari sensor knocking ini nantinya dikirim ECM dan input ini digunakan untuk mengatur waktu pengapian mesin

knock sensor(httpmemimage.cardomain.net)

Cara kerja Knock Sensor:

Sensor ini berfungsi untuk mengetahui knoking, system closed loop(mempunyai pengaruh langsung ke system/input umpan balik) pengapian dan mendeteksi octane bahan bakar.
Prinsip kerja: Bila terjadi knoking (pinking)maka akan terjadi getaran pada sensor knocking berupa nois. ECU akan memundurkan saat pengapian 2 kali sampai tidak terjadi detonasi lagi.
Untuk 4 silinder perlu 1 sensor,5 atau 6 silinder perlu 2 sensor, 8 lebih bisa 2 atau lebih sensor.

Note: Kendaraan terbaru sekarang ini timing pengapian diatur secara otomatis oleh ECU (Electronic Control Unit). Timing pengapian ini akan maju atau mundur sesuai dengan kebutuhan di dalam range tertentu tergantung dari pengendalian mobil serta tergantung dari kandungan oktan bahan bakar….

Karena artikel ini lebih ke diskusi…mari kita gali rame-rame… monggo silakan 😀

ducati girl

Related Articles

35 COMMENTS

    • motor2 injeksi ada crankshaft position sensor ya (tapi masih minus knocking sensor)? kayanya fungsinya cukup ngebantu juga mengurangi detonasi soalnya sensor akan mengrim sinyal ke ECU utk mengatur timing pengapian berdasar posisi cranshaft, sayangnya CPS ga bisa ngedeteksi knocking. CMIIW

    • Perbedaan knock sensor sama sensor 02 sama atau tidak yh??

      cz new Vixi kan menyematkan fitur baru sensor 02 tuh !!!!!!!!!!!

  1. kenapa matik dan bebek di sini ngak di pasang knocking sensor ? bukannya juartru beramanfaat banget untuk kondisi bahan bakar di negara ini yg macam2
    icip bonus juga 😀

  2. pak RT, maksudnya “Note” nya itu terbatas untuk moge saja atau mencakup semua motor baru (terutama yang beredar di Indonesia) ?

    • untuk saat ini yang ditahu cuma mobil saja… karena lebih cenderung ke kualitas bbm Indonesia…kalau tanpa ini…kemungkinan besar mobil itu gak laku…kalau moge pastinya owner akan rela isi pertamax…

  3. pak RT, penyebutan ECU atau ECM tuh yang baku apa sih?
    di moto GP yang saya tahu sering nyebutnya saja ECU (repsol honda juga menyebut ECU), di mobil juga ECU, tapi AHM nyebut ECM.
    banyak yang tanya apa itu ECM. padahal sami mawon.
    padahal dulu CDI/TCI juga disebutkan baku semua merk.
    sebuah penamaan trademark yang kurang mengena ke konsumen.

      • iya sama, tapi yang lazim digunakan kan ECU?
        kadang sering kukur-kukur dewe. gawe istilah sak geleme dewe.
        padahal barange podo, malah ono sing muni canggih ECM waladalahhhh…..

  4. tanya lagi, SASS pada CB sama tidak dengan AIS pada yamaha?

    “SASS ini bekerja dengan cara menyuntikkan oksigen ke jalur pembuangan, sehingga gas CO yang beracun akan berubah menjadi CO2 dan O2. Komponen ini biasanya dipakai pada motor berteknologi karburator, sedang pada mesin injeksi sudah ditanggalkan karena emisi gas buang mesin injeksi relatif lebih bersih.” motorplus-online.com

    apakah sama dengan AIS?

  5. FYI : knock sensor pada motor cc kecil tidak perlu digunakan mengingat tekanan injektornya sudah besar. Contoh :
    1. Injektor YMJET-Fi : 47psi
    2. Injektor PGM-Fi ( suprax125 ) : 43psi
    3. Injektor Vixion : 36,2psi
    4. Injektor PGM-Fi/ CBR250 : 12hole/35psi
    5. Injektor Ninja250Fi : 32psi (2cylinder)

    Bandingkan Injektor mobil bensin Toyota Avanza yg cuma 30psi tetapi 14hole & 4cylinder inline. Maka perlu knocking sensor. (Terkecuali Mobil Diesel lebih besar)
    Teknologi Injektor diatas menggunakan solenoid coil & O2 sensor sbg penyeimbang atau yg ekonomis (AIS). Supaya pengkabutan homogen bensin & udara balance menghindari efek pengembunan (hazel) cenderung knocking.
    Demikian CMIIW IMHO. Salam Jumu’ah Mubarokah

  6. pada motor cc kecil 1 silinder kayaknya tidak perlu pak RT cmiiw,kalau pun toh terjadi knokking pasti tidak ber akibat fatal beda dg multi silinder kalo salah satu silinder terjadi knokking maka semua silinder akan terganggu (lha wong 1 as kruk),efek knokking pada multi silinder akan menyebabkan rotasi kruk as akan terganggu dan ini yang menyebabkan kerusakan komponen yg lebih besar

  7. Jadi ingat, dulu ada yg ngetawain waktu aku komen sensornya anti knocking itu pakai mic. Dasar fb, dikasih pencerahan, tetap saja gelap krn dibutakan merk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives