RiderTua.com – Di pasar motor harian Brazil, Shineray SHI 170 dan Honda CG160 Start menjadi dua pilihan menarik di kelas entry-level commuter bike. Keduanya sama-sama menawarkan mesin sederhana, posisi riding nyaman, dan biaya operasional yang relatif murah.
Secara konsep, Shineray SHI 170 lebih fokus pada harga agresif dan fitur modern, sementara Honda CG160 Start mengandalkan reputasi durabilitas, jaringan servis luas, dan kualitas yang sudah terbukti di pasar Brazil selama bertahun-tahun.
▶Daftar Isi
Shineray SHI 170: Motor Harian Murah dengan Fitur Modern

Shineray SHI 170 menggunakan mesin 1 silinder 169,3cc SOHC 2-katup EFI pendingin udara dengan tenaga 13,59 hp pada 8.000 rpm dan torsi 11,45 Nm pada 7.200 rpm. Mesin ini dipadukan dengan transmisi 5-speed manual dan karakter yang dibuat untuk penggunaan harian santai.
Karakter mesinnya cukup ringan untuk pemakaian perkotaan. Akselerasi bawah terasa lumayan responsif, sementara bobot motor yang ringan membuat SHI 170 cukup mudah dikendalikan di lalu lintas padat.
Dari sisi fitur, SHI 170 justru cukup menarik untuk harga yang lebih murah. Motor ini sudah memakai panel digital penuh, lampu full LED, USB dan USB-C charger, serta rem cakram depan dengan CBS. Untuk kelas entry-level, fitur seperti ini cukup kompetitif.

Handling-nya dibuat simpel dan nyaman, suspensi teleskopik depan dan dual shock belakang terasa cukup empuk untuk jalan perkotaan Brazil yang tidak selalu mulus. Tangki 12,5 liter + 3 liter (cadangan), tinggi joknya 760 mm, dan dimensi 1.970 x 750 x 1.060 mm (P x L x T).
Namun dibanding Honda, reputasi Shineray masih menjadi tanda tanya untuk sebagian konsumen. Beberapa komunitas pengguna di Brazil menilai kualitas material, aftersales, dan resale value masih kalah dibanding merek Jepang.
Untuk pasar Brasil, Shineray SHI 170 dijual sebesar 13.490 Real Brazil atau sekitar Rp 47,8 jutaan, membuatnya jauh lebih murah dibanding rival Honda.
Honda CG160 Start: Motor Komuter Legendaris dengan Durabilitas Tinggi

Honda CG160 Start memakai mesin 1 silinder 162,7cc OHC PGM-FI pendingin udara dengan tenaga 14,4 hp pada 8.000 rpm dan torsi 13,8 Nm pada 6.750 rpm. Dikawinkan dengan transmisi 5-speed manual, kapasitas mesinnya sedikit lebih kecil, performanya justru lebih kuat dibanding SHI 170.
Karakter mesinnya terasa lebih halus dan lebih bertenaga di putaran menengah. Respons throttle lebih matang, sementara konsumsi BBM tetap terkenal irit untuk penggunaan harian maupun kerja jarak jauh.
Dari sisi sasis dan riding feel, CG160 Start terasa lebih solid. Suspensi baru dan frame khas Honda membuat motor ini stabil untuk penggunaan harian, bahkan sering dipakai kerja berat seperti delivery dan transportasi harian di Brazil.

Fitur memang tidak sebanyak SHI 170, tetapi Honda tetap memberikan panel digital, lampu LED belakang, rem cakram depan, dan sistem CBS untuk meningkatkan keamanan berkendara. Tangki 14 liter + 2,5 liter (cadangan), tinggi joknya 796 mm, dan dimensi 2.030 x 747 x 1.094 mm (P x L x T).
Keunggulan terbesar CG160 ada pada reputasi ketahanan dan minim perawatan. Banyak pengguna Brazil menilai mesin CG sangat tahan lama dan sparepart-nya mudah ditemukan hampir di seluruh wilayah negara tersebut. Bahkan ada pengguna yang berhasil memakai CG160 hingga 200 ribu kilometer dengan mesin masih original.
Untuk harga Brasil, Honda CG160 Start dijual mulai sekitar 17.350 Real Brazil atau sekitar Rp 61,5 jutaan, jauh lebih mahal dibanding SHI 170 tetapi dengan nilai jual kembali yang jauh lebih kuat.
| Aspek | Shineray SHI 170 | Honda CG160 Start |
|---|---|---|
| Konsep | Motor harian entry-level dengan fitur modern dan harga agresif | Motor komuter legendaris fokus durabilitas dan keandalan |
| Mesin | 1 silinder 169,3cc SOHC 2-katup EFI pendingin udara | 1 silinder 162,7cc OHC PGM-FI pendingin udara |
| Tenaga | 13,59 hp pada 8.000 rpm | 14,4 hp pada 8.000 rpm |
| Torsi | 11,45 Nm pada 7.200 rpm | 13,8 Nm pada 6.750 rpm |
| Transmisi | Manual 5-percepatan | Manual 5-percepatan |
| Karakter Mesin | Ringan dan cukup responsif untuk dalam kota | Lebih halus dan kuat di putaran menengah |
| Desain | Naked modern dengan rangka tubular dan tampilan sporty | Desain komuter sederhana khas CG series |
| Suspensi | Teleskopik depan dan dual shock belakang | Teleskopik depan dan dual shock belakang |
| Sistem Pengereman | Cakram depan + tromol belakang dengan CBS | Cakram depan + tromol belakang dengan CBS |
| Fitur | Panel digital, lampu full LED, USB Type-A & Type-C, Bluetooth | Panel digital, lampu LED belakang, CBS |
| Kapasitas Tangki | 12,5 liter + 3 liter cadangan | 14 liter + 2,5 liter cadangan |
| Tinggi Jok | 760 mm | 796 mm |
| Dimensi | 1.970 x 750 x 1.060 mm | 2.030 x 747 x 1.094 mm |
| Karakter Riding | Enteng dan nyaman untuk lalu lintas padat | Lebih solid dan stabil untuk kerja harian |
| Keunggulan Utama | Harga murah dan fitur modern melimpah | Durabilitas tinggi dan aftersales sangat kuat |
| Harga | 13.490 Real Brazil (sekitar Rp 47,8 jutaan) | 17.350 Real Brazil (sekitar Rp 61,5 jutaan) |







