RiderTua.com – Fermin Aldeguer mengalami crash di Assen yang membuatnya terpaksa absen dalam 3 seri karena menderita cedera tulang belakang. Tak diduga, rider Gresini Ducati itu langsung tampil impresif pada hari Jumat di MotoGP Aragon. Dia berhasil langsung lolos ke Q2 setelah mengamankan posisi ke-5 pada sesi pra kualifikasi Jumat sore. Dengan catatan waktu 1:45,895 menit rider berusia 21 tahun itu tertinggal 0,440 detik dari pembalap tercepat Marco Bezzecchi (Aprilia).
Yang lebih mengejutkan lagi, pada fase akhir sesi practice sore hari Aldeguer bahkan sempat berada di posisi pertama. Hal itu jelas membuat timnya sangat terkejut. “Saya benar-benar tidak menyangka bisa mendapatkan hasil seperti ini hari ini. Rasanya sangat nyaman sejak awal, seolah-olah tidak pernah cedera sebelumnya,” ujar rider asal Murcia Spanyol itu.
Fermin Aldeguer: Saya Nyaman Seolah Tidak Pernah Cedera Sebelumnya

Fermin Aldeguer menambahkan, “Jujur, saya terkejut dengan kondisi fisik saya. Tentu saja, masih harus menunggu dan melihat bagaimana kondisi saya besok. Saya langsung gas pol selama 6 atau 7 lap. Saya merasa nyaman, yang terpenting saya tidak merasakan sakit. Hanya sedikit rasa pegal pada otot yang memang biasa dirasakan saat mengendarai motor MotoGP. Ya, saya benar-benar terkejut.”
Meski tampil sangat cepat, Aldeguer tidak ingin terlalu cepat merasa puas. Dia sadar masih membutuhkan lebih banyak waktu di atas motor untuk memahami batas kemampuannya.
“Saya membutuhkan lebih banyak lap untuk memahami bagian mana yang masih bisa kami perbaiki. Saya belum tahu persis di mana batas kemampuannya. Saya butuh melahap lebih banyak lap dan data tambahan. Saya rasa, kami masih punya waktu untuk berkembang menjelang Q2 besok. Saya belum berhasil mencatatkan lap yang sempurna saat menggunakan ban baru. Tapi kami sudah mencapai target akhir pekan ini. Sekarang kami harus terus bekerja selangkah demi selangkah,” imbuhnya.

Terkait kondisi lintasan, Aldeguer mengatakan, “Ini adalah salah satu sirkuit di mana roda depan cenderung lebih mudah terkunci. Namun hari ini saya bisa mengendalikan semuanya dengan baik. Saya tidak tahu, apakah itu karena set-up motor atau karena saya mencoba melakukan pengereman lebih lambat secara bertahap. Saya benar-benar terkejut.”
Menariknya, ekspektasi Aldeguer sebelum menjalani FP1 jauh lebih rendah. Pada hari Kamis, targetnya sangat sederhana yakni kembali mengendarai motor, menyelesaikan beberapa lap, dan menemukan kembali ritme balap setelah lama absen.
“Pada hari Kamis, taergetnya hanyalah melahap beberapa lap di sini dan kembali menemukan ritme. Kini, menurut saya kami mungkin bisa bersaing untuk finis di posisi 5 besar. Oleh karena itu, sangat penting untuk menembus 6 besar dalam sesi kualifikasi besok. Setelah itu, kita lihat bagaimana posisi kami,” pungkas rider yang baru saja diumumkan secara resmi akan pindah ke tim VR46 Ducati mulai 2027 itu.












