RiderTua.com – Ternyata Jetour punya satu model SUV yang cukup menarik untuk dijual di Indonesia, nih, dan modelnya berupa T1. Tapi bukan sembarang model, karena T1 yang satu ini memakai mesin PHEV atau i-DM, dan melihat dari desainnya mungkin ada yang mengira model ini bakal menghadang Denza B5 duluan.
T1 i-DM Siap Ramaikan Pasar Mobil PHEV!
Jetour T1 sebenarnya belum dijual di Indonesia, dan T2 yang dirilis beberapa bulan lalu masih memakai mesin bensin turbo. Kali ini mereka siap membawa model anyar lainnya ke sini, bedanya model yang satu ini memakai mesin PHEV, atau lebih dikenal sebagai Intelligent Dual Mode (i-DM). Mungkin kedengarannya seperti teknologi DM-i punyanya BYD, terlebih keduanya sama-sama berupa teknologi plug-in hybrid.

Teknologi i-DM ini memadukan mesin bensin dan motor listrik agar performa lebih responsif dan lebih irit bensin, termasuk mengurangi emisi kalau memakai tenaga listrik murni. Memang belum ada spek resmi untuk Jetour T1 i-DM ini, tapi kemungkinan speknya nggak jauh berbeda dengan modelnya yang dijual di luar negeri. T1 i-DM mengandalkan mesin bensin 1.500 cc bertenaga 154 hp dan torsi 220 Nm, serta motor listrik bertenaga 201 hp, dan baterai lithium ferro-phosphate (LFP).
Dari desainnya, T1 i-DM nampak berbeda dengan versi bensinnya, karena logo Jetour nggak dipasang di grille-nya. Memang T1 dan T2 sama-sama berupa SUV boxy, tapi T2 punya ban serep alias konde di pintu bagasi belakangnya, dan mungkin ini membuatnya terlihat kurang sporty. Tapi yang membuatnya lebih unggul yaitu dimensinya, dengan ukuran yang lebih besar ketimbang T2, sehingga mobil punya ruang kabin yang lebih lega.

SUV Tangguh di Segala Medan
Desain yang boxy ini memperlihatkan kesan T1 sebagai mobil SUV yang tangguh di segala medan, jadi jangan heran kalau model ini laris manis di Timur Tengah. Modelnya juga dijual di Afrika Selatan, Amerika Selatan, dan Asia, dan Filipina menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang kebagian model ini. Kini Jetour T1 siap mendarat di Indonesia sebagai SUV PHEV, meski jadwal peluncurannya belum diumumkan, kemungkinan bakal dirilis tahun ini juga.
Kesuksesan T1 di pasar global juga membuatnya meraih penghargaan bergengsi dari Red Dot Design Award 2024, dimana desainnya terbukti punya kualitas nomor satu. Jelas ini membuktikan kalau model ini bukanlah SUV kaleng-kaleng, karena T1 sudah punya segalanya untuk melawan kompetitor di pasarnya. Baik itu dari desain, kualitas, kelengkapan fitur, performa, sampai harganya sudah bisa membuatnya bersaing melawan rivalnya.

Calon Rival T1 i-DM
Jadi siapa rival T1 i-DM di Indonesia? Kalau menyasar segmen SUV PHEV, lawannya nggak sedikit, terlebih T1 harus melawan model Chery lainnya seperti Tiggo 8, 9, dan Cross CSH. Tiggo 8 CSH sendiri masih menjadi pemimpin di segmennya sampai sekarang, tapi modelnya harus menahan gempuran model baru seperti Wuling Eksion PHEV yang dirilis beberapa bulan lalu. Belum lagi sebagian besar merek yang menjual SUV PHEV disini berupa produsen asal China, termasuk merek di bawah payung Chery seperti Jaecoo.
Sebenarnya dari desainnya, Denza B5 menjadi model yang paling mendekati T1 i-DM, dan bisa saja menjadi lawan sepadannya. Tapi karena modelnya lebih menyasar pasar mobil mewah, mungkin rasanya kurang cocok kalau B5 harus melawan T1 i-DM, terlebih B5 masih belum dijual. Karena Denza belum juga menjualnya sampai sekarang, Jetour punya kesempatan mencuri start dengan merilis mobil anyarnya ini.

Kedengarannya nggak biasa kalau Jetour ingin menjual T1 setelah sukses merilis T2 sekitar akhir tahun lalu. Tapi toh nggak ada salahnya mereka mau menambah satu model lagi untuk memeriahkan pasarnya dan menambah lini produk yang dijualnya. Terlebih tiga mobil yang sudah dijualnya masih memakai mesin bensin, bukan hybrid atau semacamnya.






