RiderTua.com – Dengan Ducati Desmosedici, Iker Lecuona berhasil finis di posisi ke-7 di MotoGP Hungaria akhir pekan lalu saat menjadi pembalap pengganti untuk Alex Marquez di tim Gresini. Berselang 5 hari kemudian, dia harus kembali berkompetisi di WSBK di Misano.
Di sesi FP1 Jumat pagi, target Lecuona adalah kembali membiasakan diri dengan Panigale V4R tunggangannya. Tapi dengan cepat dia berhasil menemukan feel-nya kembali. Dan di sesi Jumat sore, rider tim Aruba.it Ducati itu menjadi tercepat kedua di belakang rekan setimnya Nicolo Bulega. Lalu Lecuona menyelesaikan sesi FP3 Sabtu pagi di posisi ke-6, dan di Superpole dia mencatatkan waktu tercepat ke-2 terpaut 0,227 detik dari Bulega.
Iker Lecuona Finis ke-2: Setelah 6 Lap Saya Mulai Mengendur Saya Frustrasi Pada Diri Sendiri

Start dari posisi ke-2 di grid, Iker Lecuona memulai Race 1 pada Sabtu sore dengan sempurna. Dia mampu menyalip Nicolo Bulega yang start dari pole dan langsung memimpin balapan. Tapi setelah 6 lap dia harus menyerahkan kembali posisi terdepan kepada Bulega. Setelah itu Iker terus melambat, bahkan di pertengahan balapan gapnya dengan rider Italia itu menjadi nyaris 4 detik. Rider Spanyol itu juga sempat melebar yang membuatnya kehilangan waktu 1 detik.
Pada akhirnya Iker finis ke-2 tertinggal 6 detik dari Bulega, atau unggul lebuh dari 7 detik atas Yari Montella (Barni Ducati) yang finis ke-3. “Saya mencatatkan waktu 1:32,8 menit selama 3 atau 4 lap, bahkan saat itu Nicolo lebih cepat 0,2 detik dari saya. Setelah 6 lap, saya mulai mengendur. Dan disitulah semuanya berakhir,” ungkap Lecuona kecewa.

Lecuona melanjutkan, “Saya sadar, saya tidak bisa berbuat lebih banyak. Saya frustrasi dengan diri sendiri karena saya rasa sudah waktunya untuk mengambil langkah berikutnya. Saya gagal menemukan langkah terakhir itu agar bisa berada di level yang sama dengan Nicolo. Tentu saja saya harus terus bekerja keras. Kami bekerja sama dengan tim untuk menemukan sesuatu pada motor yang bisa membantu. Saya juga perlu meningkatkan kemampuan berkendara saya.”
Di area mana Bulega lebih cepat darinya? “Disini dia hanya sedikit lebih cepat di dua atau tiga tikungan. Saat ini, saya benar-benar tidak tahu apa yang harus saya lakukan secara berbeda di sana. Saya tahu area mana yang bermasalah, tetapi saya tidak punya gambaran apa yang harus saya lakukan untuk memperbaikinya. Tetapi hari ini juga merupakan hari, di mana saya tidak merasa cukup nyaman untuk gas pol hingga batas maksimal di setiap lap. Jadi saya lebih memilih untuk membalap secara konservatif. Saya hanya ingin menyelesaikan balapan, kembali finis di posisi ke-2, dan mencetak 20 poin,” jawab Lecuona.

Selama balapan 21 lap di sirkuit Marco Simoncelli, Lecuona harus terus mewaspadai Yari Montella yang kecepatannya tak bisa diremehkan dan terus mengejarnya. “Yari melakukan pekerjaan yang sangat baik hari ini, dan dia sangat bagus di sektor-sektor cepat. Setelah 6 lap, target saya adalah mempertahankan keunggulan atas dirinya,” pungkas Iker Lecuona yang bertahan di peringkat 2 dalam klasemen dengan perolehan 284 poin atau tertinggal 113 poin dari pemimpin klasemen Nicolo Bulega.






