RiderTua.com – Halo pembaca setia RiderTua, Alex Rins menjadi pembalap tercepat Yamaha saat pabrikan berlogo garpu tala itu kembali menurunkan pembalapnya pada tes Sepang hari terakhir. Sebelumnya, Yamaha memutuskan absen pada tes hari kedua untuk melakukan investigasi terhadap masalah teknis yang dialami Fabio Quartararo dan tampaknya juga Toprak Razgatlioglu selama tes hari pertama..
Awalnya, masalah tersebut di’bungkus’ oleh cederanya Quartararo yang mengalami patah pada jarinya usai crash di Tikungan 5. Namun ketika garasi pembalap Yamaha lainnya juga tertutup pada tes hari kedua, masalah teknis pada M1 V4 yang baru pun bocor.
Alex Rins: Setelah Motor Fabio Quartararo dan Toprak Razgatlioglu Mengalami Kerusakan, Kini Semua Masalah Sudah Terkendali

Yamaha pun harus kerja lembur hingga larut malam untuk menyelesaikan masalah teknis tersebut. Dan hasilnya, semua pembalap Yamaha kecuali Fabio Quartararo kembali turun ke lintasan pada tes hari terakhir, meskipun dengan pembatasan jarak tempuh dan intensitas.
Alex Rins menjelaskan, “Untungnya semua hal besar yang harus kami uji, sudah kami uji di tes shakedown dan tes pramusim hari pertama. Saya tidak mau bilang bahwa itu tidak berpengaruh apa pun, karena setiap kali kita berada di lintasan, kita berkendara dan kita tidak boleh kehilangan waktu, terutama sekarang.”
“Kami tidak melakukan set-up apa pun pada motor. Jadi rencana pengujian untuk kemarin dan hari ini, adalah mencoba item-item minimal dan mengetes suspensi, fork, dan hal-hal seperti itu. Sayangnya karena masalah yang kami alami kemarin, kami tidak bisa melakukannya. Jadi, untungnya hari ini kami bisa kembali menunggangi motor. Yamaha bilang kami boleh berkendara tetapi dengan hati-hati dan tenang. Maksud saya, kami tidak dapat melahap banyak lap,” imbuh rider berusia 30 tahun itu.

Apakah Yamaha menjelaskan penyebab masalah tersebut? “Mereka bilang bahwa kami tidak dapat turun ke lintasan karena beberapa mesin Fabio dan Toprak rusak. Jadi demi keselamatan, lebih baik semuanya dicek dulu. Sepertinya mereka berhasil mengidentifikasi masalahnya, karena itulah mereka mengizinkan kami untuk berkendara. Mereka yakin, masalahnya sudah terkendali. Untuk tes di Thailand, akan ada lebih banyak mesin yang tersedia. Jadi kami akan dapat berkendara dengan lebih bebas. Itu saja,” jawab Rins.
Rins melahap 26 lap selama sesi pagi dan 10 lap lagi di sore hari. Dia mencatatkan lap tercepat Yamaha di seluruh tes dengan catatan waktu 1:57,580 menit tertinggal 1,178 detik di belakang Alex Marquez yang menjadi pembalap tercepat secara keseluruhan.

Tabel berikut menunjukkan perbandingan catatan waktu pembalap Yamaha di Sepang antara musim 2026 dan 2025.
| Rider | 2026 Official Test (V4) | 2026 Shakedown Test (V4) | 2025 Official Test (Inline-4) | 2025 Malaysian GP Qualifying (Inline-4) |
|---|---|---|---|---|
| Fabio Quartararo | 1m 57.869* | 1m 57.690 | 1m 56.724 | 1m 57.195 |
| Alex Rins | 1m 57.580 | 1m 57.892 | 1m 57.351 | 1m 57.945 |
| Jack Miller | 1m 58.156 | 1m 57.908 | 1m 57.452 | 1m 57.949 |
| Toprak Razgatlioglu | 1m 58.326 | 1m 58.465 | N/A | N/A |
*Tidak balapan pada hari ke-3.
Sebagai perbandingan, waktu lap tercepat di tes Sepang 2025 adalah 1:56,493 menit yang dibukukan oleh Alex Marquez. Rider Gresini Ducati itu kembali mencatatkan waktu tercepat nyaris sama yakni 1:56,402 menit dan kembali menjadi yang tercepat pada tes Sepang 2026.

Pembalap Yamaha tidak ambil bagian dalam sesi latihan start pada tes hari terakhir untuk menghemat mesin yang tersisa. Tapi Yamaha masih diuntungkan dengan status konsesinya. Karena sebelumnya mereka sudah melakukan pengujian saat tes Shakedown selama 3 hari. Selain itu, mereka masih bisa melakukan tes pribadi dengan pembalapnya dan bebas memodifikasi desain mesin V4 sepanjang musim untuk memperbaiki kesalahan yang muncul.








