RiderTua.com – RiderTua readers sekalian, Jimny sudah menjadi SUV bergaya retro-modern yang populer di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Meski model 3-door mendapat banyak peminat, model 5-door juga dicari oleh konsumen yang menginginkan model SUV dengan ruang kabin lebih besar.
Jimny 5-Door Masih Dicari Oleh Banyak Konsumen
Menyambut awal tahun, Suzuki menghadirkan diskon untuk mobil SUV unggulannya tersebut, dengan potongan harga mencapai Rp 100 juta. Ini bisa tergantung dari sejumlah dealer yang menjual Jimny 5-door, dan diskon Rp 100 juta hanya berlaku untuk Jimny 5-door khusus fleet. Dalam arti lain, perusahaan yang mencari mobil ini untuk dijadikan sebagai armada kendaraannya.

Mungkin kedengarannya aneh kalau ada perusahaan yang menjadikan Jimny sebagai kendaraan operasionalnya. Tapi kalau melihat dari modelnya, Jimny cocok dibawa melalui berbagai medan jalan, entah itu jalanan aspal atau off-road, terlebih desainnya cukup menarik untuk model seperti ini. Meski kebanyakan SUV dari Suzuki ini masih dicari oleh konsumen yang ingin membelinya sebagai kendaraan pribadi.
Walau ada diskon khusus mobil fleet, ada juga diskon bagi pembeli yang mencapai Rp 60 juta. Sebagai perbandingan, harga Jimny 5-door paling murah dibanderol Rp 474,8 juta, kalau mendapat diskon harganya menjadi Rp 410 juta untuk diskon Rp 60 juta dan Rp 374 juta untuk diskon Rp 100 juta. Dengan potongan harga yang berbeda sudah membuat banderolnya jauh berbeda satu sama lain.

Terjual Ribuan Unit
Tahun lalu Suzuki sukses menjual hingga 1.229 unit Jimny 5 pintu di Indonesia, walau hasil ini menurun dari tahun 2024 yang mencapai 2.139 unit. Ini sudah menunjukkan adanya penurunan peminat mobil SUV tersebut, namun itu sudah menjadi hasil yang cukup bagus. Terlebih mereka tengah menghabiskan unit tahun 2024 dan mengisinya dengan model produksi tahun ini atau tahun 2025.

Kalau Jimny 5-door dianggap terlalu bongsor, masih ada Jimny 3-door yang juga cukup populer di pasarnya. Modelnya sempat mendapat banyak peminat hingga membuat pemesanannya melonjak hingga menyebabkan antrian selama lima tahun, tapi kini pengiriman unitnya berjalan lancar.






