RiderTua.com – Buat kamu yang baca RiderTua hari ini. Davide Tardozzi yakin bahwa Superbike musim ini sebenarnya sudah menjadi semacam tes bagi Pirelli untuk mempersiapkan ban MotoGP yang akan mulai digunakan tahun depan menggantikan ban Michelin.
“Saya yakin bahwa kemajuan yang terlihat dalam 1,5 tahun terakhir di Superbike terkait dengan pekerjaan yang dilakukan Pirelli untuk MotoGP,” ujar manajer tim Dicati Lenovo itu.
Davide Tardozzi: Pirelli Sudah Mulai Menyesuaikan dengan Kebutuhan MotoGP
Davide Tardozzi melihat langsung dari performa dan hasil balapan. “Dulu ban Pirelli selalu kehilangan performa menjelang akhir balapan. Tetapi sekarang tidak lagi terjadi. Ini karena mereka sudah mulai menyesuaikan dengan kebutuhan MotoGP,” imbuh bos asal Italia itu.

Selain perubahan pemasok ban dari Michelin ke Pirelli, kapasitas mesin MotoGP akan dikurangi dari 1000cc menjadi 850cc. “Walaupun kapasitas mesin berkurang, motor akan memiliki tenaga yang lebih besar dan bobot yang lebih ringan dibandingkan Superbike, sehingga akan memberi tekanan lebih besar pada ban. Pirelli tahu itu dan sudah mulai mengantisipasinya,” lanjut Tardozzi.
Soal performa ban Pirelli di WSBK, Tardozzi mengatakan, “Dalam beberapa balapan musim 2025, Toprak Razgatlioglu dan Nicolo Bulega 20 detik lebih cepat dari tahun sebelumnya. Ini bukan karena motor atau pembalap, tetapi karena ban.”

BTW, saat ini Tardozzi terutama Ducati sedang berada dalam tekanan karena mulai disaingi Aprilia. Pabrikan asal Noale itu memimpin klasemen konstruktor di MotoGP unggul 32 poin dari Ducati yang berada di peringkat 2. Selain itu, 2 pembalap tim pabrikan Aprilia yakni Marco Bezzecchi dan Jorge Martin menempati peringkat 1 dan 2 dalam klasemen pembalap. Sedangkan pembalap Ducati terbaik adalah Fabio Di Giannantonio yang berada di peringkat 4.








