RiderTua.com – Aprilia berhasil menyapu bersih podium di GP Prancis akhir pekan lalu. Massimo Rivola menegaskan bahwa kesuksesan ini adalah hasil kerja keras dan pengembangan yang konsisten sejak lama. Jorge Martin berhasil memenangkan balapan meski hanya start dari P8, kemudian Marco Bezzecchi yang sejak awal memimpin harus mengaku kalah dari rekan setimnya itu dan harus puas finis ke-2. Secara mengejutkan, Ai Ogura (tim Trackhouse Aprilia) tampil mengesankan dengan meraih podium pertamanya di MotoGP setelah finis ke-3.
“Kami punya motor terbaik karena kami terus berkembang menjadi perusahaan yang lebih baik. Terima kasih yang sebesar-besarnya juga kepada Fabiano Sterlacchini (direktur teknis), yang dengan keahlian teknisnya sudah membantu kami menjadi produsen balap yang lebih kuat, dengan pendekatan yang berorientasi pada dunia balap, memecahkan masalah dengan cepat, dan pengambilan keputusan yang tepat. Semua yang kami pelajari sekarang juga akan bermanfaat di 2027 nanti,” ungkap Rivola.
Massimo Rivola Tantang Marc Marquez: Untuk Menunjukkan Kekuatan Aprilia yang Sesungguhnya, Kami Harus Melawan Pembalap yang Sepadan

Apakah kesuksesan Aprilia di MotoGP akan mengangkat pabrikan asal Noale itu ke level yang lebih tinggi? “Kemenangan terutama di MotoGP, jelas meningkatkan level sebuah merek sekaligus juga mendongkrak penjualan. Tapi tidak seperti dulu, ketika slogan ‘menang di hari Minggu, jual di hari Senin’ masih marak. Meski begitu, kemenangan tetap sangat membantu,” tegas Massimo Rivola.
Sekarang pandangan orang terhadap Aprilia sudah berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu. Merek dan produk, serta orang-orang di dalam tim ikut mendapatkan manfaat dari kesuksesan ini. Aprilia mendominasi? Rivola menegaskan, ini baru 5 seri pertama, masih ada banyak balapan didepan. Musim masih panjang dan MotoGP tidak sama dengan kelas 125cc atau 250cc, ini kelas yang berbeda.
Saat ini Aprilia memimpin klasemen konstruktor dengan perolehan 162 poin unggul 34 atas Ducati. Sementara di klasemen tim, tim Aprilia Racing juga memimpin dengan mengumpulkan 255 poin atau unggul 126 poin atas Tim Trackhouse Racing yang berada di peringkat 2. Dua pembalapnya, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin hanya terpaut 1 poin dalam perebutan pemimpin klasemen pembalap.

RS-GP saat ini adalah motor yang harus dikalahkan. “Kita berbicara tentang 0,5 detik atau 0,1 detik, selisih dengan KTM dan Ducati sangat kecil,” ujar Rivola meredam ekspektasi yang etrlalu tinggi.
Rivola menambahkan bahwa untuk menunjukkan kekuatan Aprilia yang sesungguhnya, dia ingin melawan rival sepadan yang sedang ‘on fire’ yaitu Marc Marquez. Saat ini juara dunia 9 kali itu sedang dibekap cedera dan harus absen di GP Catalunya akhir pekan ini. “Saya mendoakan yang terbaik untuk Marc. Saya harap dia kembali dalam kondisi 100 persen fit dan prima, karena kami ingin bertarung melawan motor terbaik sekaligus pembalap terbaik. Kami ingin melihat apa yang bisa kami raih,” pungkas bos asal Italia itu.

Mau debat panas silakan main ke FP MotoGPCrash: Bisik-Bisik Bos Aprilia Mengaku Bosan Menang, Malah Terang-Terangan “Menantang” Marc Marquez Agar Kembali Ke Top Performa! MARQUEZ WHO?






