RiderTua.com – Jorge Martin kehilangan kendali atas motornya yang kemudian memicu terjadinya crash massal di tikungan pertama di lap pembuka MotoGP Hungaria. Saat RS-GPnya terhuyung-huyung, motornya menabrak rekan setimnya Marco Bezzecchi, lalu menyeret Raul Fernandez, Fermin Aldeguer, dan Fabio Di Giannantonio terjatuh bersama-sama. Diggia yang jatuhnya tidak seberapa keras, bisa lanjut balapan dan akhirnya finis ke-12. Martin dibawa ke Medical Center, kemudian Aprilia mengkonfirmasi bahwa kedua pembalapnya lolos tanpa cedera serius hanya mengalami memar-memar.
Usai crash, Martin sendiri tidak mau mengklarifikasinya. “Yang bikin saya frustrasi adalah kesalahan ini dilakukan oleh salah satu pembalap kami dan itu kesalahan mutlak yang harus dihindari,” tegas Massimo Rivola kesal.
Jorge Martin Dihukum Double Long Lap Penalti untuk MotoGP Brno Dua Pekan Lagi
Sebelumnya, Raul Fernandez ‘menjatuhkan’ Jorge Martin di GP Catalunya dan Massimo Rivola langsung menegur manajer tim Trackhouse Davide Brivio. Dan sebelum GP Mugello, Aprilia mengadakan rapat internal yang memutuskan bahwa para pembalap Aprilia tidak boleh saling menghalangi atau mengganggu. Namun di Hungaria, gantian Martin yang menjatuhkan Fernandez yang tentu memperburuk suasana di paddock. Bahkan, Rivola tertangkap kamera langsung menerima telepon tak lama usai insiden terjadi.

“Hal pertama yang dilakukan Jorge adalah pergi menemui Marco dan semua kru untuk meminta maaf. Yang terjadi, terjadilah. Tetapi setidaknya itu adalah tindakan yang baik. Marco bisa saja menjalani balapan yang fantastis, begitu pula Raul. Saya menemui Raul untuk melihat kondisinya. Jorge juga datang untuk meminta maaf. Saya juga menemui Marco, tetapi bukan saatnya untuk berbicara. Saya hanya ingin memastikan bahwa dia baik-baik saja, saya khawatir. Saya menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada semua pembalap yang terlibat Raul, Aldeguer, dan Di Giannantonio,” ujar Rivola.
BTW,Β Martin juga pernah menyebabkan Bezzecchi terjatuh saat start dalam sprint race di Motegi Jepang pada 2025. “Situasi startnya mirip, tetapi kesalahannya berbeda. Saat itu, Martin mengerem terlalu keras. Kali ini, dia tidak mampu mengendalikan rem depan sebagaimana mestinya di bagian lintasan itu. Kesalahan yang lebih kecil tetapi dengan hasil yang sama. Bahkan lebih buruk bagi kami,” ungkap Rivola.

“Tikungan pertama agak sempit, dengan sedikit grip. Jadi pembalap harus sangat berhati-hati. Jelas, itu 100 persen kesalahan Jorge. Menurutku Jorge melakukan kesalahan yang tidak pantas dilakukan oleh seorang juara dunia. Dia mengerem terlalu keras di bagian dalam, di tempat dengan sedikit cengkeraman, dan menyalip beberapa pembalap kami,” pungkas Rivola.
Bezzecchi dan Martin masih memimpin klasemen, namun Marc Marquez yang memenangkan balapan berhasil memangkas selisih poin menjadi 72 poin dari Bezz. Kini Aprilia hanya unggul 17 poin atas Ducati di klasemen konstruktor. Sebelumnya, misi Ducati untuk mempertahankan gelar tampak mustahil apalagi setelah Aprilia menang besar di Mugello. Tapi kini, tiba-tiba tampak realistis.
BTW, sesaat usai balapan Stewards FIM MotoGP menjatuhkan double long lap penalti untuk Martin di MotoGP Ceko di Brno dua pekan lagi sebagai pertanggungjawabannya atas insiden di Balaton Park.
BREAKING π¨: Jorge Martin Double Long Lap Penalty di GP Brno βοΈ







