RiderTua.com – Halo pembaca RiderTua di mana pun berada. Jorge Martin bertarung sengit melawan Marc Marquez dan Pedro Acosta dalam perebutan podium. Kemudian Marquez mundur karena bannya kempes, dan menyisakan duel antara Martin, Acosta, dan ditambah Raul Fernandez. Pada akhirnya, rider Aprilia itu finis di posisi ke-4 kalah 12,182 detik di belakang pemenang sekaligus rekan setimnya Marco Bezzecchi. Sementara Acosta finis ke-2 dan Fernandez ke-3.
“Saya sangat senang bisa balapan seperti itu dan meningkatkan kecepatan saya secara signifikan selama beberapa hari terakhir. Di kualifikasi dan di 2 balapan finis di 5 besar, itu luar biasa. Saya mampu melawan Marc dan Pedro, saya merasa seperti dulu lagi. Untuk mengejar Bezzecchi dan yang lainnya, saya harus lebih meningkatkan set-up motor saya. Fernandez tidak jauh dari saya, sebenarnya podium dalam jangkauan. Itulah mengapa saya memberi balapan ini nilai 9 dari 10,” ujar Martinator.
Jorge Martin: Saya Mampu Melawan Marc Marquez dan Pedro Acosta, Saya Merasa Seperti Dulu Lagi

4 Aprilia finis di 5 besar di GP Thailand. Namun Jorge Martin tetap rendah hati dan berusaha meredam ekspektasi. “Marc sangat kuat sampai dia mengalami masalah ban. Dia mendekati Fernandez dan Acosta dan mungkin akan finis di posisi ke-2. Trek ini berbeda dari trek yang lain, saya perkirakan Ducati akan sangat kuat untuk sisa musim ini. Kami mampu menyelesaikan banyak lap di Buriram sebelumnya, jadi persiapan kami bagus. Mereka memiliki lebih banyak motor di trek, tetapi Aprilia kuat dan kami punya kesempatan untuk memperebutkan gelar dunia,” ujar juara dunia MotoGP 2024 itu.
Martin menambahkan, “Saya jauh lebih dekat dari puncak, lebih dari yang saya perkirakan. Selama tes, saya hampir tidak mampu menyelesaikan 12 lap berturut-turut. Tetapi jarak itu cukup baik bagi saya untuk persiapan sprint race. Dan balapan 26 lap hari ini cukup sulit. Saya bisa merasakan dengan jelas kelemahan saya dan tahu di mana saya harus meningkatkan kemampuan.”

“Saya berusaha keras untuk meningkatkan setiap aspek kecil. Saya membuat kemajuan pada hari Minggu. Secara keseluruhan, motor ini bekerja sangat baik untuk saya. Tetapi saya masih belum punya set-up dasar (base setting) yang bisa dipakai di semua trek. Saat ini saya masih terlalu sibuk untuk terus beradaptasi. Setelah saya berhasil melewati tahap itu, saya akan mengambil langkah kecil berikutnya. Kemudian saya akan mampu bersaing untuk meraih kemenangan,” pungkas rider berusia 27 tahun itu.
Setelah menjalani balapan pembuka musim di Thailand, Martin berada di peringkat 4 dengan perolehan 18 poin dalam klasemen hanya terpaut 17 poin dari rekan setimnya Marco Bezzecchi yang menempati peringkat 2.

BTW, seri berikutnya akan digelar di Sirkuit Ayrton Senna Brasil pada 20-22 Februari mendatang.
π€― @marcmarquez93 takes advantage and goes from 5th to 3rd #ThaiGP πΉπ pic.twitter.com/oBQ6pFGyJF
β MotoGPβ’π (@MotoGP) March 1, 2026








