RiderTua.com – Halo pembaca setia RiderTua. Kerja sama antara Pecco Bagnaia dan Cristian Gabarrini sebagai kepala kru dimulai pada 2019 saat rider Italia itu memulai debutnya di MotoGP. Saat itu dia baru saja meraih gelar sebagai juara dunia Moto2, lalu naik ke kelas utama bersama Ducati di tim Pramac. Dan ketika Pecco dipromosikan naik ke tim pabrikan Ducati Lenovo pada 2021, dia membawa serta Gabarrini bersamanya. Insinyur asal Italia itu membantu Pecco meraih 31 kemenangan MotoGP dan 2 kali menjadi juara dunia (2022 dan 2023).
Untuk 2027, kabarnya Pecco akan pindah ke Aprilia setelah Ducati diketahui merekrut Pedro Acosta. Rider asal Turin itu dilaporkan menandatangani kontrak berdurasi 4 tahun dengan pabrikan asal Noale itu. Ini artinya, dia akan menjadi rekan setim sahabatnya Marco Bezzecchi tahun depan. Rumornya, Pecco akan berpisah dengan Gabarrini tahun depan.
βΆDaftar Isi
Pecco Bagnaia Tidak Akan Membawa Kepala Krunya Saat Ini Cristian Gabarrini ke Aprilia

Pecco Bagnaia memutuskan tidak ada membawa Cristian Gabarrini ke Aprilia tahun depan. Dia mengaku ingin membuka lembaran baru dalam karir balapnya. Ini artinya, Gabarrini akan tetap di Ducati dan diperkirakan akan menjadi kepala mekanik Pedro Acosta tahun depan.
Tahun depan Pecco akan didampingi Daniele Romagnoli, yang saat ini menjadi kepala kru Jorge Martin. Sebagai informasi, setelah memenangkan juara dunia MotoGP 2024 lalu, Martin membawa serta Romagnoli bersamanya saat pindah ke Aprilia.
Sudah sangat umum seorang pembalap membawa kepala krunya ketika pindah ke tim lain. Alasannya, karena biasanya kepala kru adalah orang yang paling memahami karakter pembalap dan apa kebutuhan teknis mereka. Namun hubungan yang terlalu lama dan terlalu nyaman bisa menjadi bumerang bagi pembalap.

Seperti yang terjadi pada Brad Binder. Mulai musim ini, KTM memutuskan untuk memasangkan Binder dengan kepala kru baru Phil Marron (mantan kepala kru Toprak Razgatlioglu saat balapan di Superbike). Karena menurut mereka hubungan yang terlalu lama dengan mantan kepala krunya Andres Madrid mulai menimbulkan rasa terlalu nyaman yang justru menghambat perkembangannya.
Meski begitu, Pecco tak memungkiri bahwa Gabarrini adalah sosok yang sangat berpengaruh dalam karier MotoGP-nya. Meninggalkan Ducati setelah musim yang buruk pada 2025 dan kurang menjanjikan pada 2026, merupakan langkah tepat yang diambil Pecco untuk me’reset’ karir MotoGP-nya. Dan berpisah dari Gabarrini adalah bagian penting dari proses tersebut.

Cristian Gabarrini sendiri punya karier yang gemilang di MotoGP. Dia pernah bekerja dengan pembalap top sekaligus juara dunia, Casey Stoner dan Jorge Lorenzo. Di sisi lain, Romagnoli sudah punya pengalaman selama 2 tahun dalam memahami bagaimana mengendarai RS-GP agar cepat.
BTW, Pecco mengaku sempat nyaris mencapai kesepakatan dengan Yamaha. Namun setelah dipertimbangkan lagi, akhirnya Pecco menolaknya meski ditawari gaji gede. Martin dikabarkan yang akan bergabung dengan tim pabrikan Yamaha tahun depan dan akan menjadi rekan setim baru Ai Ogura.
Apakah Acosta Cocok dengan Cristian Gabarrini?
Kepindahan Pecco ke Aprilia adalah pertaruhan pribadi yang besar. Bagnaia ingin melepaskan semua yang telah dirintis sebelumnya karena ia merasa membutuhkan suasana baru setelah tahun 2025 yang mengecewakan dan awal yang kurang memuaskan di tahun 2026. Pembalap asal Piedmont ini lebih memilih untuk memulai dari awal meskpun sama-sama tim Italia…







