RiderTua.com – Pedro Acosta terpaksa mundur dari race utama hari Minggu di Assen karena tangannya mengalami masalah carpal tunnel syndrome. Rider Red Bull KTM itu kemudian menjalani operasi untuk memperbaikinya.
“Operasinya cukup mudah. Semuanya tampak berjalan dengan baik. Dokter melihat bahwa saraf berada di bawah tekanan yang sangat besar. Jadi seharusnya sekarang sudah membaik. Saya tidak lagi terbangun di malam hari karena jari-jari saya mati rasa. Itu terlihat cukup bagus. Tapi kita harus menunggu dan melihat apa kata dokter selama pemeriksaan medis. Saya harap jahitan akan dilepas sore ini. Selain itu, semuanya baik-baik saja,” ujar rider berusia 22 tahun itu.
Pedro Acosta: Pengumuman Pindah ke Ducati Tak Mengubah Apapun, Fokus Saya Tertuju Pada KTM
Pasca operasi, apakah Pedro Acosta siap menjalani balapan akhir pekan ini di Sachsenring? “Kita tidak boleh berekspektasi terlalu tinggi. Pertama, saya harus lolos pemeriksaan medis sore ini. Kemudian saya akan mengendarai motor pada hari Jumat dan melihat bagaimana feel saya,” jelas rider berjuluk Hiu Mazarron itu pada hari Kamis di Sachsenring.
Soal layout Sachsenring yang memiliki banyak tikungan kiri, Acosta mengatakan, “Saya rasa trek ini tidak akan terlalu menekan tangan saya. Tapi kita tidak pernah tahu. Kami membutuhkan akhir pekan yang bagus, agar kami dapat mengatakan bahwa paruh pertama musim ini berjalan dengan baik. Dua seri terakhir benar-benar berat, karena masalah teknis pada motor dan kondisi fisik saya di Assen. Sekarang saatnya untuk memulai kembali. Sachsenring biasanya merupakan trek yang cukup cocok untuk KTM. Mari kita lihat apa yang mungkin terjadi.”

Dalam beberapa balapan, KTM berjibaku dengan masalah teknis yang sangat merugikan pembalapnya. “Saya belum berbicara dengan KTM soal itu. Tapi bukan rahasia lagi bahwa kami memang mengalami masalah. Hal seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi. Saat ini tim mencurahkan seluruh energinya untuk meningkatkan keandalan motor, bukan untuk pengembangan. Saya rasa semua pabrikan melakukan hal yang sama saat ini. Seharusnya masalah ini dapat diselesaikan di sini atau paling lambat setelah liburan musim panas. Terlepas dari masalah tersebut, semuanya terlihat cukup menjanjikan untuk akhir pekan ini,” ungkap Acosta.
Usai balapan di Assen, Ducati mengumumkan secara resmi bahwa Acosta akan bergabung di tim pabrikan Ducati Lenovo untuk 2027 dan 2028 bersama Marc Marquez. Namun rider asal Murcia Spanyol itu menegaskan bahwa pengumuman tersebut tidak akan mengganggu pekerjaannya di KTM.
Acosta menjelaskan, “Saya selalu cepat dan berhasil mencapai target saya untuk konsisten finis di 5 besar. Pengumuman tersebut tidak mengubah hal itu. Jujur, saya lebih gugup ketika diumumkan saya akan pindah ke MotoGP. Saat ini saya melakukan pekerjaan yang baik dengan hal-hal yang dapat saya kendalikan.”

“Saya sangat senang dengan kesempatan baru ini. Tapi saat ini, fokus saya tertuju pada KTM dan saya akan memberikan 100 persen hingga akhir musim. Cepat atau lambat, kemenangan MotoGP pertama saya pasti akan datang. Saat ini lebih sulit karena masalah yang kami hadapi, tetapi kami akan mencoba segalanya hingga akhir,” imbuh juara dunia Moto3 2021 dan juara dunia Moto2 2023 itu.
Soal perpisahannya dengan KTM, Acosta mengatakan, “Saya tidak akan bilang bahwa saya meninggalkan sebagian dari hidup saya. Saya memiliki kenangan yang indah selama 6 tahun bersama KTM. Dan saya rasa, dengan para pembalap yang akan datang, KTM juga memiliki kesempatan bagus untuk memulai kembali. Tahun depan, tim pabrikan KTM akan berkompetisi dengan Alex Marquez dan Fabio di Giannantonio.”
Menjelang balapan di Sachsenring, Acosta berada di peringkat 7 dengan perolehan 133 poin atau tertinggal 60 poin dari pemimpin klasemen yang baru Jorge Martin (Aprilia). BTW, tahun lalu Acosta finis di posisi ke-9 dalam sprint dan DNF dalam race utama di GP Jerman.
Paling tidak dengan sudah mendapat kursi tahun depan, masa depannya sudah pasti pikiran tenang… Dan hanya mikir gaspol di sisa kontraknya.. Beda dengan pembalap yang masa depannya menggantung alias tidak pasti.. Bahkan mencari ‘kontrakan’ di WSBK pun sekarang tidak mudah..












