Home MotoGP Gigi Dall’Igna: Nol Poin di GP Prancis, Akhir Pekan yang Sulit Dimana...

    Gigi Dall’Igna: Nol Poin di GP Prancis, Akhir Pekan yang Sulit Dimana Rival Kami Lebih Kuat dari Sebelumnya

    Marc Marquez - Pecco Bagnaia - Gigi Dall'Igna
    Marc Marquez - Pecco Bagnaia - Gigi Dall'Igna

    RiderTua.com – Gigi Dall’Igna mengaku kecewa dengan hasil dari GP Prancis akhir pekan ini. Setelah sukses mengamankan posisi 1 dan 2 di kualifikasi, banyak yang mengira Ducati akan tampil kuat di Le Mans. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Marc Marquez mengalami highside yang cukup mengerikan saat sprint race yang membuat kaki kanannya patah dan harus absen pada race utama hari Minggu. Untungnya rekan setimnya Pecco Bagnaia sedikit menyelamatkan ‘muka’ Ducati. Juara dunia MotoGP 2 kali itu tampil solid dan berhasil meraih podium setelah finis ke-2.

    Namun tim Ducati Lenovo terpaksa gigit jari dalam race utama hari Minggu. Tim merah gagal mencetak poin. Pecco yang sejak awal balapan sudah kuat, crash di lap ke-16 saat berada di posisi ke-2 yang menjanjikan. Sementara itu, pembalap terbaik Ducati adalah Fabio Di Giannantonio yang finis di posisi ke-4.

    Gigi Dall’Igna: Nol Poin di GP Prancis, Akhir Pekan yang Sulit Dimana Rival Kami Lebih Kuat dari Sebelumnya

    Hasil Race MotoGP Prancis 2026
    Hasil Race MotoGP Prancis 2026

    Di sisi lain, rival mereka Aprilia berhasil menyapu bersih podium di Le Mans. “Ini adalah hari yang sulit lainnya dalam sebuah akhir pekan di mana para rival kami lebih kuat dari sebelumnya. Selamat kepada mereka,” tulis Gigi Dall’Igna di akun LinkedIn-nya.

    General manajer Ducati Corse itu menambahkan bahwa Ducati finis 1 dan 2 di kualifikasi ditambah dari feedback positif dari para pembalap, memberi gambaran bahwa hasil akhir pekan ini akan berbeda. Kedua pembalap sangat cepat sejak awal dan memulai akhir pekan dengan prospek yang sangat menjanjikan.

    “Namun yang terjadi justru sebaliknya. Le Mans berakhir dengan situasi yang benar-benar membalikkan ekspektasi kami. Tanda-tanda awal dari akhir pekan yang ‘terkutuk’ ini muncul dalam sprint race dengan crash mengerikan yang dialami Marc, lalu semakin nyata dengan jatuhnya Pecco di race utama. Sebuah insiden yang praktis membuat kami tersingkir dari persaingan dan mengakhiri hari Minggu dengan nol poin yang sangat mengecewakan,” ungkap Dall’Igna.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Marc Marquez - Gigi Dall'Igna
    Marc Marquez – Gigi Dall’Igna

    Ducati Lenovo saat ini berada di peringkat 5 dengan perolehan 100 poin dalam klasemen tim, terpaut jauh mencapai 155 poin di belakang pemimpin Aprilia Racing. Dalam klasemen konstruktor, Ducati saat ini berada di peringkat 2 tertinggal 34 poin dari Aprilia.

    “Sekarang kita harus menganalisis semuanya dengan tenang. Terlepas dari faktor kesialan, fondasi kami tetap kokoh. Crash menjadi satu-satunya drama nyata dalam balapan. Kita harus meningkatkan performa, tetapi kita juga harus mengakui sisi-sisi positif yang ada,” ujar Gigi.

    Dua pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin memimpin klasemen pembalap dengan selisih poin yang sangat tipis hanya 1 poin setelah 5 seri pertama dengan masing-masing mengumpulkan 128 dan 127 poin. Pembalap terbaik Ducati adalah Diggia yang berada di peringkat 3 dengan perolehan 84 poin. Marquez yang hanya mencetak 57 poin dan Pecco baru menghasilkan 43 poin, masing-masing menempati peringkat 7 dan 9.

    Podium MotoGP Prancis 2026 - Jorge Martin - Marco Bezzecchi - Ai Ogura
    Podium MotoGP Prancis 2026 – Jorge Martin – Marco Bezzecchi – Ai Ogura

    Dall’Igna menambahkan, “Kami tidak bisa meminta lebih dari Pecco, dia sudah memberikan yang terbaik. Dia belum pernah meraih pole position sejak Malaysia, tetapi dia mempertahankan kecepatan yang luar biasa sepanjang akhir pekan. Dalam sprint, dia langsung menemukan ritmenya. Tidak seperti Marc, yang tidak dalam kondisi fit 100 persen dan sekarang kita semua tahu alasannya.”

    Usai crash hari Sabtu, Marquez langsung terbang pulang ke Spanyol dan menjalani dua operasi sekaligus di RS Ruber Internacional di Madrid yang dilakukan pada hari Minggu. Selain mengoperasi kakinya yang patah, para dokter juga memperbaiki bahunya. Dokter mengangkat dua sekrup dan fragmen tulang dari operasi sebelumnya (2019) yang telah bergeser dan menekan saraf radial. Marquez dipastikan absen pada balapan akhir pekan di Barcelona.

    “Sebenarnya operasi bahu Marc baru akan dilaksanakan usai balapan di Barcelona. Hal ini semakin menegaskan bakatnya yang luar biasa. Jika melihat performanya sejauh ini, itu membuat rekor lap yang ditorehkannya di Le Mans semakin istimewa. Benar-benar luar biasa,” ujar insinyur asal Italia itu.

    Jorge Martin
    Jorge Martin

    Namun Ducati Lenovo hanya akan menurunkan Pecco Bagnaia di Barcelona karena tidak ada pembalap pengganti untuk Marquez. “Ketika semuanya tampak berlawanan dengan kita, mudah untuk melupakan hal-hal positif. Sebaliknya, kita harus fokus pada hal-hal positif tersebut, percaya pada pekerjaan yang kita lakukan, dan mengikuti sinyal-sinyal positif yang kita lihat di Prancis,” jelas Dall’Igna.

    Gigi Dall’Igna melanjutkan, “Tantangan sesungguhnya dimulai sekarang, menemukan kembali antusiasme kita bahkan dalam situasi yang sulit dan memberikan yang terbaik untuk bangkit kembali. Di satu sisi, ada Pecco yang kembali bersemangat dan bisa tersenyum lagi. Di sisi lain, kita sedih Marc tidak akan bersama kita di Montmelo. Ini jelas akan merugikan kita. Terlepas dari itu, kami tidak sabar melihatnya kembali beraksi di lintasan bersama kami. Kami semua mengirimkan doa terbaik agar dia lekas pulih sepenuhnya.”

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini