RiderTua.com – Di pasar skutik premium Thailand, Zontes 150X dan Honda PCX160 menawarkan dua pendekatan yang sangat berbeda untuk rider urban modern. Keduanya sama-sama punya fitur lengkap dan desain premium, tetapi karakter berkendara serta filosofi produknya tidak benar-benar sama.
Secara konsep, 150X lebih fokus pada teknologi melimpah dan desain futuristis bergaya sporty agresif. Sementara PCX160 mengutamakan refinement, kenyamanan, dan kualitas berkendara matang khas maxi scooter premium Jepang.
▶Daftar Isi
Zontes 150X: Skutik Adventure Futuristis dengan Fitur Berlimpah

Zontes 150X memakai mesin 1 silinder 149,5cc SOHC 4-klep pendingin cairan yang menghasilkan tenaga 17,7 hp pada 8.700 rpm dan torsi 15,5 Nm pada 6.500 rpm. Karakter mesinnya cukup responsif dengan akselerasi bawah-menengah yang terasa aktif untuk penggunaan perkotaan.
Desain menjadi salah satu daya tarik terbesar. Zontes tampil sangat agresif dengan garis bodi tajam, windshield tinggi, dan aura matik bongsor futuristis yang berbeda dari skutik premium biasa.
Fitur yang ditawarkan sangat lengkap untuk kelas 150cc, seperti panel TFT display, keyless system, traction control, tire pressure monitoring (TPMS), hingga konektivitas smartphone.

Handling motor ini cukup lincah dengan feel front-end yang ringan. Keunggulan terbesar Zontes 150X ada pada value dan teknologi modern yang terasa sangat mewah di kelasnya.
Namun dibanding Honda, refinement mesin dan kualitas jangka panjangnya masih menjadi pertanyaan sebagian rider. Jaringan servis dan resale value di Thailand juga belum sekuat Honda. Harganya 74.800 baht atau sekitar Rp 40,9 jutaan.
Honda PCX160: Maxi Scooter Premium dengan Riding Feel Matang

Honda PCX160 memakai mesin 1 silinder 157cc SOHC 4-klep eSP+ pendingin cairan yang menghasilkan tenaga 15,8 hp pada 8.500 rpm dan torsi 14,7 Nm pada 6.500 rpm. Mesin ini terkenal sangat halus dan efisien untuk penggunaan harian maupun touring ringan.
Karakter riding PCX160 terasa smooth dan nyaman. Delivery tenaga linear membuat motor ini sangat santai dipakai commuting maupun cruising jarak menengah. Dari sisi desain, PCX160 tampilannya cenderung elegan dan premium dengan siluet maxi scooter khas Honda.
Handling motor ini stabil dan natural, posisi berkendara rileks dengan jok nyaman membuatnya sangat cocok untuk penggunaan harian di kota besar Thailand. Suspensi dan ergonomi dibuat fokus pada kenyamanan. Riding feel keseluruhannya terasa sangat refined dibanding banyak rival di kelas premium.

Fitur modern seperti Honda Smart Key, HSTC traction control, ABS, USB charger, dan panel instrumen layar TFT baru, membuat PCX160 tetap kompetitif walau di tipe paling murah masih LCD digital.
Keunggulan terbesar PCX160 ada pada refinement, reliability, dan kualitas berkendara yang sangat matang. Build quality terasa premium dengan mesin minim getaran dan biaya kepemilikan yang relatif aman.
Selain itu, jaringan servis Honda di Thailand sangat kuat dengan sparepart mudah ditemukan dan resale value yang stabil. Namun dibanding Zontes 150X, fitur dan pendekatan futuristisnya memang terasa tidak se-ekstrem rival China tersebut. Harga dikisaran 96.000 – 107.500 baht atau sekitar Rp 52,5 – 58,8 jutaan.
| Aspek | Zontes 150X | Honda PCX160 |
|---|---|---|
| Konsep | Skutik futuristis dengan fitur melimpah dan karakter sporty agresif | Maxi scooter premium dengan fokus kenyamanan dan refinement |
| Mesin | 1 silinder 149,5cc SOHC 4-katup pendingin cairan | 1 silinder 157cc SOHC 4-katup eSP+ pendingin cairan |
| Tenaga | 17,7 hp pada 8.700 rpm | 15,8 hp pada 8.500 rpm |
| Torsi | 15,5 Nm pada 6.500 rpm | 14,7 Nm pada 6.500 rpm |
| Fitur | TFT display, TPMS, konektivitas smartphone, traction control, keyless | Honda Smart Key, HSTC, ABS, USB charger, TFT display terbaru |
| Keunggulan | Value tinggi dan fitur sangat lengkap | Refinement, reliability, dan riding feel matang |
| Kekurangan | Resale value dan jaringan servis belum sekuat Honda | Fitur futuristis tidak sebanyak rival China |
| Harga | 74.800 baht (sekitar Rp 40,9 jutaan) | 96.000 – 107.500 baht (sekitar Rp 52,5 – 58,8 jutaan) |







