RiderTua.com – Start dari posisi ke-16 di MotoGP Catalunya sangat tidak menguntungkan bagi Miguel Oliveira yang ingin meraih hasil apik, setelah terseok-seok hampir sepanjang musim. Awalnya rider Pramac Yamaha itu justru kehilangan satu posisi di lap pertama.
Namun kemudian dia mampu menemukan ritme balapnya dan juga mampu mengelola ban dengan baik. Seiring berjalannya balapan dalam 24 lap, dia terus merangsek maju dan mendapatkan beberapa posisi. Pada akhirnya, Oliveira berhasil finis di posisi ke-9 yang mengesankan tertinggal hampir 17 detik dari pemenang Alex Marquez.
Miguel Oliveira : Sempat Agak Panik Usai Sesi Pemanasan, Tapi Akhirnya Semuanya Berjalan Mulus

Miguel Oliveira mengatakan, “Performa saya solid. Saya sudah nyaris mencetak poin dalam sprint (finis ke-10). Tapi saya berhasil finis di 10 besar dalam balapan utama. Race pace saya bagus, saya tidak membuat kesalahan, dan saya melaju dengan bersih. Start saya memang kurang bagus, tetapi saya mampu mengejar ketertinggalan di sepanjang balapan. Saya senang dengan hasilnya.”
“Start saya sebenarnya bagus. Saya memposisikan diri di sisi luar, seperti saat sprint. Dari sini sangat mudah sekali menciptakan efek domino. Pembalap di sisi dalam lalu meluruskan motor dan kemudian kita terdorong ke sisi luar. Saya kehilangan banyak momentum saat memasuki tikungan 2 dan 3,” imbuh rider asal Portugal itu.

Selain Oliveira mampu mempertahankan kecepatan tinggi yang konsisten, dia juga melakukan manajemen ban dengan baik di aspal yang sangat licin. Hal ini sangatlah penting di Barcelona. “Saya sudah menduga treknya akan seburuk ini. Bahkan saat pemanasan, dengan ban belakang medium saya bisa merasakan betapa rendahnya cengkeraman saya. Usai sesi pemanasan saya sedikit panik, karena saya sebenarnya sudah berharap lebih,” ungkap rider berusia 30 tahun itu.
Oliveira melanjutkan, “Saat balapan, saya berusaha untuk membalap dengan mulus dan menghemat ban sebaik mungkin agar masih ada sisa hingga akhir balapan. 5 pembalap teratas tidak jauh di depan tapi saya tidak bisa mengejar mereka.”
Dari sisi duel internal tim, Oliveira berhasil mengalahkan rekan setimnya Jack Miller (finis ke-14) di Barcelona. Namun dia kalah dalam perebutan kursi untuk 2026. Pada hari Kamis, tim Pramac mengumumkan bahwa Miller akan tetap bersama tim dan akan bertandem dengan rookie Toprak Razgatlioglu musim depan. Oliveira dirumorkan akan pindah ke Superbike dan masuk dalam daftar keinginan BMW untuk menjadi rekan setim Danilo Petrucci tahun depan.






