RiderTua.com – Johann Zarco kembali menjalani pemeriksaan dengan dokter spesialis lutut yang terkenal Bertrand Sonnery-Cottet di Lyon. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi lututnya yang terbaru sekaligus memastikan seberapa tingkat masalah kebugaran yang sebenarnya.
Saat situasi ini baru dimulai, kondisi lutut yang belum stabil membuat hasil pemeriksaan awal kurang optimal. Hal ini membuat penilaian pertama terkesan lebih besar, padahal kondisinya bisa jauh lebih baik setelah masa penyembuhan.
Kabar Baik dari Johann Zarco: Bebas Operasi Lutut dan Siap Comeback di GP San Marino!

Namun setelah pembengkakannya berkurang, pemeriksaan terbaru menunjukkan kabar yang lebih baik. Beberapa masalah kebugaran yang awalnya sempat diduga, ternyata tidak terbukti sehingga rencana pemulihan Johann Zarco berubah menjadi lebih optimis.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ligamen kolateral medial (MCL) pulih dengan baik dan ligamen krusiatum posterior (PCL) yang awalnya diduga hampir robek sepenuhnya sekarang menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang baik. Satu-satunya masalah yang masih terkonfirmasi adalah di ligamen anterior cruciate (ACL).
Selama masa pemulihan, Zarco menunggu luka bakar di area yang terkena benar-benar sembuh sebelum mengambil keputusan mengenai operasi. Selain itu, rider berusia 35 tahun itu menjalani latihan secara bertahap sesuai dengan kemampuannya. Program latihan tersebut membantu menjaga kondisi fisiknya sekaligus membuka kemungkinan untuk menjalani pemulihan tanpa operasi.

Melihat perkembangan kesehatannya yang terus membaik serta berdasarkan rekomendasi dokter, diputuskan bahwa Zarco tidak perlu menjalani operasi. Sebagai gantinya rider LCR Honda itu akan melanjutkan program rehabilitasi intensif yang fokus pada memperkuat otot-otot di sekitar lutut, meningkatkan stabilitas sendi, dan mengembalikan fungsi lutut agar siap digunakan untuk balapan.
Jika proses pemulihan berjalan sesuai rencana dan hasil pemeriksaan berikutnya tetap positif, maka Zarco diperkirakan akan kembali balapan pada bulan September mendatang. Seri yang paling memungkinkan menjadi ajang comebacknya adalah GP San Marino (11-13 September). Ini artinya, Zarco bisa kembali melanjutkan musim lebih cepat dari perkiraan awal.
Saat ini Zarco menempati peringkat 7 dalam klasemen dengan perolehan 34 poin. Selama dia absen, tim LCR mengirim Cal Crutchlow ke lintasan untuk menggantikannya. Dalam 4 penampilannya rider berusia 40 tahun itu sekali DNF dan 3 kali finis di posisi paling akhir. Beberapa waktu yang lalu tim milik Lucio Cecchinello itu mengonfirmasi bahwa Crutchlow masih akan menggantikan Zarco di GP Jerman (10-12 Juli) mendatang.







