RiderTua.com – Sebenarnya GAC Aion sudah hadir selama beberapa bulan di Indonesia, terlebih mereka sudah menjual empat mobil listrik. Namun ternyata produksi mobilnya belum dimulai karena masih harus melakukan sejumlah persiapan untuk tempat perakitannya. Setelah sekian lama, mereka siap memulai aktivitas produksinya bulan ini, sehingga dengan ini mereka bisa mengurangi impor model CBU.
GAC Aion Siap Merakit Mobil di Indonesia
Biasanya produsen mobil yang baru hadir disini langsung merakit mobilnya secara lokal, namun tidak semuanya bisa melakukannya. Seperti GAC Aion yang sudah hadir selama beberapa bulan, tapi pabriknya belum siap merakit mobil listriknya. Padahal mereka sudah menjual sejumlah mobil unggulannya, dari Y Plus sampai yang terbaru berupa Aion V.
Mereka mengaku kalau ada sejumlah persiapan lainnya yang harus diselesaikan, dan kalau tidak ada masalah lainnya mereka bisa memulai produksinya bulan ini. Semuanya memakan waktu cukup lama karena pabriknya tidak memakai fasilitas perakitan yang ada, melainkan pabrik baru. Inilah yang membuat mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk mempersiapkannya, itupun penambahan kapasitas produksinya akan dilakukan secara bertahap.

Model yang akan Dirakit
Soal kapasitas produksi, pabriknya ini bisa merakit 50 ribu unit mobil per tahunnya, dan mereka bisa menambahnya kalau permintaannya cukup tinggi di pasar. Mereka juga memastikan mobil listriknya yang sudah dirakit lokal bakal memiliki komponen dalam negeri hingga 40 persen. Aion V disebut akan diprioritaskan terlebih dahulu karena permintaan di pasarnya yang cukup tinggi, dan model lainnya bakal menyusul.
Sejauh ini, penerimaan mobil GAC Aion sudah cukup bagus di Indonesia, dan mereka akan mendatangkan lebih banyak model unggulannya untuk dijual disini.






