RiderTua.com – Tahun depan Jorge Martin akan pindah ke tim pabrikan Yamaha bersama Ai Ogura. Yamaha telah memilih David Munoz untuk mendampingi masa transisi Martin. Tugas Munoz adalah membantu juara dunia MotoGP 2024 itu beradaptasi secepat mungkin dengan M1. Martin akan membawa orang kepercayaannya David ‘Malaguita’ Galacho, yang sebelumnya juga dibawanya dari Pramac ke Aprilia.
Munoz yang saat ini menjadi kepala kru Alex Rins, bergabung dengan tim pabrikan Yamaha pada 2020 setelah dipilih secara pribadi oleh Valentino Rossi. Sementara Ogura akan mewarisi Diego Gubellini, yang saat ini menjadi kepala kru Fabio Quartararo.
Jorge Martin akan Didampingi Mantan Kepala Kru Valentino Rossi di Tim Pabrikan Yamaha

Jorge Martin menjalani debutnya di MotoGP pada 2021 di tim Pramac Ducati hingga meraih gelar dunia pada 2024. Dengan menyandang status sebagai juara bertahan, Martinator membawa No. 1 ke tim pabrikan Aprilia. Saat itu rider asal Madrid Spanyol itu marah setelah kena PHP Ducati. Dia gagal menjadi rekan setim Pecco Bagnaia karena kalah saing dengan sang juara dunia 9 kali Marc Marquez untuk mendapatkan tempat di tim pabrikan.
Dan setelah 2 tahun di tim yang dipimpin Massimo Rivola, Martin yang sejak awal musim lalu sudah ‘kebelet’ meninggalkan pabrikan asal Noale Italia itu, akhirnya berlabuh ke tim pabrikan Yamaha. Meski pabrikan yang bermarkas di Iwata Jepang itu sedang dilanda masa paceklik, namun dia tidak gentar menghadapinya. Rider berusia 27 tahun itu yakin bahwa keputusannya pindah ke Yamaha adalah keputusan yang tepat. Dia meninggalkan RS-GP yang notabene merupakan satu-satunya motor yang mampu mengimbangi dominasi Ducati saat ini, untuk menunggangi M1 yang saat ini menjadi motor paling ‘lemot’ di grid.
Sementara itu Ai Ogura baru menjalani debutnya di MotoGP pada 2025 setelah meraih gelar dunia Moto2 pada 2024. Dia mengambil keputusan berani dengan menolak tawaran Honda, padahal dia adalah ‘produk’ hasil didikan Honda. Rider berusia 25 tahun itu memilih Aprilia RS-GP yang jauh lebih kompetitif dibandingkan Honda RC213V, dengan bergabung dengan tim satelit Trackhouse. Saat ini dia menempati peringkat 2 dalam klasemen hanya tertinggal 14 poin dari calon rekan setimnya Martin.

Sama seperti Martin, keputusan Ogura meninggalkan RS-GP juga banyak dipertanyakan. Bahkan ada salah satu pengamat yang mengklaim bahwa keputusan rider Jepang itu pindah ke Yamaha semata-mata hanya didasari karena uang.
BTW, perubahan line-up pembalap untuk 2027, otomatis juga memicu perombakan teknis di paddock. Pedro Acosta yang tahun depan pindah ke tim pabrikan Ducati Lenovo diperkirakan akan mewarisi kepala kru Pecco Bagnaia yakni Cristian Gabarrini.
Fermin Aldeguer yang pindah ke tim VR46 akan didampingi kepala kru Massimo Branchini, yang saat ini menjadi kepala kru Fabio Di Giannantonio. Sementara itu, Nicolo Bulega diperkirakan akan dipasangkan dengan Matteo Flamigni, mantan anggota tim teknis Rossi yang kini bekerja dengan Franco Morbidelli.

Di tim Gresini, Joan Mir akan kembali bekerja sama dengan Frankie Carchedi, kepala kru yang membawanya memenangkan gelar dunia MotoGP pada 2020 bersama Suzuki. Dan Daniel Holgado akan bekerja sama dengan Donatello Giovanotti, yang saat ini mendampingi Alex Marquez.
Untuk pembalap lainnya sejauh ini masih belum ada bocoran. Kita tunggu up-date selanjutnya.












