RiderTua.com – Aprilia tengah menghadapi masa sulit di MotoGP musim 2025. Pembalap andalannya yang merupakan juara bertahan Jorge Martin cedera dan harus absen dalam waktu yang cukup lama. Tes rider Lorenso Savadori menggantikannya dalam 4 dari 5 seri pertama.
Di sisi lain, rekan setimnya Marco Bezzecchi juga belum mampu menunjukkan performa kuat seperti yang diinginkan Aprilia dan dirinya. Setelah 5 seri pertama musim 2025, rider Italia itu hanya menempati peringkat 9 dalam klasemen kalah satu peringkat dan satu poin dari rookie tim Trackhouse Aprilia Ai Ogura yang berada di peringkat 8. Hasil terbaik Bez sejauh ini adalah dua kali finis ke-6 yakni di GP Thailand dan Amerika.
Aprilia : Tidak akan Memberi Tekanan pada Jorge Martin
Ketika manajer tim Aprilia Paolo Bonora ditanya, apa yang dikerjakan Aprilia bersama Bezzecchi, Savadori, Ogura dan Raul Fernandez dalam tes hari Senin di Jerez? “Tes yang sangat penting bagi kami. Target kami adalah meningkatkan performa motor, memastikan bagian belakang menjadi lebih stabil saat memasuki tikungan dan pembalap mampu menjaga stabilitas saat keluar dari tikungan. Kami bekerja dengan keempat pembalap dalam program ini,” jawab Bonora.

Bos asal Italia itu mengungkapkan bahwa Aprilia membawa material baru seperti swing arm belakang yang baru untuk Bezzecchi. Selain itu mereka juga membawa komponen lain untuk mencapai peningkatan. Pabrikan asal Noale Italia itu juga fokus pada elektronik dan torsi mesin untuk meningkatkan stabilitas motor.
Usai dirawat di Rumah sakit Qatar, Jorge Martin sudah kembali ke Spanyol pekan lalu. “Pasca pemeriksaan pertama setelah dia meninggalkan rumah sakit, kondisinya tampak lebih baik dari yang diperkirakan. Tentu saja, kami sangat senang dengan hal itu. Tetapi kami tidak memiliki ekspektasi apa pun sebagai hasilnya,” ungkap Bonora.
Bonora melanjutkan, “Martin harus pulih 100 persen, dia adalah juara dunia dan kami mendukungnya. Kami berharap dia kembali secepat mungkin, tetapi kami tidak akan memberikan tekanan apa pun kepadanya. Segala sesuatunya harus sesuai dengan situasi dan kondisinya.”






