RiderTua.com – Buat kalian pembaca setia RiderTua, simak yang satu ini, KTM 890 SMT dan Yamaha Tracer 9 GT yang berada di segmen sport touring menengah-besar di Eropa yang begitu kompetitif. Keduanya punya basis performa dan fitur modern, namun filosofi desainnya sedikit berbeda.
Satu lebih tajam dan track-oriented ala supermoto, satunya lagi lebih nyaman untuk touring dan pemakaian harian. Kelas ini cocok buat rider yang mencari motor serba bisa: nyaman untuk jelajah jauh di jalan raya, gesit untuk rute berliku, namun tetap mampu menangani kondisi jalan yang bervariasi.
▶Daftar Isi
KTM 890 SMT: Sport Touring Agresif dengan Basis Supermoto yang Fleksibel

KTM 890 SMT adalah motor sport-touring dengan asal yang kuat dari keluarga 890 Duke, artinya DNA performa membara tetap terasa, namun diadaptasi untuk kebutuhan harian dan touring. Mesin LC8c 2 silinder parallel-twin 889cc berpendingin cairan, dihubungkan dengan transmisi manual 6-speed.
Menghasilkan tenaga puncak 105 hp dan torsi maksimal 100 Nm, yang memberi karakter akselerasi kuat dan respons gas tajam di berbagai kecepatan. Mesin ini merupakan salah satu yang paling bertenaga di kelasnya dan memberikan sensasi berkendara yang sangat dinamis di aspal.

Secara ergonomi, posisi berkendaranya lebih tegak dibanding naked sport biasa, namun tetap agresif yang cocok untuk rider yang suka sporty riding dan touring ringan. Suspensi depan/wheel travel panjang dengan setelan yang cukup kaku memberi feedback yang sangat baik saat bermanuver di tikungan cepat atau berkelok. Ground clearance yang relatif tinggi juga membuatnya lebih siap menghadapi permukaan jalan yang kurang mulus.
Dari sisi fitur dengan paket elektronik lengkap termasuk beberapa mode berkendara, quick-shifter dua arah, traction control, cornering ABS, dan panel instrumen layar TFT color yang bisa disesuaikan. Sistem pengereman dan kurva throttle juga dirancang agar rider punya kontrol maksimal: baik saat tarik gas di jalan lurus maupun saat menikung tajam di pegunungan.
Harga di Eropa: KTM 890 SMT hadir di kisaran 13.990 Euro (sekitar Rp 275,8 jutaan) untuk unit baru, tergantung daerah dan konfigurasi pajak setempat.
Yamaha Tracer 9 GT: Touring Sport Premium dengan Kenyamanan dan Fitur Berlimpah

Yamaha Tracer 9 GT mengusung mesin CP3 dengan 3 silinder 890cc DOHC 12-klep pendingin radiator yang terkenal halus dan kuat. Transmisi manual 6-speed, mengeluarkan tenaga puncak 117,3 hp dan torsi maksimal 93 Nm. Karakter mesin ini terasa sangat seimbang, mulus di putaran rendah saat berkendara dalam kota atau saat cruising panjang.
Konfigurasi triple Yamaha memberi respons akselerasi yang sangat linear, sehingga merasa lebih ramah untuk berbagai kondisi jalan. Diposisikan sebagai touring sport premium, sehingga ergonominya lebih ramah bagi touring jarak jauh. Jok lebih tebal dan nyaman, windshield dapat disesuaikan ketinggiannya.

Rangka depan yang sedikit lebih santai dibanding sportbike ketat memberi kenyamanan ekstra saat melahap ratusan kilometer tanpa banyak kelelahan. Suspensi depan inverted dan belakang link dengan preload bisa disesuaikan memberi keseimbangan antara kenyamanan dan kontrol yang baik.
Dari sisi fitur: Mode berkendara, cruise control, quick-shifter, traction control multi-stage, cornering ABS yang terintegrasi dengan IMU, serta panel instrumen layar TFT full-color dengan konektivitas smartphone. Penekanan pada fitur touring terlihat jelas lewat konektivitas, cruise control, dan serta tipe Y-AMT atau transmisi semi otomatis yang praktis.
Harga di Eropa: Yamaha Tracer 9 GT dipasarkan sekitar 13.954 – 14.954 Euro (sekitar Rp 266,1 – 285,8 jutaan) tergantung pilihan transmisi, paket aksesoris, dan pajak setempat.
| Aspek | KTM 890 SMT | Yamaha Tracer 9 GT |
|---|---|---|
| Segmen | Sport Touring Agresif / Supermoto Touring | Sport Touring Premium |
| Filosofi Desain | Track-oriented dengan DNA supermoto, fokus handling tajam | Touring nyaman dengan performa sporty seimbang |
| Mesin | Parallel-twin 2 silinder LC8c 889cc liquid-cooled | CP3 3 silinder 890cc DOHC 12-klep liquid-cooled |
| Tenaga | 105 hp | 117,3 hp |
| Torsi | 100 Nm | 93 Nm |
| Transmisi | Manual 6-percepatan | Manual 6-percepatan / Y-AMT semi-otomatis |
| Karakter Mesin | Respons gas tajam, akselerasi agresif | Linear, halus, kuat di berbagai putaran |
| Ergonomi | Tegak namun tetap agresif | Lebih santai dan nyaman untuk jarak jauh |
| Suspensi | Travel panjang, setelan cenderung kaku untuk feedback maksimal | Inverted front fork & rear link adjustable, fokus keseimbangan nyaman-kontrol |
| Ground Clearance | Relatif tinggi, siap jalan kurang mulus | Standar touring sport |
| Fitur Elektronik | Riding modes, quick-shifter 2 arah, traction control, cornering ABS | Riding modes, cruise control, quick-shifter, traction control multi-stage, cornering ABS (IMU) |
| Panel Instrumen | Layar TFT color | Layar TFT full-color dengan konektivitas smartphone |
| Kenyamanan Touring | Cocok touring ringan & sporty riding | Sangat nyaman untuk perjalanan jauh, windshield adjustable, jok tebal |
| Harga (Eropa) | 13.990 Euro (sekitar Rp 275,8 jutaan) | 13.954 – 14.954 Euro (sekitar Rp 266,1 – 285,8 jutaan |







