Pengemis….Altruisme…???


Pengemis di India

Kadang kita jumpai di beberapa daerah…diperempatan jalan/lampu merah, ditempat parkir atau pusat belanja..seorang pengemis sedang meminta belas kasihan… kadang kita lihat beberapa orang  tergerak hatinya…tapi ada pula yang tidak ambil peduli…pengemis di belahan dunia manapun ada..bahkan dinegara maju…


Di jepang.. mosok… dibalas dengan doa..?

Altruisme adalah perhatian terhadap kesejahteraan orang lain tanpa memperhatikan diri sendiri … tanpa mengharapkan balasan,ganjaran,atau keuntungan…ikhlas mungkin yah…bahkan ada doktrin etis yang mengklaim bahwa individu-individu secara moral berkewajiban untuk dimanfaatkan bagi orang lain.(wiki)


Negara adi kuasa…super power…ada juga…?

Pernah kita kadang ‘bimbang’ untuk memberi sesuatu pada pengemis yang “meragukan”… masih sehat,kuat tapi kok minta-minta…namun dilain waktu ketika RT berbincang dengan seorang teman yang lebih “tua” dia mengatakan..”yang penting niat” entah dia memanfaatkan kita,membohongi kita..kalau niat kita menolong maka sudah putus hubungan kita dengan latar belakang orang yang kita kasih tadi…artinya tindakan kita sudah “ada hitungannya sendiri”… sing Kuoso sing mbales… 🙂


Saudara kita sebangsa dan setanah air

Sifat ketergantungan kadang bisa terbentuk dan dibentuk oleh masyarakat atas nama kebaikan,ibadah,menolong sesama..dan bagi yang tidak memberi seorang pengemis adalah orang yang jahat,kejam,pelit,medhit…tanpa orang lain mem-vonis kita, kadang terjadi pertentangan dalam batin kita saat dihadapkan pada pengemis yang menengadah-menjulurkan tangannya meminta belas kasih kita..dikasih nggak yah…?? bahkan lucunya kita ngasih karena gengsi dan ingin dilihat sebagai dermawan…tapi tindakan kita disatu sisi bisa dibilang mendukung orang yang gak mau berusaha,malas…

Sebetulnya tanggung jawab dan kewajiban siapa sih..??? Pemerintah dengan pajak yang telah kita bayarkan untuk mensejahterakan mereka para pengemis itu…? tentu iya..tapi apakah semudah itu cara berfikirnya…wah jadi mikir negara nih… 😀 Kenapa mereka miskin saja bisa banyak jawaban …apakah mereka kurang keras “bertarung” melawan persaingan hidup sehingga mengambil jalan pintas sebagai “boncenger” atau mereka terlalu jujur sehingga malah tersingkir dari kehidupan yang “layak”..? RT pernah juga menghadapi kejadian ini… mengikuti sebuah tes disalah satu instansi yang besar di negeri ini tapi harus merelakan kalah dengan yang “berpunya rupiah” ..tapi RT tetap besyukur… mungkin memang bukan jalannya ….(curhat … ) 😥


Aku bukan pengemis.cintaaaaaaa….

Dermawan adalah pemberi “cinta” kepada sesama..bukan pengemis cinta loh.. 🙂  apakah dengan membeli BBM non subsidi sudah dikategorikan dermawan..? apakah benar dengan membeli pertamax kita membantu dan menjamin berkurangnya pengemis tadi…? atau gini saja kah…beli premium 1 liter misalkan Rp 4.500… nah sisa yang Rp 6.000(pertamax Rp 10.500) tadi bagaimana kalau langsung dikasihkan ke pengemis…??? 😀 pengemis yang kaya kita yang (…..) titttttttttttt… sensor :mrgreen:


hmmmm…Credit Card…coday oniichan…

Tegaaaaa..enggak ngasih..bro..??? 😆


*sing Kuoso sing mbales(jw): Yang Kuasa Yang Membalas
*Coday Oniichan(jpn): Minta Kak..

