Home Otomotif Wuling Eksion PHEV Punya 4 Mode Energi, Ini Gunanya

    Wuling Eksion PHEV Punya 4 Mode Energi, Ini Gunanya

    Wuling Eksion
    Wuling Eksion

    RiderTua.com – Eksion PHEV lebih laris di pasarnya ketimbang versi BEV-nya, tapi bukan berarti modelnya dikenal karena harganya lebih murah, lho. Ada juga yang tertarik dengan teknologi PHEV yang diusungnya, dan menariknya modelnya punya empat energy mode yang berbeda-beda.

    Daftar Isi

    Teknologi PHEV Wuling Punya ‘Mode Berkendara’

    Untuk mobil seperti Wuling Eksion, jelas modelnya mendapat sambutan baik di pasarnya setelah diluncurkan bulan lalu. Baik model PHEV maupun EV-nya langsung jadi buruan banyak orang, dan model PHEV Eksion yang paling laris manis, walau model BEV-nya juga lumayan banyak dipesan konsumen. Meski baru dijual, model SUV terbarunya ini sudah menjadi sorotan karena mengusung desain modern serta teknologi canggih nan lengkap.

    Wuling Eksion Xingguang Starlight 560 Momobil id
    Wuling Xingguang Starlight 560 Momobil id

    Wuling Eksion PHEV masih memakai mesin bensin berkapasitas 1.500 cc dengan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT), tapi sudah digabung dengan teknologi plug-in hybrid. Memakai baterai 20,5 kWh, mobil bisa melaju lebih dari 1.000 km menggunakan tenaga dari bensin dan listrik murni, dan 125 km dengan tenaga listrik saja. Agar lebih efisien, Wuling memberikan empat energy mode untuk Eksion, yaitu EV Max, EV First, Hybrid, dan Fuel Priority.

    Kalau mode EV Max diaktifkan, maka mobil memaksimalkan penggunaan energi listrik murni secara penuh sampai daya baterai tersisa 12 persen. Dalam kata lain, mode ini memakai tenaga listrik tanpa memakai mesin bensin sama sekali, tapi setelah mencapai batas tersebut, mobil otomatis memakai mode Hybrid. Sehingga sensasi berkendaranya seperti mengendarai Eksion EV, tapi dengan jarak tempuh lebih pendek.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Wuling Xingguang Starlight 560 GM Authority
    Wuling Starlight 560 Eksion GM Authority

    Hybrid dan Listrik

    Berbeda dengan EV Max, EV First masih memakai bantuan tenaga dari mesin bensin, tapi baru bisa digunakan setelah daya baterai tersisa 35 persen. Jadi kalau EV Max bakal beralih ke mode lain karena daya baterainya tinggal sedikit, EV First hanya beralih memakai tenaga dari mesin bensin saja. Wuling menyebut mode ini dan Hybrid lebih praktis dan nggak terlalu merepotkan bagi pengguna.

    Mode Hybrid jelas punya kemiripan dengan mobil hibrida pada umumnya, contohnya Almaz RS Hybrid yang dirilis jauh sebelumnya. Mode ini bisa menyeimbangkan tenaga listrik dan bensin secara seimbang, dengan kombinasi daya yang disesuaikan secara otomatis berdasarkan beban atau kebutuhan berkendara. Dengan ini, berkendara menggunakan mode ini bisa lebih halus, responsif, dan efisien.

    Wuling Eksion PHEV OLX
    Wuling Eksion PHEV OLX

    Bukan Mode Berkendara?

    Terakhir ada mode Fuel Priority, dan mode ini bisa dikatakan sebagai kebalikan dari EV Max, karena mobil bakal memakai tenaga dari mesin bensin saja. Kalau kehabisan bensin di jalan, tenaga listrik murni mulai didapat dari daya baterai yang dimiliki ketika berkendara di daerah perkotaan. Memakai mode ini tidak jauh berbeda dengan mobil konvensional biasa, kecuali dengan tambahan tenaga listrik jika sewaktu-waktu kehabisan bensin.

    Kalau dilihat, mode pada Wuling Eksion PHEV ini bukan berupa mode berkendara seperti model SUV lainnya. Biasanya mode berkendara lebih difokuskan agar memberikan mobil kemampuan sesuai dengan kondisi jalan atau gaya berkendara pengemudinya. Sementara mode energi pada Wuling Eksion PHEV hanya difokuskan pada penggunaan energi dari mesin bensin atau motor listrik.

    Wuling Eksion Xingguang Starlight 560 VOI
    Wuling Xingguang Starlight 560 VOI

    Kedengarannya cukup unik, apalagi ini bisa memberikan kemudahan bagi penggunanya ketika mengendarai mobil tapi nggak sempat mengisi bensin atau daya baterai. Sekali lagi, Wuling mengatakan mode EV First dan Hybrid yang cukup praktis, tapi ini tergantung dari kebutuhan pengemudi. Apakah bisa memakai tenaga dari mesin bensin atau motor listrik saja, atau lebih bagus lagi kalau memakai keduanya.

    Mode energi ini memang jadi daya tarik dari Wuling Eksion PHEV, apalagi dengan harga yang lumayan terjangkau untuk model SUV seperti ini. Dengan sejumlah keunggulan yang dimilikinya, Wuling Eksion punya modal untuk melawan banyak rival di pasarnya, terlebih kebanyakan berupa produk dari merek senegaranya. Terutama Chery Tiggo 8 CSH yang tetap menjadi mobil PHEV terlaris sejauh ini.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini