Categories: MotoGP

Status Quo Kontrak Pembalap MotoGP : Ducati Panas..!

RiderTua.com – Sudah ada beberapa perubahan di bursa transfer fase awal MotoGP musim 2024. Saat ini 16 dari 22 pembalap reguler kelas utama belum memiliki kontrak untuk tahun depan. Ini artinya ada 6 pembalap yang sudah mengamankan masa depannya. Luca Marini, Johann Zarco dan Pedro Acosta masing-masing memiliki kontrak hingga 2025 sementara Pecco Bagnaia, Brad Binder, dan Fabio Quartararo hingga 2026.

Status Quo Kontrak Pembalap MotoGP

Pembalap paling menonjol yang sudah meneken kontrak dengan pabrikan Ducati selama 2 tahun lagi setelah musim ini adalah juara bertahan Pecco Bagnaia. Perpanjangan kontraknya ditandatangani tepat di awal musim, sehingga membawa ketenangan bagi juara dunia MotoGP dua kali itu dan pabrikan di Bologna hingga 2026.

Pit Beirer (bos motorsport KTM) juga mengamankan Brad Binder sejak awal, yang juga akan mengendarai RC16 hingga akhir tahun 2026. Sebagai wujud komitmen jangka panjang, pabrikan Yamaha pun berhasil meyakinkan Fabio Quartararo untuk melanjutkan kerja sama. Saat ini rider asal Prancis itu menjadi pembalap ketiga dengan kontrak yang ditandatangani hingga akhir tahun 2026.

MotoGP Riders – Pecco, Bestia, Quartararo, Miller

Baik Luca Marini maupun Johann Zarco sama-sama terlibat dalam pengembangan Honda RC213V terbaru dan akan menjadi pembalap pabrikan berlogo sayap emas itu hingga akhir tahun 2025. Meski belum ada penandatanganan resmi, rookie sensasional Pedro Acosta akan terus bersama KTM berdasarkan kontrak setidaknya hingga tahun 2025.

Pembalap lainnya yang berjumlah 16, jelas sudah memikirkan masa depan profesional mereka. Satu hal yang juga pasti, setidaknya 1 dari 16 pembalap profesional ini tidak lagi menjadi bagian permanen dari starting lineup pada 2025. Alasannya adalah penandatanganan awal Fermin Aldeguer. Talenta muda asal Spanyol itu dipastikan akan menunggangi Ducati Desmosedici pada November 2024, sehingga ‘membuang’ salah satu pembalap reguler saat ini.

Di kubu Ducati konstelasi ini sangat menarik. Kecuali Pecco Bagnaia, ke-7 pembalap lainnya memerlukan persetujuan kontrak baru. Enea Bastianini, Jorge Martin dan Franco Morbidelli yang saat ini menunggangi Desmosedici GP 2024, juga terikat kontrak langsung dengan pabrikan. Marco Bezzecchi, Fabio Di Giannantonio, Marc dan Alex Marquez memiliki kontrak dengan tim mereka masing-masing.

Karena kemungkinan salah satu dari 3 tim satelit Ducati akan bergabung dengan Yamaha tahun depan, perubahan ini tentunya juga berdampak pada kontrak pembalap. Bagi para pembalap, ada perbedaan finansial yang penting apakah gaji mereka diberikan oleh pabrikan atau kantor pusat tim satelit.

Pembalap Ducati dengan total poin terbaik akan berpeluang menjadi rekan setim Pecco Bagnaia. Jorge Martin saat ini mengungguli Enea Bastianini di depan Marc Marquez, begitulah posisinya setelah seri ke-4. Dengan line-up ini, kecil kemungkinan Aldeguer akan langsung memulai karir MotoGP-nya bersama tim pabrikan Ducati.

Situasi kedua tim Aprilia juga sangat menarik. Keempat pembalapnya yakni Maverick Vinales, Aleix Espargaro, Miguel Oliveira dan Raul Fernandez memiliki kontrak pabrikan yang akan berakhir pada akhir tahun. Vinales dianggap sebagai sosok masa depan di Aprilia, Aleix Espargaro yang masih ragu-ragu kemungkinan besar akan mengakhiri karir panjangnya bersama Aprilia.

Kontrak 2 tahun antara Augusto Fernandez dan pabrikan KTM juga akan berakhir pada akhir tahun ini. Saat ini masih ada penjagaan terhadap rekan setim Acosta tersebut. Apakah Fernandez akan mengikuti musim ke-3nya dengan RC16 dengan tim GASGAS, tergantung pada hasil balapan berikutnya. Hal yang sama berlaku untuk pembalap Red Bull KTM Jack Miller. Rider Australia ini juga belum memiliki komitmen setelah tahun 2024.

Kedua pembalap Honda yakni Joan Mir dan Taka Nakagami diperkirakan akan tetap berada di pabrikan asal Jepang itu. Setidaknya bagi Mir, pabrikan sepeda motor terbesar di dunia ini akan berusaha keras untuk bangkit.

Kontrak Alex Rins di kubu Yamaha juga akan berakhir pada akhir tahun 2024. Kualitasnya yang berhasil memenangkan balapan tahun lalu itu tak terbantahkan. Mengingat 4 Yamaha YZR-M1 akan berlaga di grid MotoGP tahun depan, maka Alex Rins akan menjadi bagian dari negosiasi.

Langkah selanjutnya mungkin akan dilakukan Aleix Espargaro. Jika pembalap berusia 34 tahun itu memutuskan untuk beralih peran sebagai test rider, maka akan ada pergerakan ke sistem di 22 slot. Usai balapan kandangnya di Barcelona akhir bulan ini, Aleix ingin mendapat kejelasan.

Mimi Carrasco

Leave a Comment

Recent Posts

BREAKING! Marco Bezzecchi Resmi Bergabung dengan Tim Pabrikan Aprilia

RiderTua.com - Marco Bezzecchi akan bergabung dengan Jorge Martin di tim pabrikan Aprilia untuk MotoGP musim 2025 dan 2026, menggantikan Maverick…

24 June 2024

CEO Ducati Ingin Semua Pembalap Memakai Ducati

RiderTua.com - Gigi Dall'Igna adalah orang yang bertanggung jawab atas departemen balap Ducati Corse di Borgo Panigale. Tapi Claudio Domenicali…

24 June 2024

BYD Tertarik Menjual Mobil PHEV di Indonesia?

RiderTua.com - BYD mungkin cukup terkenal dengan lini mobil listriknya di seluruh dunia. Tapi siapa sangka kalau mereka juga menjual…

24 June 2024

Motor Klasik Kawasaki W230 Akan Siap Mengaspal!

RiderTua.com - Kawasaki W230 yang pertama dikenalkan di ajang Japan Mobility Show 2023, kini pabrikan telah mengkonfirmasi akan segera melaunching…

24 June 2024

Penjualan Mobil Listrik Naik 2,1 Persen Bulan Lalu

RiderTua.com - Mobil listrik yang dijual di Indonesia sudah cukup beragam pilihannya, baik model SUV maupun MPV. Terlebih dengan makin…

24 June 2024

Pasar Mobil Listrik Didominasi Oleh Merek Asal Negara Ini

RiderTua.com - Mobil listrik yang dijual di Indonesia sudah cukup beragam modelnya dan didatangkan oleh beberapa merek. Tapi jika dibandingkan…

24 June 2024