Related Articles

40 COMMENTS

  1. Saya lebih seneng kasih duit lebih sama orang tua miskin yg masih kerja jadi jaga parkir di kantor pos pusat jogja. Kalo yg minta2 di perempatan jalan sih males aja soale malah penghasilannya lebih gede dari saya… 😀

  2. Kalau yg ngemis spt gambar paling bawah, paling2 saya bilang, ‘ ndak usah ngemis,nduk.. Ikut Pakdhe saja,sekalian mampir di KUA.. 😉

  3. Pernah baca di KasKus ada pengemis yang di tawarin kerja jadi pembantu di rumah TS eh di tolak, cz gaji penghasilan ngemis lebih besar daripada jadi pembantu yg ktanya ”cuma” berkisar 700-800rb/bulan.

    Ada juga yg crita penjaga foto kopian yg bilang ke pengemis pas pngemisnya nukerin uang receh 150rb lebih.
    Penjaga Fotokopi: banyak yah bu hri ini dapatnya.
    Pengemis: ah hari ini sepi mas.
    Penjaga Fotokopi : loh kok sepi emang biasanya berapa?
    Pengemis : biasanya 200rb lebih mas.

    Btw baca di thread itu jga katanya ada pngemis yg rela nyewa anak bayi/balit buat di ajak ngemis, biaya sewa bayi/balita perharinya skitar 50rb lebih.

    ini yg bikin ane males ngasih pengemis masih mending pngamen itu jga klo suaranya emang bener bener bagus.

  4. kadang bimbang mau ngasi, sbb tau diantara mrka byk yg ngemis dijadikan profesi dgn penghasilan lumayan. Pernah ga sengaja dger pengemis ngmong “baru dapet 75rb”. Pdhl tu siang loh. 1/2 hari dpt segitu.. Ni di purwokerto

  5. pernah nebeng kawan naik mobil, dan ada bapak2 maaf cacat kaki dan sebelah tangannya tp beliau tetap berjualan air mineral di perempatan lamer,..kawan ane manggil untuk beli mineral saat si bapak dateng kawan ane cuma bilang,.. ambil aja pak uangnya ini buat bapak.

  6. Jangan tertipu dengwn penampilan pengemis… Mengemis sudah merendahkan dirinya sendiri…lingkungannya dan bangsanya. Kampung pengemis sudah ada… Jangan sampe jadi bangsa pengemis… Malu ahh jadi pengemis… Hehehe

  7. kerja sbg pengemis? hasilnya mmg lumayan kok. ane perhatikan pengemis yg didepan swalayan itu sdh bertahun2 disitu masih ada. malah sekarang tambah gembrot. disinyalir dia sanggup memenuhi kebutuhan hidupnya bahkan mungkin bisa menyisihkan sebagian penghasilannya.

  8. susah memang menghadapi pengemis, sudah mentalnya seperti itu.
    di masukkan ke panti sosialuntuk diberi ketrampilan nggak mau, enakan ngemis katanya. kalau memang mau ngasih mending kepemulung.
    Dan lebih baik lagi membatu orang terdekat dulu, tapi bukan hanya memberi untuk di konsumsi tapi beri jalan agar dia bisa mandiri, bisa memberi peluang,modal, dll.Dan target diaadalah berhasil dan bisa membantu orang lainlagi.

  9. sekarang ini pengemis dan tukang parkir ilegal bukanlah seseorang yang miskin… mereka berpenghasilan bahkan 2 sampai 3 x lipat ketimbang kita… daripada engga iklas.. mending nyumbang di mesjid atau memberi kepada pemulung dan tukang loper koran… mereka lebih pantas diberi ketimbang pengemis tadi… IMHO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Trending Post

Latest Articles

Gerakan Literasi Nasional

Ayo Kita Dukung

Archives