Home Otomotif BAIC Impor CBU T1 Dulu, Model Rakitan Lokal Menyusul

    BAIC Impor CBU T1 Dulu, Model Rakitan Lokal Menyusul

    BAIC T1 Arcfox
    BAIC T1

    RiderTua.com – Kesuksesan peluncuran T1 tidak membuatnya puas diri dulu, karena mereka masih harus menyiapkan tempat produksinya. Jadi untuk sekarang mereka mendatangkan unitnya dari luar negeri sebelum perakitan lokalnya dimulai.

    Daftar Isi

    T1 Bakal Dirakit Lokal Mulai Tahun Depan

    Sebelum T1, BAIC memang hanya berjualan mobil SUV saja di Indonesia, tapi semua model yang dirilisnya sudah diterima dengan baik. Tapi hanya menjual satu jenis mobil saja masih belum cukup untuk menghadapi ketatnya persaingan di pasar roda empat. Terlebih setelah melihat bagaimana kompetitor senegaranya sukses meluncurkan hatchback listrik di pasarnya dalam beberapa bulan terakhir.

    BAIC T1 Arcfox
    BAIC Arcfox T1

    Inilah yang membuatnya menghadirkan T1, salah satu produk dari sub-brand Arcfox yang diandalkannya di kampung halamannya. Dari desainnya terlihat begitu menarik, karena tidak seperti hatchback kebanyakan yang mengusung desain retro-modern, T1 lebih mengarah ke desain crossover. Ini mungkin membuat sejumlah orang meniranya sebagai mobil SUV, walau sebenarnya berupa model hatchback sekelas dengan GAC Aion UT yang sudah dijual duluan disini.

    Seharusnya mobil baru seperti T1 sudah bisa dirakit lokal begitu modelnya diluncurkan sekitar akhir Juli lalu. Tapi BAIC baru bisa melakukannya sekitar awal tahun 2027, dan mungkin ini terdengar tidak biasa mengingat mereka sudah merakit sejumlah SUV-nya di Indonesia. Walau jelas T1 masih terbilang baru, jadi mereka nggak bisa terburu-buru merakitnya kalau tempat produksinya masih disiapkan.

    BAIC T1 Arcfox
    BAIC T1

    Dirakit di Pabriknya Handal

    Seperti model-model sebelumnya, BAIC bakal memakai fasilitas perakitan milik Handal Indonesia Motor. Tiga model sebelumnya, yaitu BJ30 HEV, BJ40 Plus, dan X55-II, juga sudah diproduksi disini, tapi saat itu modelnya langsung diproduksi begitu modelnya dihadirkan di pasar masing-masing. Mungkin saja ini karena jenis mobilnya yang cukup berbeda dari ketiga model yang dihadirkan sebelumnya, apalagi ini pertama kalinya mereka merakit mobil BEV.

    Memang dalam beberapa tahun terakhir Handal terus merakit banyak mobil dari merek otomotif asal China, tapi itu bukan menjadi masalah baginya sampai sejauh ini. Selain BAIC, mereka juga menangani produksi mobilnya Chery dan merek di bawah naungannya seperti Jetour. Nampaknya masih ada banyak ruang yang bisa diisi lebih banyak model untuk dirakit lokal di Indonesia agar nggak perlu mengimpornya lagi.

    BAIC T1 Indonesia
    BAIC T1

    Harga Lebih Murah?

    Selain tidak perlu mengimpor CBU dari luar negeri, keuntungan lainnya dari produksi lokal mobilnya ini yaitu harga jualnya lebih terjangkau. Meski tidak merinci berapa banyak komponen lokal atau TKDN yang akan dimiliki T1 nantinya, mereka memprediksi harganya bakal turun menjadi Rp 350 jutaan. Sebagai perbandingan, harga T1 saat ini dipatok Rp 370 jutaan, jadi selisihnya hanya mencapai Rp 20 juta saja.

    Meski dengan selisih harga yang begitu tipis, setidaknya T1 tidak lagi diimpor dari luar negeri begitu produksinya dimulai. Dengan begitu, tidak hanya mereka bisa mematok harga lebih murah, modelnya juga bisa dikirim ke konsumen lebih cepat dari biasanya, dan ini juga bisa membantu penjualannya. Untuk sekarang, jadwal dimulainya produksi T1 belum diumumkan, tapi mereka akan memberi info lebih lanjut kalau sudah selesai menyiapkan tempat produksinya.

    BAIC T1 Arcfox
    BAIC T1

    T1 bisa dikatakan sebagai hatchback yang tampil beda dari model sekelasnya di Indonesia, karena modelnya mengusung desain crossover. Inilah yang menjadi salah satu daya tariknya di segmen hatchback BEV, meski modelnya harus menghadapi banyak kompetitor. Seperti Chery Q dan Honda Super One yang juga dirilis di nyaris bersamaan dengan T1, walau rival sepadannya lebih mengarah ke model seperti Aion UT dan Wuling Binguo EV karena dimensinya yang lebih besar.

    Mereka tahu melawan kompetitor seperti keduanya cukup berat karena mereka sudah punya banyak konsumen di segmen hatchback BEV. Namun karena mereka sudah punya T1, mereka bisa lebih pede untuk melawan balik dominasi merek senegaranya. Walau produksinya baru bisa dimulai sekitar awal tahun depan, setidaknya T1 bisa ikut dirakit lokal bersama tiga SUV lainnya.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini