RiderTua.com – Mantan pembalap Neil Hodgson menegaskan, “Marc Marquez ke tim pabrikan Ducati? Saya melihatnya tidak tepat. Tetapi kenapa mereka tidak menginginkan Marc menunggangi motor mereka?”
Seperti diketahui, tidak semua orang di paddock menganggap Marc Marquez adalah pilihan tepat untuk tim pabrikan Ducati pada 2025. Marc dan Jorge Martin berebut motor di sebelah Pecco Bagnaia. Sementara Enea Bastianini yang saat ini memiliki motor paling didambakan di MotoGP, musim ini performanya dapat membuat dirinya bertahan lebih lama di samping Juara Dunia dua kali asal Italia itu.
Neil Hodgson : Marc Marquez Tidak Tepat di Tim Pabrikan Ducati
Mengenai komentar Hudgson di atas, Suzi Perry sang presenter menjawab, “Mereka telah membuka pintu. Mereka telah menempatkan Marc di Ducati. Ada orang yang akan bisa berganti posisi di Ducati, bisa dibilang karena itu. Karena ada perbedaan pendapat di kalangan petinggi Ducati, apakah hal ini bertentangan dengan DNA mereka dalam hal mendatangkan pembalap (hanya pembalap muda). Mereka telah mendatangkan Marc, jika dia bisa memenangkan gelar dunia dengan pabrikan Ducati.”

Hodgson menimpali, “Mengapa mereka tidak ingin dia naik motor mereka?”
“Ini seperti permainan catur yang luar biasa. Ini adalah lanskap paling menarik dalam hal pergerakan pembalap,” jawab Perry.
Hodgson mengatakan, “Jika Marc tidak bergabung dengan tim pabrikan Ducati, jika itu tidak tersedia, kemana dia akan pergi? Pastinya dia tidak mau bertahan di tim Gresini dengan motor berusia 1 tahun karena apa yang dia alami tahun ini, padahal mungkin motornya tidak sebagus yang seharusnya? Siapa yang tahu.”
“Kemana dia pergi? KTM? KTM memiliki banyak pembalap yang sangat berbakat dan kursinya juga penuh. Ada rumor yang mengatakan, KTM menginginkan Marc. Dengan Marc dan Pedro Acosta, benar-benar sebuah ‘the dream team’. Brad Binder sudah memiliki kontrak tetapi mereka dapat memindahkannya ke Tech3 GASGAS. BTW, saya tidak bisa melihat hal itu terjadi. Ada banyak rumor. Jadi kemana Marc pergi?” pungkas Hodgson.
Di GP Amerika Marquez menegaskan bahwa dia menginginkan motor pabrikan pada 2025. Tapi siapa yang akan mendapatkan GP25, mungkin itu masih diperdebatkan. Gresini ingin sekali mendapatkan motor berspesifikasi pabrikan untuk mempertahankan Marquez, tetapi hal itu tampaknya tidak mungkin terjadi. Pramac serta tim pabrikan, menawarkan akses ke motor terbarunya.
Dan masalah lainnya adalah, apakah Ducati akan melanggar filosofi mereka dalam memasukkan pembalap muda mereka sendiri untuk mempercepat Marc Marquez ke tim resmi mereka, yang dalam prosesnya berpotensi membuat ‘marah’ Pecco Bagnaia.






