RiderTua.com – Halo para penikmat MotoGP dan berita otomotif di RiderTua. Iker Lecuona finis di posisi ke-2 tertinggal 2,5 detik dari pemenang sekaligus rekan setimnya Nicolo Bulega di Race 1 WSBK Hungaria, finis ke-2 untuk ke-7 kalinya secara berturut-turut dalam debutnya dengan tim Aruba.it Ducati.
Pada latihan hari Jumat, Lecuona tampil kuat dengan menempati posisi ke-2 dalam time sheet. Namun semuanya tidak berjalan mulus di hari Sabtu, dimana set-up motornya tidak bekerja dengan baik pada suhu yang lebih tinggi. Selain itu, hasil Superpole yang buruk juga membuatnya harus start dari barisan tengah. “Sejak pagi ini, semuanya berbeda dari kemarin. Di FP3 kami melakukan perubahan, dan di kualifikasi kami juga menjajal set-up lain. Lalu kami memutuskan kembali ke set-up kemarin dan motornya langsung kembali bekerja dengan baik,” jelas rider berusia 27 tahun itu.
Iker Lecuona Finis ke-2: Saya Justru Frustrasi, Karena Sebenarnya Punya Peluang untuk Menang
Di Superpole, Iker Lecuona sempat membatalkan run pertamanya. Lalu saat mencoba melakukan run kedua, dia terhambat oleh ‘lalu lintas’ pembalap lain. Parahnya lagi, rider Spanyol itu juga diganjar penalti karena melambat di racing line yang membuatnya harus start dari posisi ke-8.

“Saya mendapat penalti yang sebenarnya tidak saya pahami. Tapi saya harus menerimanya. Kita tidak bisa mengubahnya. Namun di sirkuit ini, penalti itu cukup merugikan,” jelas Lecuona merujuk pada tikungan sempit setelah start.
Tahun lalu, Lecuona mengalami crash di Tikungan 2 setelah disenggol Andrea Iannone dan mengalami cedera serius. “Tahun lalu, saya start dari posisi ke-6 dan mengalami crash parah. Itulah alasan, mengapa saya sedikit tidak pede pada balapan kali ini,” ungkapnya.
Namun apa yang dicemaskannya tidak terjadi. Lecuona justru tampil sangat baik dalam balapan, melibas tikungan demi tikungan dengan mulus, dan berhasil menyalip satu per satu rivalnya. “Setealh finis, sebenarnya saya tidak senang. Saya justru frustrasi karena saya tahu saya punya peluang untuk memperebutkan kemenangan di trek ini. Apakah saya bisa menang atau tidak, saya tidak tahu. Tapi saya yakin saya bisa mengimbangi Nicolo,” tegasnya.

Lecuona menambahkan, “Race pace saya luar biasa. Saya merasa sangat nyaman dengan motor ini. Saya melakukan beberapa manuver menyalip yang sangat bagus dan berkendara dengan sangat percaya diri. Terkadang saya lebih cepat dari Nicolo dan berhasil mengejar ketertinggalan saat berada di posisi ke-2. Saya senang dengan kerja sama tim dan puas dengan performa saya.”
Bulega memecahkan rekor dengan 14 kemenangan beruntun pada Race 1 WSBK Hungaria, melampaui rekor yang dibukukan Toprak Razgatlioglu dengan 13 kemenangan berturut-turut.
“Dia berkendara di level yang luar biasa. Dia berhasil meraih 14 kemenangan beruntun. Mungkin balapan ini akan sedikit lebih sulit baginya, jika posisi start saya lebih jauh di depan. Tapi dia melakukan pekerjaan yang sangat baik dan pantas mendapatkannya. Apa lagi yang bisa saya katakan tentang seorang pembalap yang telah memenangkan 14 balapan beruntun?” pungkas Iker Lecuona yang saat ini tetap bertahan di peringkat 2 dalam klasemen dengan perolehan 137 poin atau selisih 74 poin dari Bulega yang memimpin klasemen.






