RiderTua.com – Menjelang MotoGP Ceko akhir pekan ini, Pedro Acosta berada di peringkat 4 dengan perolehan 138 poin atau tertingggal 48 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi (Aprilia). Rider Red Bull KTM itu punya kenangan indah di sirkuit Brno, dimana tahun lalu dia berhasil meraih podium setelah finis ke-3 kalah 3,366 detik dari pemenang Marc Marquez.
Meski begitu, Acosta tidak mau berekspektasi tinggi di Brno kali ini. Menurutnya RC16 masih belum setara dengan Desmosedici dan RS-GP. “Selain 4 Aprilia, masih ada 5 Ducati yang sangat kuat. Tetapi setahun yang lalu, kami mulai lebih kuat di trek ini. Jadi mengapa kami tidak bisa membuat langkah maju lagi?” ujar rider asal Murcia Spanyol itu.
Pedro Acosta: Diminta KTM untuk Ikut Tes Motor 850cc? Tentu Saja Saya Siap!

Pedro Acosta menambahkan, “Saat ini kami masih jauh tertinggal. Kami membutuhkan lebih banyak potensi untuk dapat memperebutkan kemenangan. Sulit untuk mengejar poin maksimal, ketika posisi ke-2 atau ke-3 adalah hasil terbaik yang mampu kita raih atau bahkan jika kami gagal naik podium. Saat ini Aprilia dan Ducati atau lebih tepatnya Marc Marquez, Marco Bezzecchi, dan Jorge Martin, berada di bawah tekanan karena mereka bertigalah yang bertarung langsung untuk memperebutkan gelar dunia.”
Sejauh ini performa KTM masih belum konsisten. Dari keempat pembalapnya hanya Acosta yang mampu mengeluarkan potensi dari RC16. Hanya dia yang sering bertarung di barisan depan untuk memperebutkan podium. Sementara rekan setimnya Brad Binder, Enea Bastianini, dan Maverick Vinales justru lebih sering keteteran di barisan tengah.

“Kami harus menghindari kesalahan yang kami buat tahun lalu. Saat itu, saya sering jatuh dan kehilangan banyak poin. Namun pengalaman inilah yang membuat saya menjadi jauh lebih konsisten. Namun, ini tidak mengubah kelemahan mendasar KTM. Saat ini, kami belum berada di posisi untuk memikirkan kemenangan. Itu mungkin akan terjadi suatu hari nanti, tetapi butuh waktu cukup lama,” tegas juara dunia Moto3 2021 dan juara dunia Moto2 2023 itu.
Pada tes hari Senin usai balapan akhir pekan, para pabrikan akan menguji prototipe 850cc dengan ban Pirelli baru untuk pertama kalinya bersama para pembalap reguler mereka. Kabarnya, KTM meminta Acosta untuk turun ke lintasan menjajal motor baru tersebut meskipun dia akan pindah ke Ducati tahun depan.
Acosta tampak terkejut dengan apa yang disampaikan wartawan. “Saat ini, Anda lebih tahu ketimbang saya. Saya tidak tahu apa-apa soal itu. Tentu saja, saya siap jika mereka menginginkan saya,” pungkas rider berusia 22 tahun itu sambil tersenyum.







