MotoGP Inggris 2026: Cristian Gabarrini Absen Dampingi Pecco Bagnaia, Ducati Andalkan Lorenzo Goglia
RiderTua.com – MotoGP Inggris 2026 menghadirkan situasi yang cukup berbeda di garasi Ducati Lenovo. Francesco “Pecco” Bagnaia tetap turun memburu hasil terbaik di Silverstone, tetapi kali ini ia harus melakukannya tanpa sosok yang selama ini jadi orang kepercayaannya di sisi garasi, Cristian Gabarrini. Kondisi tersebut memaksa Ducati melakukan penyesuaian mendadak demi memastikan jalannya akhir pekan balap tetap berlangsung normal.
βΆDaftar Isi
Jelang Perpisahan Akhir Musim, Pecco Bagnaia Harus Balapan Tanpa Cristian Gabarrini di Silverstone
Absennya Gabarrini bukan disebabkan perubahan struktur tim ataupun keputusan teknis, melainkan karena cedera kaki yang dialaminya setelah alami kecelakaan pada masa jeda musim panas. Cedera tersebut membuat kepala kru Bagnaia itu tak diizinkan melakukan perjalanan jauh menuju Silverstone sehingga hanya bisa mengikuti seluruh rangkaian balapan dari rumah.

Ducati Bergerak Cepat Isi Kekosongan di Garasi Bagnaia
Menghadapi situasi tersebut, Ducati Corse langsung siapkan solusi internal. Posisi Gabarrini untuk sementara diisi oleh Lorenzo Goglia, sosok yang menjabat sebagai Head of Development and Strategy Ducati Corse.
Kehadiran Goglia di sisi Bagnaia jadi langkah antisipasi agar seluruh pekerjaan di garasi tetap berjalan sebagaimana mestinya selama akhir pekan MotoGP Inggris. Dengan begitu, tim berharap absennya Gabarrini tak sampai ganggu proses kerja maupun pengembangan setelan motor sepanjang sesi latihan, kualifikasi hingga balapan.
Bagi Bagnaia sendiri, situasi ini tentu jadi tantangan tersendiri. Selama bertahun-tahun, Gabarrini dikenal sebagai figur penting yang dampingi sang pembalap dalam mengambil berbagai keputusan teknis di setiap akhir pekan balapan. Karena itulah, kehadiran pengganti sementara jadi bagian penting agar koordinasi di dalam garasi tetap terjaga.
Cedera Saat Libur Musim Panas
Cedera yang dialami Gabarrini terjadi pada masa libur musim panas MotoGP. Insiden tersebut mengakibatkan cedera pada kaki sehingga kondisinya belum memungkinkan untuk melakukan perjalanan menuju Inggris.
Akibatnya, Silverstone menjadi seri yang harus dijalani Bagnaia tanpa didampingi langsung oleh kepala kru yang selama ini selalu berada di sampingnya. Meski demikian, Ducati telah siapin mekanisme internal agar seluruh pekerjaan teknis tetap berjalan sesuai rencana selama pekan balap.
Langkah tersebut menunjukkan bagaimana Ducati berusaha ngejaga stabilitas kerja tim meskipun salah satu personel kunci tak bisa hadir secara langsung di sirkuit.

Kebersamaan Bagnaia dan Gabarrini Memang Segera Berakhir
Menariknya, absennya Gabarrini kali ini terjadi di tengah kabar besar mengenai masa depan keduanya. Selain persoalan cedera jangka pendek, kerja sama Bagnaia dan Gabarrini memang sudah dipastikan akan berakhir setelah musim 2026 usai.
Pecco Bagnaia telah resmi menandatangani kontrak untuk bergabung dengan Aprilia Racing mulai musim depan. Namun, Gabarrini memilih tetap bertahan bersama Ducati dan tak mengikuti pembalap asal Italia tersebut ke tim barunya.
Keputusan itu sekaligus mengakhiri kolaborasi yang selama ini jadi salah satu duet paling dikenal di garasi Ducati Lenovo.

Perubahan Besar Menanti Musim Depan
Perpisahan tersebut juga membawa perubahan pada susunan teknis kedua tim…Β Di Ducati, Gabarrini diproyeksikan jadi kepala kru baru bagi Pedro Acosta. Sementara itu, ketika bergabung dengan Aprilia Racing musim depan, Bagnaia akan didampingi secara permanen oleh Daniele Romagnoli, yang saat ini masih jalankan tugas sebagai kepala kru Jorge Martin.
Dengan demikian, MotoGP Inggris bukan hanya menghadirkan cerita tentang absennya seorang kepala kru akibat cedera. Seri di Silverstone juga jadi pengingat bahwa kerja sama panjang antara Bagnaia dan Gabarrini kini benar-benar memasuki babak akhir.
Meski untuk sementara mereka harus terpisah karena kondisi fisik Gabarrini, musim depan keduanya memang akan menempuh jalan berbeda. Bagnaia memulai tantangan baru bersama Aprilia Racing, sedangkan Gabarrini tetap melanjutkan kiprahnya di Ducati dengan peran baru yang telah menanti.
“Meskipun direncanakan dengan baik… Apakah ini akan membuat performanya kurang bagus di paruh kedua musim 2026 ini?”













