RiderTua.com – Sebelumnya X9 ditarik di kampung halamannya setelah ditemukan masalah serius pada suspensi udaranya. Namun kini recall-nya menyebar ke seluruh dunia, dan jelas ini berarti Indonesia juga bakal kena dampaknya mengingat modelnya juga dijual disini.
Suspensi Udara X9 Berpotensi Terbakar?
XPeng X9 menjadi model yang cukup menarik di segmen MPV mewah karena menawarkan sejumlah keunggulan dari fitur yang dimilikinya. Tentu tidak mengherankan kenapa mobil seperti X9 bisa cukup laris selama ini, bahkan penjualannya melebihi G6 yang lebih dulu dirakit lokal. Meskipun begitu, mereka tetap menjamin modelnya punya kualitas terbaik walau dibanderol lebih dari Rp 1 miliar.

Sementara itu di China, XPeng X9 diketahui punya masalah serius pada sistem suspensi udara atau air suspension-nya yang bisa rusak akibat suhu panas. Nyatanya masalah tersebut cukup serius dari yang dibayangkan, karena kalau suspensinya rusak, bagian depan mobil bisa ambles dan membuat kendaraan tidak bisa digunakan. Ini cukup merepotkan bagi pengguna yang memakai mobil sebagai kendaraan sehari-hari.
Masalah tersebut muncul akibat mobil diparkir di suhu panas yang cukup ekstrem, dan ini bisa menjadi masalah serius kalau tidak ditangani karena menganggu kenyamanan penggunanya. Apalagi mengingat XPeng X9 sudah dijual di pasar global, dengan negara seperti Indonesia yang punya iklim tropis. Tentu ini membuat suspensi udaranya semakin rentan mengalami kerusakan serius akibat suhu panas tersebut.

Rakitan Lokal
Akibat masalah ini, XPeng harus menarik hingga 33 ribu unit X9 di kampung halamannya, dan ini belum termasuk unit yang ditarik di seluruh dunia. Seharusnya kalau penarikannya sudah berskala global, Indonesia juga masuk ke dalam daftar mengingat modelnya sudah dijual disini. Tapi mereka masih menunggu arahan lebih lanjut karena model yang dijual berupa model rakitan lokal.
X9 sebenarnya dirakit belakangan setelah XPeng merakit lokal G6, padahal kalau melihat dari angka penjualannya, keduanya cukup berbeda. Dimana G6 tidak selaris X9 yang bisa terjual ratusan unit per bulannya, tapi ini tidak membuatnya merakit G6 duluan ketimbang X9. Tentunya ini menjadi keunggulannya dalam merakit lokal mobilnya, karena mereka bisa saja menghindari recall mobil yang terjadi baru-baru ini mengingat modelnya masih diimpor dari China.

Model CBU dan Produksi Lokal
Walau begitu, XPeng masih ingin memastikan apakah X9 di Indonesia masih harus ditarik akibat masalah suspensi udaranya tersebut. Kalaupun ada unit yang berpotensi punya masalah ini, setidaknya mereka bisa langsung menanganinya sebelum semakin menyebar ke model X9 lainnya. Melihat dari performa penjualan X9, sepertinya unit yang terdampak di Indonesia jumlahnya cukup sedikit karena baru dijual di pasarnya di tahun 2025.
Sejauh ini mereka masih terus memantau perkembangan di luar negeri soal potensi recall global yang bisa sampai ke sini. Sementara itu, X9 sudah mendapat model facelift sejak beberapa bulan lalu dan mendapat sambutan baik dari konsumen di pasarnya karena mengusung desain lebih modern. Inilah yang membuatnya menjadi andalan barunya setelah dirilis, dan facelift-nya ini diharapkan bisa meningkatkan penjualannya lebih jauh lagi dari tahun lalu.

Tentunya model facelift ini sudah dirakit lokal, dan karena diproduksi sejak tahun ini unitnya tidak ikut terdampak recall yang terjadi di luar negeri. Untuk model lamanya masih harus menunggu informasi lebih lanjut, dan untuk sekarang XPeng masih harus berjaga-jaga kalau sewaktu-waktu mobil MPV mewahnya ini harus ditarik. Dengan begitu, mereka bisa langsung menangani unitnya begitu recall dimulai disini dan bisa ditangani lebih cepat.
Mungkin untuk sekarang mereka masih harus fokus berjualan mobilnya di Indonesia, karena kini mereka punya tiga model yang dijual. Salah satunya L03 yang menjadi primadona baru di pasar SUV mewah dengan desain yang begitu stylish nan modern, serta dilengkapi dengan berbagai keunggulan lainnya seperti kelengkapan fiturnya. Sehingga inilah yang menjadi andalan barunya ketika mereka merilisnya di GIIAS 2026.












