Home MotoGP Fabio Di Giannantonio Tetap Setia dengan VR46 atau ‘Pulang’ ke Gresini?

    Fabio Di Giannantonio Tetap Setia dengan VR46 atau ‘Pulang’ ke Gresini?

    Marc Marquez - Fabio di Giannantonio
    Marc Marquez - Fabio di Giannantonio

    RiderTua.com – Halo Bro-Sis pembaca RiderTua di mana pun kalian berada. Dari 4 pembalap Ducati yang menunggangi Desmosedici GP26, hanya Fabio Di Giannantonio yang paling bisa beradaptasi dengan baik. Rider VR46 Ducati itu berhasil 3 kali naik podium dalam 8 balapan pertama musim 2026. Saat ini dia menempati peringkat 3 dengan perolehan 70 poin atau terpaut 30 poin dari pemuncak klasemen Marco Bezzecchi (Aprilia)..

    Namun hingga hari ini, masa depan Diggia masih belum pasti. Seperti kebanyakan pembalap MotoGP, kontraknya juga akan habis akhir tahun ini. Dengan menilik hasil yang mampu ditorehkannya awal musim ini, rider asal Roma itu saat ini merupakan prospek yang sangat diminati di pasar pembalap. Ada 2 kemungkinan, Diggia akan bertahan di tim VR46 milik Valentino Rossi atau dia akan kembali ke tim lamanya, Gresini milik Nadia Padovani (istri mendiang Fausto Gresini) pada 2027.

    β–ΆDaftar Isi

    Fabio Di Giannantonio: Saya Tidak Ingin ‘Tarik Ulur’ Soal Masa Depanku

    Soal masa depannya Fabio Di Giannantonio menegaskan,Β “Saya ingin jujur, saya tidak mau main ‘tarik ulur! Saya sudah mengatakan itu pada hari Kamis, ketika saya ditanya soal masa depan saya. Saya bersyukur atas kondisi saya sekarang. Kami akan memikirkan masa depan saya dengan tenang. Ketertarikan tim lain, tentu saja itu berarti saya melakukan pekerjaan dengan baik. Kami tahu prioritas kami, bersama tim saya telah berbicara dengan pihak-pihak yang tertarik. Namun saat ini, rasanya seperti 2023. Tapi tentu saja, ketertarikan itu membuat saya senang.”

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Fabio Di Giannantonio
    Fabio Di Giannantonio

    Di paddock, muncul rumor transfer yang terlalu cepat. “Memang, orang butuh berita untuk para penggemar. Tetapi ini baru seri ke-4 musim ini. Saya akan mengenakan ‘warna’ ini hingga akhir musim. Dan saya bisa bilang bahwa ini adalah tim terbaik yang pernah saya miliki. Kita harus lebih fokus pada saat ini. Setiap pembalap di luar sana menunjukkan hal-hal yang luar biasa, banyak manuver keren,” imbuh Diggia.

    Diggia juga memberi gambaran mengapa dia tidak mau berbicara lebih jauh. “Bayangkan, kalau sekarang saya banyak ngomong sama media. Setelah itu saya akan kembali ke garasi untuk merayakan hasil bersama tim. Coba bayangkan, bagaimana jadinya,” pungkas rider berusia 27 tahun itu.

    Sementara itu Alex Marquez juga ditanya soal kemungkinan pindah ke KTM, tapi dia menanggapinya dengan santai. “Diggia saja tidak banyak bicara. Masih ada waktu. Yang paling beruntung di sini adalah Bez (Marco Bezzecchi), karena dia tidak ditanya soal ini. Kita lihat saja, apa yang akan terjadi di masa depan,” ujar rider Gresini Ducati itu sambil tersenyum.

    Fabio Di Giannantonio
    Fabio Di Giannantonio

    Masalah pada bahu kiri

    Sekali lagi masalah fisik pembalap adalah modal utama ke’gacoran’ performanya… Sayangnya bagi β€˜Diggia’, beberapa masalah fisik pada bahunya kembali muncul saat ini. Seharusnya ini bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan menjelang putaran kejuaraan MotoGP berikutnya di Le Mans, Barcelona, ​​dan Mugello.

    “Sejak saya berada di Brasil dan kemudian di Amerika, saya kembali mengalami sedikit masalah dengan bahu kiri saya. Karena itulah saya harus mengurangi jumlah lap per sesi latihan, dan di sore hari saya harus minum obat penghilang rasa sakit lagi. Kita perlu mengelola rasa sakitnya sedikit saat ini,” ujarnya..

    Fabio Di Giannantonio
    Fabio Di Giannantonio

    Tes Jerez

    Dalam tes Jerez, pembalap asal Roma ini menyelesaikan program ujicoba yang intensif banget alias getol menjajal beberapa pembaruan untuk motor Ducati GP26 baru miliknya. Meskipun begitu tidak cukup waktu untuk menyelesaikan roadmap, tetapi secara keseluruhan tes yang sudah dilakoninya adalah hari yang positif. Fokusnya adalah pada fairing aerodinamis baru Desmosedici, di mana belum dianggap sebagai versi final.

    “Ini belum fairing definitif. Penting bagi Ducati untuk mendapatkan umpan balik akhir untuk menghadirkan versi lain di masa mendatang. Tetapi saya bahkan lebih puas dengan apa yang kami ubah di dalam fairing, karena itu membuat perbedaan yang bagus.”

    Diggia dan pembalap lain dari merek yang berbasis di Emilia itu juga menggunakan tes MotoGP di Jerez untuk mengerjakan pengereman mesin (engine brake). “Tetapi ketika motor sudah bagus, sulit untuk menemukan sesuatu yang lebih baik. Beberapa pengaturan lebih baik, yang lain lebih buruk. Secara keseluruhan, saya juga cukup puas dengan pengaturan default saya. Untuk balapan berikutnya, saya harap kita dapat menggabungkan aspek positif dan mempertahankan hal-hal baik yang sudah saya miliki..” pungkasnya..

    Enea Bastianini- Fabio Di Giannantonio
    Enea Bastianini- Fabio Di Giannantonio

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini