Home Otomotif Penjualan Mobil Toyota Mulai Menurun Bulan April 2026, Kenapa?

    Penjualan Mobil Toyota Mulai Menurun Bulan April 2026, Kenapa?

    Penjualan Mobil terlaris Toyota Avanza
    Toyota Avanza

    RiderTua.com – Penjualan di pasar mobil global nggak semulus yang dikira, lho, bahkan merek ternama saja bisa ikut kena getahnya kalau kondisinya tidak begitu kondusif. Ini yang membuat hasil penjualannya menurun di sejumlah kawasan, termasuk di China.

    Daftar Isi

    Penjualan Mobilnya Menurun di China dan Timur Tengah

    Toyota masih menjadi merek otomotif nomor satu di pasar global, dan hasil penjualannya selama ini sudah membuktikannya. Bahkan mereka bisa mempertahankan posisi teratasnya dalam beberapa tahun terakhir dari kompetitornya seperti Volkswagen dan General Motors. Memang keduanya sudah menjadi lawan yang cukup tangguh, tapi penurunan penjualan yang dialami kedua merek ini memberikannya kesempatan untuk mempertahankan posisi teratasnya.

    Penjualan mobil hybrid Toyota Kijang Innova Zenix HEV Top Gear Philippines
    Toyota Kijang Innova Zenix HEV Top Gear Philippines

    Namun baru-baru ini Toyota mendapat masalah dari hasil penjualan yang didapatnya bulan lalu karena ada penurunan di sejumlah kawasan. Di China, penjualannya turun 3,1 persen dari penjualan bulan April 2025, dan hasilnya mereka hanya menjual 849.306 unit, itupun ini juga termasuk hasil dari Lexus. Padahal mereka biasanya bisa menjual lebih dari itu, terkadang bisa tembus 900 ribu unit tiap bulannya.

    Kalau dilihat, jelas penjualannya menurun di sana mengingat banyak merek lokal yang cukup agresif berjualan mobil. Belum lagi merek seperti BYD, Geely, sampai Chery yang menguasai pasarnya sampai sekarang dan sudah memimpin pasarnya dalam beberapa tahun terakhir. Karena mereka sudah tidak bisa dikalahkan oleh merek luar China lainnya, seakan mereka sudah nggak berkutik menghadapi ketiganya.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Mobil MPV terlaris Toyota Kijang Innova TAM
    Toyota Kijang Innova TAM

    Dominasi Makin Berkurang?

    Ternyata tidak hanya penjualannya di China yang menurun, di kawasan lainnya mereka juga mengalami hal serupa. Seperti di Timur Tengah, dimana hasilnya turun drastis hingga 33,7 persen dan di Amerika Serikat 4,6 persen, sementara secara keseluruhan penjualannya di luar Jepang menurun 7,5 persen. Sebenarnya penjualan di Jepang masih baik-baik saja, malah penjualannya naik drastis hingga 24,2 persen dari bulan April tahun lalu.

    Memang ini cukup mengkhawatirkan, sebab mereka masih memimpin pasar roda empat secara global, dan penurunan ini bakal mengancam posisi teratasnya kapan saja. Tapi bukan berarti hanya mereka yang mengalami penurunan penjualan, karena siapa tahu VW dan GM juga mengalami hal serupa. Tentunya ini diakibatkan oleh merek China yang semakin menjadi-jadi di pasar global, serta kondisi pasarnya secara keseluruhan.

    BYD M6 DM
    BYD M6 DM

    Lini Mobil Ramah Lingkungan Masih Terbatas

    Kalau dilihat, lini mobil ramah lingkungan Toyota masih sangat terbatas, baik itu mobil listrik atau plug-in hybrid (PHEV). Kebanyakan diantaranya dibanderol lumayan mahal, sementara merek China bisa menjualnya dengan harga lebih terjangkau, jadi nggak heran kalau mereka bisa menguasai pasar global dalam waktu singkat. Tapi ini berarti merek lainnya bakal semakin tersisih karena tidak punya model untuk menyaingi kompetitornya tersebut.

    Kondisi sebaliknya terjadi di Jepang, dimana mereka masih mendominasi pasarnya hingga sekarang. Karena ada perubahan kebijakan pajak lingkungan, membuat konsumen menunda membeli mobil dulu yang membuat penjualannya menurun, tapi ini hanya bertahan sementara saja. Setelah selesai, hasil yang didapatnya bisa dipulihkan seperti sebelumnya, bahkan bisa naik lebih dari 20 persen.

    Mobil baru Toyota bZ4X Motor1
    Toyota bZ4X Motor1

    Di Indonesia, Toyota masih menjadi merek otomotif nomor satu, dengan hasil penjualannya yang unggul jauh dari merek seperti Daihatsu hingga Mitsubishi. Namun belakangan ini merek China mulai bermunculan disini dan memasuki peringkat 10 besar, dan Jaecoo yang paling sering terlihat hingga bulan lalu. Penjualannya sebagian besar ditopang oleh J5 EV, yang menjadi mobil listrik terlaris.

    Toyota sebenarnya juga punya mobil listrik rakitan lokal, sih, tapi hanya bZ4X saja masih belum cukup kalau harganya lumayan mahal. Soal model PHEV, mereka pernah menjual RAV4 PHEV, tapi unitnya dijual dalam jumlah terbatas. Mungkin mereka belum mau membawa model PHEV lainnya ke sini untuk sekarang, apalagi model BEV yang terbatas pada bZ4X dan Urban Cruiser EV.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini