RiderTua.com – Setelah berbulan-bulan jadi bahan rumor, masa depan Nicolo Bulega akhirnya mendapat kepastian. Pembalap Italia tersebut resmi akan naik ke MotoGP pada musim 2027 bersama Ducati dan Pertamina Enduro VR46 Racing Team.
Ada satu detail yang membuat langkah Bulega ke MotoGP 2027 terasa lebih istimewa. Ia bukan sekadar naik kelas ke kategori utama bersama Ducati, tetapi juga kembali ke tim yang jadi bagian penting dari awal kariernya.
▶Daftar Isi
Dominasi di WorldSBK Berbuah Tiket F1: Gigi Dall’Igna Resmi Promosikan Nicolo Bulega ke MotoGP 2027
Setelah berbulan-bulan hanya berstatus rumor, Bulega akhirnya resmi dikonfirmasi akan debut di MotoGP musim 2027 bersama Ducati dan VR46 Racing Team. Kepindahan tersebut sekaligus melengkapi susunan pembalap VR46, dengan Bulega akan dampingi Fermin Aldeguer.
Durasi kontraknya belum disebutkan secara spesifik dan pengumuman resmi sejauh ini hanya menyebut musim 2027. Namun, ada satu hal yang sudah pasti: perjalanan panjang Bulega menuju MotoGP akhirnya temukan jalannya.

Bukan Sekadar Naik Kelas
Bagi Bulega, bergabung dengan VR46 bukan seperti memasuki lingkungan baru. Justru sebaliknya, ia kembali ke tempat yang sudah dikenalnya sejak masih sangat muda.
Bulega jalani debut di Kejuaraan Dunia Moto3 bersama VR46 pada 2015. Ia kemudian membela tim tersebut hingga 2018 di kelas junior, sebelum kembali memperkuat VR46 di Moto2 pada 2019.
Karena itulah, kepindahan ini memiliki nuansa seperti sebuah kepulangan. Setelah melewati perjalanan yang cukup panjang dan ngambil jalur berbeda, Bulega akhirnya kembali bersama VR46, kali ini untuk ngejalanin tantangan terbesar dalam kariernya.
Bulega sebut nembus MotoGP sebagai sebuah mimpi. Kesempatan tersebut terasa semakin spesial karena mimpi itu diwujudkan bersama VR46 Racing Team.
“Saya menempuh jalan yang berbeda dan butuh waktu cukup lama, namun saya berhasil mencapai tujuan saya.” Dall’Igna: “Ini adalah saat yang tepat untuk mengambil tantangan ini,” ujarnya..
Jalannya Memang Berbeda
Menariknya, perjalanan menuju MotoGP tak berlangsung seperti yang mungkin dibayangkan sejak awal. Bulega memang jadikan MotoGP sebagai tujuan kariernya, tetapi perjalanannya justru membawa dirinya ke Kejuaraan Dunia SBK.
Di sana, karier Bulega berkembang hingga mencapai hasil yang bahkan melampaui ekspektasinya sendiri. Performa tersebut akhirnya membuka jalan baginya untuk ngambil langkah menuju kategori utama.
Bulega ngaku bangga dan senang karena tujuan yang sudah dikejarnya sejak awal akhirnya tercapai. Memang membutuhkan waktu lebih lama dan melalui jalur yang berbeda, tetapi pengalaman tersebut kini jadi bagian dari cerita menuju MotoGP.
Meski begitu, ia tak ingin langsung memasang target besar. Bulega memilih fokus jalani balapan demi balapan, terutama pada awal perjalanannya di MotoGP, sambil berusaha memberikan performa terbaik.
Kesempatan tersebut juga tak datang sendirian. Bulega memberikan apresiasi kepada VR46 Racing Team, Ducati Corse, dan Aruba yang telah membantu mewujudkan kesempatan untuk naik ke MotoGP.

