RiderTua.com – Halo, GP Mania… Toprak Razgatlioglu hanya menempati posisi ke-18 pada hari Jumat, kemudian berada di posisi ke-19 pada kualifikasi di Jerez. Sebuah posisi yang sama sekali bukan menggambarkan seorang juara dunia WSBK 3 kali. Apesnya lagi, rookie tim Pramac Yamaha itu gagal finis lantaran crash di lap ke-7 dari 12 lap. Sebelum terjatuh dia sempat menabrak tes rider Aprilia yang tampil sebagai wildcard, Lorenzo Savadori. Keduanya terjatuh cukup keras, bahkan Savadori terlihat sampai terlempar lalu berguling-guling di gravel…
“Saya sangat menyesal Savadori terlibat dalam crash itu. Itu bukan niat saya. Begitu terjatuh, saya langsung menghampirinya untuk memeriksa kondisinya. Saya sangat lega melihat dia baik-baik saja,” ujar Toprak.
Toprak Razgatlioglu Dihukum Long Lap untuk Race Utama Hari Minggu di Jerez

Atas manuvernya yang berlebihan, Stewards FIM memutuskan memberi Toprak Razgatlioglu hukuman long lap penalti untuk balapan selanjutnya (race utama hari Minggu di Jerez).
Toprak menjelaskan situasinya, “Saya mengalami masalah sejak awal, terutama dengan pengereman. Motor tidak melambat seperti yang saya inginkan dan saya melakukan kesalahan di beberapa tikungan. Meski begitu saya harus terus nge-push, karena tikungan itulah peluang terbaik kita untuk mengejar ketertinggalan atau menyalip.”
“Ketika hujan mulai turun, saya melihat peluang karena kecepatan semua pembalap menurun. Jadi, saya mencoba lebih menekan lagi. Di Tikungan 5 saya mencoba menyalip Savadori dan Franco Morbidelli, tetapi saya justru masuk ke jalur yang kotor. Dan karena lintasan menjadi sangat licin, saya kehilangan kendali roda depan,” imbuh rider asal Turki itu.

Toprak Razgatlioglu ibarat bertarung dengan senjata tumpul di Jerez. Padahal sirkuit Angel Nieto adalah tempat dimana rider berjuluk El Turco itu meraih hasil terbaiknya di Superbike. begitu pun dengan rekan-rekannya di Yamaha, terutama Fabio Quartararo. Pembalap asal Prancis itu finis di posisi ke-7, tetapi hasil itu lebih disebabkan oleh balapan yang kacau dan kemampuan individunya, bukan karena performa M1 V4.
Karena gagal mencetak poin, Toprak masih bercokol di peringkat 20 dengan perolehan 1 poin di klasemen. Hanya Fabio Quartararo yang naik peringkat dan kini berada di peringkat 16 dengan 9 poin.








