RiderTua.com – Bro-Sis pembaca setia RiderTua. Marc Marquez naik ke MotoGP pada 2013 usai meraih gelar dunia Moto2 pada 2012. Hebatnya, the Baby Alien langsung gacor di musim rookienya.
Setelah memenangkan 6 balapan, Marquez sukses meraih gelar dunia MotoGP di musim perdananya. Dia dinobatkan menjadi juara dunia MotoGP termuda dengan usia 20 tahun 266 hari saat itu.
Tak hanya sampai disitu. Marc sukses memenangkan gelar dunia MotoGP pada 2025 di usia 32 tahun dan 223 hari. Ini artinya, rider Ducati Lenovo itu menjadi juara dunia tertua ke-5 sepanjang sejarah MotoGP.
Marc Marquez Satu-satunya Pembalap yang Masuk Top 5 Juara Dunia Termuda Sekaligus Tertua

Daftar top 5 pembalap termuda yang memenangkan gelar dunia:
- Marc Marquez : 20 tahun 266 hari
- Freddie Spencer : 21 tahun 258 hari
- Casey Stoner : 21 tahun 342 hari
- Mike Hailwood : 22 tahun dan 160 hari
- John Surtees : 22 tahun dan 182 hari
Daftar top 5 pembalap tertua yang memenangkan gelar dunia:
- Leslie Graham : 37 tahun dan 340 hari
- Phil Read : 35 tahun dan 208 hari
- Mick Doohan : 33 tahun dan 122 hari
- Giacomo Agostini : 33 tahun dan 69 hari
- Marc Marquez : 32 tahun 223 hari
Namun dari para pembalap yang disebutkan diatas hampir semuanya sudah pensiun, hanya Marc yang hingga saat ini masih aktif sebagai pembalap MotoGP. Ini artinya, rider asal Cervera Spanyol itu berpeluang besar menambah jumlah gelar dunianya dan juga naik peringkat sebagai pembalap tertua yang memenangkan gelar dunia.
Pada 2025, Marc kembali meraih gelar dunia setelah 5 tahun ‘puasa’ gelar. Usai mendominasi musim dan meraih gelar dunia pada 2019 (waktu itu masih bersama Honda Repsol), dia mengalami cedera yang cukup rumit pada bahunya. Cedera membuatnya absen nyaris sepanjang musim 2020 dan 2021. Tatkala Marquez kembali, dia mendapati RC213V miliknya tak lagi kompetitif. Dalam 2 tahun, dia hanya menempati peringkat 13 dan 14 di klasemen pada 2022 dan 2023. Dia frustrasi dan memutuskan kontrak dengan Honda lebih awal pada pertengahan musim 2023.

Pada 2024, Marc Marquez membelot ke Ducati meski hanya ditempatkan di tim satelit Gresini dan rumornya tanpa bayaran. Setelah memenangkan 3 balapan utama dan menyelesaikan musim di peringkat 3 dalam klasemen pembalap, dia dipromosikan ke tim pabrikan Ducatti Lenovo untuk 2025. Kala itu Ducati terpaksa harus menyingkirkan Jorge Martin meskipun Martin berhasil memenangkan gelar dunia MotoGP 2024 untuk mereka, demi mendapatkan Marc Marquez.