VR46 Menyambut Anak Lama
Sementara itu, Direktur Tim Alessio ‘Uccio’ Salucci punya alasan kuat untuk sambut Bulega dengan perasaan berbeda. VR46 sudah mengenal pembalap tersebut sejak kecil. Mereka memulai perjalanan bersama, melewati berbagai tahap perkembangan karier, sekaligus meraih sejumlah hasil besar.
Kini, Uccio melihat Bulega sebagai pembalap yang sudah berkembang jauh. Menurutnya, VR46 dan Bulega sama-sama ngalami perkembangan pesat, sementara Bulega sendiri telah membuktikan bakat besarnya melalui dominasinya di SBK.
Karena itu, Uccio menilai Bulega datang ke MotoGP dengan tingkat kedewasaan dan kesadaran yang tinggi. VR46 pun siap memberikan dukungan maksimal, bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga secara manusiawi.
Dukungan tersebut akan dijalankan bersama Ducati demi membantu Bulega hadapi babak baru dalam kariernya.
Ducati Juga Melihat Potensinya
Di sisi Ducati, General Manager Ducati Corse Gigi Dall’Igna juga sambut positif kesepakatan baru dengan Bulega. Dall’Igna melihat Bulega sebagai pembalap berbakat yang berkembang secara konsisten. Ia juga menilai Bulega mampu menerjemahkan karakter motor Ducati dengan maksimal hingga mencapai tingkat daya saing yang sangat tinggi.
Perjalanan Bulega saat ini dianggap sangat solid dari sisi hasil, sementara masa depannya juga dinilai menjanjikan. Karena itu, Ducati melihat momen ini sebagai waktu yang tepat bagi Bulega untuk mengambil tantangan baru di MotoGP.
Pertamina Enduro VR46 Racing Team juga dianggap sebagai lingkungan yang ideal untuk membantu proses adaptasinya. Tim tersebut dinilai mampu sediakan perlengkapan yang dibutuhkan Bulega ketika memasuki kategori utama.
Namun, ada satu hal yang belum berubah. Fokus Bulega untuk saat ini tetap berada di Kejuaraan Dunia SBK karena perjuangan merebut gelar juara dunia masih jadi prioritas.
Dall’Igna juga memberikan apresiasi kepada Aruba.it Racing-Ducati Team yang jadi pihak pertama yang percaya kepada Bulega dan bekerja keras membimbingnya hingga siap ngambil langkah berikutnya.

Pengalaman SBK Bisa Jadi Modal
Tak hanya hubungan lama dengan VR46 yang jadi modal Bulega. Team Manager Pablo Nieto juga melihat pengalaman yang sudah dikumpulkannya di SBK sebagai bagian penting dari persiapan menuju MotoGP.
Menurut Nieto, VR46 kini telah melengkapi susunan pembalap musim depan dengan sosok yang memiliki bakat dan determinasi besar. Bulega dianggap layak berada di MotoGP setelah mampu mendominasi kejuaraan SBK, meski perjalanan menuju titik tersebut tak selalu mudah.
“Kami melengkapi susunan pembalap untuk tahun depan dengan kehadiran Nicolò Bulega, seorang pembalap yang telah menunjukkan bakat dan tekad luar biasa. Perjalanannya tidak selalu mudah, namun ia kini mendominasi kejuaraan SBK; ia telah membuktikan bahwa dirinya layak mendapatkan tempat di MotoGP,” kata manajer tim VR46, Pablo Nieto..
Selain itu, perubahan regulasi pada musim depan yang membuat semuanya dimulai dari nol dinilai bisa memberikan keuntungan tersendiri. Pengalaman Bulega gunakan ban SBK juga dipandang dapat membantu proses adaptasi. Begitu pula pengalamannya sebagai tester Ducati untuk motor baru Desmosedici GP.
Kombinasi pengalaman tersebut membuat VR46 memiliki kepercayaan tinggi terhadap kemampuan Bulega. Tim yakin ia bisa hadapi tantangan baru dan bertarung untuk ngejar target-target penting.

Pada akhirnya, kisah Bulega menuju MotoGP memiliki lingkaran yang menarik. Ia memulai perjalanan Kejuaraan Dunianya bersama VR46 di Moto3, melewati Moto2, kemudian menemukan perkembangan besar di SBK.
Kini, setelah menempuh jalan yang berbeda dari rencana awal, Bulega kembali ke VR46.
Bedanya, kali ini ia tak datang sebagai pembalap muda yang sedang cari jalan menuju kelas utama. Ia datang sebagai pembalap yang sudah melewati perjalanan panjang, membawa pengalaman SBK dan kesempatan baru bersama Ducati untuk memulai babak MotoGP pada 2027.












