Home MotoGP Inilah Percakapan Antara Marc Marquez dan Pecco Bagnaia Usai Menjalani FP1 di...

    Inilah Percakapan Antara Marc Marquez dan Pecco Bagnaia Usai Menjalani FP1 di Silverstone

    Pecco Bagnaia - Marc Marquez
    Pecco Bagnaia - Marc Marquez

    RiderTua.com – Marc Marquez dan Pecco Bagnaia mengalami banyak kesulitan untuk menunjukkan performa terbaiknya pada balapan akhir pekan di Silverstone. Dengan mencatatkan waktu 1:59,180 menit pada sesi FP1 Jumat pagi, Marquez hanya menempati posisi ke-6. Sementara Pecco membukukan 1:59,646 menit dan hanya berada di posisi ke-10.

    Setelah menjalani sesi pertama, Pecco dan Marc langsung berdiskusi dengan para teknisi terkait kondisi motor mereka.

    Inilah Percakapan Antara Marc Marquez dan Pecco Bagnaia Usai Menjalani FP1 di Silverstone

    Dan inilah percakapan antara Marquez dan Bagnaia di garasi Ducati.

    Pecco: Apakah bagian depan motor terasa bagus?

    Marc: Gripnya kurang. Kamu tidak bisa membalap secara agresif di setiap lap.

    Pecco: Trek ini memang berat.

    Marc: Saya mengerti maksudmu.

    Pecco: Ketika kamu merasakan sakit di bagian bawah tubuh, situasinya lebih mudah. Tetapi ketika rasa sakitnya berada di bagian atas tubuh, hal-hal kecil akan selalu membatasi kemampuanmu.

    Pecco Bagnaia - Marc Marquez
    Pecco Bagnaia – Marc Marquez

    Soal kesulitannya di Silverstone Marc Marquez menjelaskan, “Saya menyadari bahwa di beberapa bagian lintasan, saya bisa melaju sangat cepat. Tetapi ketika saya mencoba menirunya serta mengikuti caranya, hasilnya justru semakin buruk karena saya memaksakan diri dan kehilangan lebih banyak waktu. Ini berkaitan dengan karakter seorang pembalap.”

    “Maksud saya, pada usia 33 tahun saya masih bisa sedikit beradaptasi. Tetapi cara saya mengendarai motor adalah gaya balap saya sendiri. Sebagai contoh, tahun lalu saya kesulitan di titik-titik yang sama seperti tahun ini, tetapi saya mampu memangkas waktu saat melakukan perubahan arah. Tahun ini tidak demikian. Tahun ini saya kuat di titik yang sama itu, namun di area tempat saya kuat tahun lalu, saya justru sedikit lebih lambat. Dan kita tahu apa penyebabnya,” imbuh juara dunia 9 kali itu.

    Saat sesi kualifikasi, Marquez gagal memperbaiki catatan waktunya karena ada yellow flag akibat salah satu motor Aprilia kehilangan winglet. Pada akhirnya dia hanya mengamankan posisi ke-6 di grid start, sedangkan Pecco ke-16. “Saat sedang melaju di trek, saya melihat lampu kuning. Tapi ketika masuk ke pit, saya melihat ternyata lampunya tidak berwarna kuning. Sayang sekali. Karena saat saya melambat, saya melihat lampu itu lagi di lap berikutnya. Saya melihat lampu menyala,” ujar pememang 102 balapan di semua kelas balap itu.

    Marc Marquez - Pecco Bagnaia 2026
    Marc Marquez – Pecco Bagnaia 2026

    Dalam sprint race hari Sabtu, Marquez finis di posisi ke-9 dan Bagnaia ke-17. “Mustahil untuk membalap dalam kondisi seperti ini. Rasanya seperti menggunakan ban untuk wet race. Saya belum pernah merasakan hal seperti itu sebelumnya. Saya tidak bisa mengatakan bagaimana cara memperbaikinya, karena saya sendiri tidak tahu. Saya melihat Fabio Di Giannantonio mengalami masalah yang kurang lebih sama. Alex Marquez adalah satu-satunya pembalap Ducati yang tidak mengalaminya,” tegas rider berusia 33 tahun itu.

    Dalam race utama hari Minggu, Pecco Bagnaia DNF karena crash. “Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Mungkin ada sesuatu yang dilempar seseorang ke lintasan. Ini benar-benar tidak masuk akal,” ujar Pecco kesal saat pertama kali tiba di garasi usai terjatuh.

    Marc Marquez - Pecco Bagnaia
    Marc Marquez – Pecco Bagnaia

    Di sisi lain, Marquez finis di posisi ke-7 dalam race 20 lap tersebut. “Performa ban lebih baik hari ini. Secara fisik, kondisi saya tidak prima. Dibandingkan saat sesi latihan, saya kehilangan grip di bagian depan di tikungan 1 dan tikungan 9,” pungkasnya.

    Setelah menjalani 12 seri musim 2026, Marc Marquez berada di peringkat 4 dengan perolehan 200 poin atau terpaut 40 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin (Aprilia). Pecco bertahan di peringkat 8 dengan mengumpulkan 143 poin.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini