RiderTua.com – Kehadiran All New Pajero beberapa hari lalu tentu menyita perhatian konsumen di seluruh dunia, jelas karena sudah dua dekade sejak modelnya tidak mendapat model baru. Tapi ini menimbulkan kekhawatiran soal Pajero Sport, mengingat modelnya dianggap sebagai ‘penerusnya.’
Pajero Sport Tetap Diandalkan di Segmennya
Mitsubishi sudah cukup berpengalaman dalam menjual mobil SUV di pasar global, baik modelnya berupa low, compact, sampai medium SUV. Soal SUV ladder frame, mereka punya Pajero Sport yang dijual di beberapa negara seperti Indonesia, dimana modelnya tetap menjadi andalannya sampai sekarang. Meski Pajero Sport masih kalah laris dari rival beratnya, Toyota Fortuner, model ini masih mencetak hasil penjualan yang cukup memuaskan.

Sebenarnya Pajero Sport merupakan versi lebih kompak dari Pajero, salah satu mobil SUV yang melegenda dalam beberapa tahun. Bagaimana tidak, model ini sudah dikenal sebagai mobil juara Dakar Rally hingga 12 kali, dan tidak mengherankan kalau mobil seperti Pajero menjadi incaran banyak orang di seluruh dunia. Sayangnya terakhir modelnya mendapat model generasi terbaru sekitar tahun 2006 silam.
Ternyata Mitsubishi sudah tahu kalau konsumennya masih setia dengan Pajero, dan inilah yang membuatnya menghadirkan model generasi terbarunya. Dari desainnya sudah sangat modern tapi tetap terlihat gagah, dan menariknya model ini masih memakai mesin berkapasitas serupa dengan Pajero Sport yang sekarang, yaitu 2.400 cc. Jelas ini menimbulkan pertanyaan soal nasib Pajero Sport nantinya begitu All New Pajero dijual di pasar.

Masih Dijual
Soal itu, Mitsubishi menjelaskan kalau kedua model ini bukan model yang sama meski sama-sama memakai nama Pajero, jadi ini bukan jadi alasan untuk menyetop penjualannya Pajero Sport. Malah mereka menegaskan Pajero Sport masih tetap dijual sampai kapanpun meski dengan dihadirkannya All New Pajero. Jelas karena selama permintaannya masih ada, menyetop penjualan SUV ladder frame-nya tersebut tidak bisa dilakukan begitu saja.
Sementara itu, All New Pajero sudah dipastikan untuk dijual di seluruh dunia, termasuk di Asia Tenggara, dengan Thailand yang kemungkinan kuat kebagian lebih dulu. Negara lainnya seperti Indonesia masih harus menunggu keputusan lebih lanjut dari pihak prinsipal, mengingat modelnya bukan model SUV biasa. Pajero didesain sebagai SUV tangguh di segala medan, beda dengan Pajero Sport yang lebih didesain sebagai mobil keluarga.

Nggak Saling Rebutan
Karena beda model, tentunya Pajero dan Pajero Sport nggak akan saling rebutan konsumen di pasar SUV. Terlebih mereka masih tetap memberikan penyegaran untuk SUV ladder frame tersebut kalau memungkinkan, sebab konsumen masih mencari mobil seperti ini. Terlebih dengan banyaknya rival di pasarnya, mereka harus tetap rajin meluncurkan penyegaran agar modelnya masih bisa bersaing.
Sebenarnya rival yang selalu membuntutinya yaitu Fortuner, walau ada juga model seperti Isuzu MU-X yang menjadi rival lainnya di segmennya. Namun Pajero Sport masih unggul jauh dari MU-X, tapi beda lagi kalau berhadapan dengan Fortuner, dimana selisihnya lumayan cukup jauh. Padahal Pajero Sport cukup populer di Indonesia, tapi modelnya kalah populer dari Fortuner yang cukup lama hadir disini.

Menyaingi model dari Toyota tersebut jelas bukan perkara mudah, apalagi dengan banyaknya model serupa yang dijual dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan merek asal China sudah mulai membawa model SUV bongsornya ke sini, contohnya GWM Tank 500 bermesin diesel. Kalau bermesin diesel, otomatis modelnya berhadapan dengan Fortuner dan Pajero Sport, tapi sepertinya ini belum cukup untuk menumbangkan dominasi kedua model tersebut.
Meski begitu, Mitsubishi masih punya model SUV lainnya selain Pajero Sport, dari Xpander Cross sampai Destinator. Mereka juga tetap memberikan varian baru untuk model yang sudah ada seperti merilis varian hybrid untuk Xforce beberapa bulan lalu, dan modelnya sudah disambut baik oleh konsumen di pasarnya. Sementara Destinator jadi andalan barunya di pasar SUV 7-seater.












