Home Otomotif Penjualan Toyota Tembus 22 Ribu Unit, BYD Masuk Lima Besar!

    Penjualan Toyota Tembus 22 Ribu Unit, BYD Masuk Lima Besar!

    Penjualan Mobil MPV terlaris Toyota Kijang Innova TAM
    Toyota Kijang Innova TAM

    RiderTua.com – Sekali lagi merek asal Jepang masih mendominasi pasar mobil di Indonesia hingga bulan lalu. Namun dengan BYD yang memulihkan penjualannya dan Jaecoo serta Geely yang mencetak hasil cukup memuaskan, jelas mereka nggak boleh lengah begitu saja.

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua
    Daftar Isi

    Penjualannya Masih Ungguli Merek Jepang Hingga China

    Toyota sukses menjual 22.809 unit secara wholesales selama bulan Juni lalu, sementara penjualan retail-nya tembus 21.122 unit. Hasil ini masih membawanya sebagai merek mobil terlaris di Indonesia hingga bulan lalu, dan secara keseluruhan masih memimpin pasar roda empat sepanjang semester pertama tahun 2026. Ini sudah menjadi hasil yang bagus, meski mereka dikeroyok oleh banyak kompetitor tangguh di pasarnya, apalagi merek asal China yang semakin menjadi-jadi.

    Toyota Avanza Astra Motor
    Toyota Avanza Astra Motor

    Di bawah Toyota ada Daihatsu yang menjual 14.125 unit mobil secara wholesales, dan kalau membandingkannya dengan penjualan yang didapat oleh perusahaan induknya, memang selisihnya cukup besar. Tapi setidaknya Daihatsu bisa mencetak hasil yang memuaskan dari lini mobil entry level yang dijualnya di Indonesia. Apalagi mobil niaga Gran Max tetap menjadi salah satu penyumbang utama penjualannya, terutama model pikap yang diunggulkan di segmennya sampai sekarang.

    Suzuki menempati posisi ketiga dengan 6.057 unit terjual, itupun selisihnya dengan Daihatsu cukup jauh, yaitu 8.068 unit. Setidaknya mereka masih terbantu oleh penjualan model seperti pikap Carry hingga lini mobil SUV-nya, dari Fronx, XL7, sampai Grand Vitara. Model seperti Ertiga entah mengapa sangat sulit ditingkatkan penjualannya meski sudah beberapa bulan berlalu sejak mereka melakukan penyesuaian penjualan.

    Penjualan mobil baru BYD Atto 1
    BYD Atto 1

    Makin Laris

    Entah dari mana BYD muncul, karena sebelumnya mereka hanya menjual sekitar ratusan unit saja sepanjang Mei lalu, tiba-tiba saja mereka menjual 5.264 unit mobil dalam sebulan. Ini karena penjualan Atto 1 yang kembali pulih setelah sempat mencetak penjualan kurang dari 30 unit, itupun modelnya menyumbang sebagian besar hasil yang didapatnya. Model seperti M6 dan Sealion 7 juga menyumbang hasil yang cukup bagus pula meski hasilnya tidak sebanyak Atto 1.

    Lalu ada Mitsubishi dengan 4.143 unit mobil terjual, dan penjualannya terbantu berkat hasil yang didapatnya dari model terlaris seperti Xpander series hingga Pajero Sport. Jaecoo yang menjual 3.050 unit dalam sebulan sudah menjadi hasil yang bagus meski sebenarnya penjualannya disumbangkan dari tiga model saja. Honda dan Geely menyusul di belakangnya, masing-masing menjual 2.402 unit dan 2.011 unit.

    Mobil listrik Mobil SUV Jaecoo J5 EV
    Jaecoo J5 EV

    Lebih Banyak Kompetitor

    Nampaknya Toyota masih harus membendung banyaknya merek mobil asal China yang semakin menjadi-jadi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Apalagi BYD yang menguasai pasar mobil listrik sampai sekarang dengan lini produknya yang sangat beragam dan dibanderol terjangkau. Tidak heran mengapa model seperti M6 dan Atto 1 laris terjual di segmennya masing-masing dan menjadi BEV terlaris.

    Sementara Jaecoo dan Geely juga meramaikan pasar mobil listrik, sekaligus mengisi pasar mobil PHEV dengan produk yang ditawarkannya. BYD sendiri baru menjual satu model berupa M6 DM, tapi ini menjadi awal baru untuk memperluas lini produk ramah lingkungannya disini. Ini juga sekaligus bisa meningkatkan penjualan mobilnya lebih jauh lagi dan tidak selalu diisi oleh mobil listrik saja.

    Mobil listrik Geely EX2 Wonder Group
    Geely EX2 Wonder Group

    Kalau melihat dari penjualan di Indonesia, merek mobil China nggak main-main soal menghadirkan lini mobil ramah lingkungannya disini, dan lini produknya jauh lebih lengkap ketimbang merek Jepang. Ini berarti Toyota dkk harus bisa mengejar ketertinggalannya, tapi untuk bisa menyamai penjualan BEV dan PHEV-nya BYD dan Chery sudah cukup sulit. Sebab lini produk yang dihadirkannya masih sangat terbatas, itupun performa penjualannya belum maksimal.

    Tapi setidaknya mereka masih memimpin penjualan di pasar mobil hybrid dengan Kijang Innova Zenix dan Veloz HEV. Mereka juga punya Alphard HEV yang diandalkannya di segmen MPV mewah, namun belakangan ini penjualannya selalu kalah dari Denza D9.

    © ridertua.com

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini