Home MotoGP Pecco Bagnaia: Secara Keseluruhan Ini Masa yang Cukup Sulit Bagi Ducati!

    Pecco Bagnaia: Secara Keseluruhan Ini Masa yang Cukup Sulit Bagi Ducati!

    Pecco Bagnaia
    Pecco Bagnaia

    RiderTua.com – Musim ini Pecco Bagnaia kembali kesulitan dengan motornya. Rider Ducati Lenovo itu tidak kunjung bisa nyetel dengan Desmosedici GP26 miliknya. Dia meraih 2 podium dalam 2 sprint race (Austin dan Jerez) dan 2 kali DNF dalam 8 balapan pertama musim ini. Pecco saat ini menempati peringkat 9 dengan perolehan 34 pin dalam klasemen.

    Tidak seperti musim-musim sebelumnya dimana Ducati selalu mendominasi, musim ini pabrikan asal Borgo Panigale itu baru memenangkan 3 balapan dan 2 diantaranya dalam sprint. Alex Marquez sukses memenangkan race utama di Jerez sekaligus mematahkan rentetan kemenangan Marco Bezzecchi (Aprilia). Sementara 2 pembalap tim pabrikan, Marc Marquez dan Pecco Bagnaia belum meraih podium dalam race utama.

    Pecco Bagnaia: Secara Keseluruhan Ini Masa yang Cukup Sulit Bagi Ducati!

    Di Le Mans, Pecco Bagnaia mengakui, “Secara keseluruhan ini adalah masa yang cukup sulit bagi Ducati. Jelas, musim ini tidak berjalan seperti yang kami perkirakan.”

    Pecco Bagnaia
    Pecco Bagnaia

    Kesulitan yang dialami Pecco sudah dirasakan sejak musim lalu, dimana dia menyelesaikan musim hanya di peringkat 5 dalam klasemen. “Sayangnya, saya sudah berada dalam situasi ini selama lebih dari setahun. Anehnya tahun ini saya merasa lebih baik di atas motor, feel saya juga baik terutama di bagian depan, tetapi saya masih belum bisa membalap sesuai yang saya inginkan,” ujar juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu.

    Menurut Pecco, masalah utama GP26 miliknya ada pada pengereman.Β Motor cukup sensitif saat pengereman. Hal ini bisa dilihat saat dia crash di Jerez. Pembalap harus sangat presisi karena motor cenderung banyak bergerak (tidak stabil), ini bukan lagi Ducati yang dulu bisa direm dengan sangat keras, masuk tikungan dengan agresif, dan tetap stabil.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    Alex Marquez berhasil memenangkan GP Spanyol, apakah ini artinya dia sudah beradaptasi baik dengan motornya atau diuntungkan dengan trek yang cocok dengan gaya balapnya?

    Pecco Bagnaia
    Pecco Bagnaia

    “Alex berhasil membuat motor bekerja dengan baik di Jerez. Jadi ini momen yang rumit. Tapi seperti yang sering saya katakan, saya selalu percaya bahwa kami akan berada di depan. Saya selalu percaya pada hal itu, saya tahu kami punya potensi untuk tetap di depan, dan kami hanya perlu menemukan keseimbangan yang tepat,” tegas Pecco.

    Pada tes Jerez, Pecco menemukan paket aerodinamika yang menjanjikan. Namun komponen tersebut baru bisa dipasang pada seri berikutnya di Barcelona akhir pekan depan (15-17 Mei) mendatang.

    “Saya rasa mungkin saja akan digunakan di Le Mans, tetapi ternyata persediaannya tidak banyak. Kalau kondisi lintasannya berubah-ubah, kami tidak akan menggunakannya. Karena jumlahnya sedikit, maka kami tidak ingin merusaknya sebelum Barcelona, ​​trek di mana aerodinamika benar-benar membuat perbedaan. Menurutku kami tidak akan memasangkan di Le Mans. Tapi kita lihat saja nanti,” pungkas murid Valentino Rossi itu.

    Pecco Bagnaia
    Pecco Bagnaia

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini