RiderTua.com – Marco Bezzecchi, Pecco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio hadir dalam konferensi pers sebelum balapan akhir pekan di Mugello pada hari Kamis. Sebagai pemimpin klasemen, rider tim pabrikan Aprilia itu sangat termotivasi untuk memberikan performa terbaiknya di balapan kandangnya dan juga di hadapan para tifosi.
“Lintasan ini sangat indah, yang membuat semuanya semakin spesial. Karena kami orang Italia, para penonton akan sangat berisik dan penuh antusias. Kami dapat merasakan motivasi tambahan yang mereka berikan kepada kami. Ini adalah Grand Prix yang istimewa bagi kami, yang dapat kami nikmati bersama para penggemar,” ujar Bezz sambil tersenyum.
Marco Bezzecchi: Marc Marquez Sangat Cerdas Dia Tahu Apa yang Dia Lakukan! Dia Akan Sangat Kompetitif

Apa arti kemenangan di balapan kandang bagi Marco Bezzecchi dan Aprilia? “Itu akan sangat luar biasa. Menang di balapan kandang merupakan mimpi setiap pembalap, termasuk saya. Tapi ini baru hari Kamis, kita harus memulai akhir pekan dengan sebaik mungkin besok. Kami mencoba untuk menjalaninya hari demi hari,” jawab rider asal Rimini Italia itu.
Sejauh ini Bezzecchi mengalami akhir pekan terburuknya musim ini di GP Catalunya, dimana dia hanya finis ke-9 dalam sprint race dan ke-4 dalam grand prix. Apakah dia mampu tampil lebih baik di Mugello? “Sulit untuk memprediksi apa yang akan terjadi, tetapi akan sangat bagus jika kami bisa melakukannya. Kami mengalami masalah sepanjang akhir pekan di Montmelp. Mudah-mudahan, kami bisa memulai dengan lebih baik di sini.”

Sang juara bertahan Marc Marquez akan mencoba melakukan comeback di Mugello, setelah absen di Barcelona karena cedera. Saat ini dia tertinggal 85 poin dari Bezzecchi sebagai pemimpin klasemen. Apakah Marquez dicoret dari perebutan gelar dunia 2026? “Dia akan sangat kompetitif. Fakta bahwa dia comeback berarti dia sudah siap. Marc sangat cerdas dan dia tahu apa yang dia lakukan. Selain itu, kita tidak bisa mengesampingkan juara dunia saat ini dari perebutan gelar,” tegas rider berusia 27 tahun itu.
Sirkuit Autodromo Internazionale del Mugello merupakan trek legendaris yang ikonik dan menjadi bagian penting dari kejuaraan dunia balap motor selama bertahun-tahun. Apa kenangan paling berkesan bagi Marco Bezzecchi sebelum dia menjadi pembalap?
“Saat saya kecil, saya datang ke sini bersama keluarga saya untuk menonton balapan MotoGP. Saya beruntung karena saya melihat banyak kemenangan Vale, saya adalah penggemarnya. Saya juga menyaksikan duel antara Simoncelli dan Pasini pada 2009. Itu adalah salah satu kenangan terbaik saya,” pungkas rider berjuluk Simply the Bezz itu merujuk pada Mattia Pasini yang memenangkan balapan kelas 250cc setelah duel melawan Marco Simoncelli.

Saat ini Bezzecchi memuncaki klasemen dengan keunggulan 15 poin dari rekan setimnya Jorge Martin. Sementara peringkat 3 dan 4 ditempati oleh Diggia (VR46 Ducati) dan Pedro Acosta (KTM).
Marquez Siap ‘Pangkas Jarak’ Klasemen Jelang Balapan Sengit Mugello






